Timor Express

KUPANG METRO

Pelantikan Bupati Rote Ndao Ditunda

Tunggu Bersama Tiga Kabupaten
Pemprov Usul Sekda Rote Plh. Bupati

KUPANG, TIMEX – Pelantikan Bupati-Wabup Rote Ndao ditunda dari jadwal tanggal 8 Februari bertepatan dengan berakhir masa jabatan bupati-wabup saat ini. Padahal SK pelantikan sudah dikantongi. Pemprov NTT mengusulkan pelantikan bersamaan tiga bupati-wabup yang selesai masa jabatannya hampir bersamaan.

Jonas Selly

Jonas Selly

Pemerintah Provinsi NTT mengusulkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rote Ndao Jonas Selly untuk menjadi pelaksana harian (Plh) Bupati Rote Ndao. Pasalnya, Bupati Rote Ndao dan wakilnya akan berakhir masa jabaan pada 8 Februari nanti.

“Kami sudah usul ke Kementerian Dalam Negeri supaya Sekda jadi Plh,” kata Plt. Kepala Biro Tatapem Setda NTT, Michael Fernandez kepada Timor Express, Minggu (3/2).
Dijelaskan, saat ini surat keputusan pengangkatan bupati dan wakil bupati Rote Ndao sudah diterbitkan oleh Menteri Dalam Negeri. Namun gubernur meminta agar pelantikan bupati dan wakil bupati Rote Ndao dilakukan bersamaan dengan tiga bupati lain, yakni TTS, Manggarai Timur dan Sabu Raijua. “Tanggal 6 Februari nanti saya tugaskan staf untuk cek usulan kami di Kemendagri, karena sudah pas 20 hari,” kata Michael Fernandez yang juga Asisten I Setda NTT itu.

Masa jabatan bupati dan wakil bupati TTS sendiri baru berakhir pada Maret 2019. Namun karena bupati dan wakil bupati sudah menundurkan diri untuk mengikuti pemilihan legislatif, sehingga gubernur NTT meminta agar diusulkan pelantikan bupati dan wakil bupati yang sudah terpilih pada Juni 2018.

Untuk Manggarai Timur, saat ini pemprov menunggu usulan pemberhentian wakil bupati sekaligus SK pengangkatan bupati dan wakil bupati. Sementara untuk Sabu Raijua, pemprov mengusulkan wakil bupati saat ini menjadi bupati. Karena bupati Sabu Raijua terjerat kasus korupsi yang ditangani KPK dan sudah memiliki kekuatan hukum tetap.

Selain itu, pemprov saat ini sudah mengantongi SK pengangkatan bupati dan wakil bupati Alor. Namun karena masa jabatan bupati dan wakil bupati Alor baru berakhir Maret mendatang, sehingga belum bisa dilantik bersamaan dengan empat bupati tersebut. (cel/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!