Timor Express

RAGAM

Hadapi Pra PON, PASI NTT Andalkan Atlet PPLP, PPLM/D dan SKO

FOTO BERSAMA. Ketua Pengprov PASI NTT, Esthon L. Foenay pose bersama jajaran Pengurus PASI NTT usai rapat perdana, Kams kemarin.

RUDY MANDALLING/TIMEX



Juga Atlet Hasil Porprov, dan ATlet Potensial Lainnya di Luar Sentra Pembinaan

KUPANG,TIMEX – Atlet Cabang Olahraga (Cabor) atletik yang saat ini dibina di PPLP, PPLD dan PPLM NTT dan juga Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) NTT, akan menjadi lini terdepan yang diandalkan PASI NTT dalam merebut tiket PON XX 2020, melalui ajang Pra PON yang akan digelar sepanjang tahun 2019 ini.


Hal ini terungkap dalam rapat Pengprov PASI NTT, yang dilangsungkan di ruang rapat KONI NTT, Kamis kemarin (7/2), yang dipimpin langsung ketua Umum Pengprov PASI NTT, Esthon L. Foenay, didampingi Wakil Ketua I, Theo Widodo, Wakil Ketua II Johanis Oetemoesoe, serta jajaran pengurus lainnya, seperti DR. Jhoni Lumba, dr. Nyoman Sasputra, Marthen Lay, dan pengurus lainnya.

Dalam arahannya, Ketua Umum Pengprov PASI NTT, Esthon L. Foenay mengatakan, pelaksanaan babak kualifikasi PON atau Pra PON XX 2020 untuk Cabor atletik, mulai berlaku terhitung tanggal 1 Februari 2019 ini, dimana PB PASI telah menetapkan 7 even kejuaraan atletik yang akan menjadi ajang Pra PON untuk cabang atletik, yakni, Jatim Open (Maret 2019 di Surabaya), Jateng Open (4-7 Juli 2019 di semarang), Kejurnas U.18, U.20 dan senior (4-10 Agustus di Jakarta), May Bank Bali Marathon (Agustus 2019 di Bali), Popnas di Papua tanggal 9-20 september, Pomnas di Jakarta bulan Oktober 2019, serta Jakarta Marathon pada bulan Oktober 2019 di Jakarta.

“Untuk mengikuti Pra PON ini, PB PASI juga telah menetapkan batas usia atlet, dimana yang termuda berusia 18 tahun kelahiran 2002, dan tertua berusia 35 tahun kelahiran 1985,” jelas Esthon.

Untuk bisa berlaga di PON XX 2020 lanjutnya, PB PASI juga telah mengeluarkan ketentuan babak kualifikasi, dimana atlet yang dinyatakan lolos PON adalah atlet yang memiliki prestasi yang sama atau lebih baik dari limit PON yang ditetapkan PB PASI, dan dicapai melalui ajang Pra PON.
“Di PON nanti, keikutsertaan atlet didasarkan pada nomor dimana atlet tersebut dinyatakan lolos, dan tidak bisa mengikuti nomor lainnya,” terang Esthon.

Menghadapi Pra PON ini, PASI NTT akan mengandalkan atlet cabor atletik yang dibina di PPLP NTT sebanyak 13 orang, PPLM 2 orang, PPLD 4 orang serta Atlet yang dibina di SKO.


“Selain itu, PASI NTT juga akan mengandalkan atlet potensial yang tidak tergabung dalam sentra pembinaan, serta atlet potensial lainnya hasil Porprov NTT 2018 lalu,” ungkap Esthon dan meminta agar segera dilakukan identifikasi atlet-atlet potensial yang tidak termasuk dalam sentra pembinaan.


Terkait pelatih, Esthon dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa pelatih yang menangani atlet yang tergabung dalam sentra pembinaan seperti PPLP, PPLM dan PPLD serta SKO, tidak boleh merangkap sebagai pelatih atlet diluar sentra pembinaan tersebut.


“Pelatih yang akan menangani atlet di luar sentra pembinaan, perlu di seleksi lagi dari pelatih yang ada, dan juga asisten pelatihnya,” terang Esthon.

Memantapkan persiapan menghadapi Pra PON tersebut, PASI NTT lanjut Esthon nantinya akan membentuk satgas yang akan mengurus dukungan fasilitas serta melakukan pemantauan/monitoring pelaksanaan Pelatda atletik yang akan dikoordinir oleh Theo Widodo dan Johanis Oetemoesoe, dibantu tim teknis yang terdiri dari Frans Sales, DR. Lukas Boleng, DR. Jhoni Lumba, dr. Christian Widodo, dr. Nyoman Sasputra dan beberapa pengurus lainnya.


“Pelatda Atletik sendiri akan berlangsung sepanjang tahun 2019, sesuai even/kejuaraan/ Pra PON,” bebernya.


Dalam kesempatan tersebut Esthon juga meminta agar kondisi kesehatan dan gizi para atlet mendapat perhatian serius, dan perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan.


“Saya minta pelatih yang melatih para aatlet di sentra pembinaan untuk meminta riwayat kesehatan para atlet sejak kecil. Demikian juga konsumsi para atlet selama di asrama harus di perhatikan dan dievaluasi,” ingatnya.(rum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!