Timor Express

NASIONAL

Pelantikan di Hari Kasih Sayang

  • Bupati-Wabup 4 Daerah di NTT
  • Kabupaten Kupang dan Alor Maret

KUPANG, TIMEX – Pelantikan empat bupati-wakil bupati di NTT akan dilaksanakan pada hari kasih sayang (valentine day), Kamis 14 Februari 2019. Kepastian jadwal pelantikan ini sudah disampaikan Pemerintah Provinsi NTT.

Empat daerah yang pemimpinnya segera dilantik ini adalah Rote Ndao, Timor Tengah Selatan, Manggarai Timur dan Sabu Raijua. Dua wakil bupati naik kelas menjadi bupati di daerahnya masing-masing. Yakni Wakil Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas dan Wakil Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke akan dilantik menjadi bupati di masing-masing kabupaten tersebut.

Andreas Agas yang sebelumnya wakil bupati dua periode mendampingi bupati Yoseph Tote itu terpilih menjadi bupati pada Juni 2018 lalu. Sementara Nikodemus Rihi Heke ditetapkan sebagai bupati untuk menggantikan bupati Marthen Dira Tome yang terjerat kasus tindak pidana korupsi.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dijadwalkan akan melantik keduanya bersamaan dengan dua pasangan bupati-wabup lainnya, yakni dari kabupaten TTS dan Rote Ndao pada Kamis (14/2) mendatang. “Benar, tanggal 14 Februari nanti dilantik,” kata Plt. Kepala Biro Tatapem Setda NTT, Michael Fernandez yang juga Asisten I Setda NTT kepada Timor Express, Minggu (10/2).

Bupati dan Wabup Rote Ndao yang akan dilantik, yakni Paulina Haning-Bullu-Stefanus Saek. Paulina sendiri merupakan istri dari bupati Rote Ndao sebelumnya Leonard Haning. Sejak 8 Februari 2019 Kabupaten Rote Ndao dipimpin pelaksana harian Jonas Selly yang juga Sekda Rote Ndao. Paulina juga menjadi perempuan pertama di NTT yang menjadi Bupati di NTT. Sebelumnya wakil bupati perempuan dijabat oleh Maria Geong di Manggarai Barat.

Sementara bupati-wabup TTS yang akan dilantik yakni Epy Tahun-Jhony Army Konay. Epy Tahun merupakan mantan Kadis PU TTS dan pernah menjabat Plt. Sekda TTS. Sementara Army Konay merupakan politikus Partai Nasdem yang pernah dua periode menjadi anggota DPRD NTT.
Kabupaten TTS saat ini dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Marthen Selan, karena bupati dan wakilnya sudah mengundurkan diri sejak September 2018. Keduanya mundur untuk mengikuti pemilihan legislatif April 2019 nanti. Padahal, masa jabatannya baru berakhir Maret 2019 nanti.

“Jadinya empat itu dilantik bersamaan. Gubernur yang lantik. Kita sudah komunikasi dengan Kepala Biro Umum untuk siapkan Aula El Tari karena empat kabupaten dan pasti lebih banyak orang,” sambung Michael yang juga putra mantan gubernur NTT, Hendrikus Fernandez.

Michael mengatakan saat ini seluruh berkas bupati-wabup terpilih pada Juni 2018 sudah diusulkan kepada Mendagri. Dia sebutkan, setelah pelantikan di empat kabupaten tersebut, Maret 2019 mendatang akan dilakukan pelantikan lagi untuk Kabupaten Alor dan Kabupaten Kupang.
Sisanya, yakni Ende dan Sumba Barat Daya yang baru akan dilantik September 2019 nanti. Selain itu, pemerintah provinsi NTT juga telah mengusulkan pemberhentian Bupati Ngada nonaktif, Marianus Sae yang terjerat kasus tidak pidana korupsi dan sudah berkekuatan hukum tetap di Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Nanti kalau sudah ada pemberhentian, kami akan usulkan wakil bupatinya untuk diangkat jadi bupati,” tutupnya. (cel/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!