Timor Express

NASIONAL

Hati Ayam Bertuliskan Angka dan Huruf di Pulau Semau

ANEH. Inilah hati ayam yang ada tulisan berupa huruf dan angka. Ini ditemukan di Desa Huilelot, Kecamatan Semau, Pulau Semau, Kabupaten Kupang, Senin (11/2).

IST

Saat Dipotret, HP Malah Hank

Ada tulisan angka dan huruf di hati ayam yang baru saja disembelih. Peristiwa langka ini terjadi di Gereja Sonaf Neka, Desa Huilelot, Kecamatan Semau, Pulau Semau, Kabupaten Kupang, NTT, Senin (11/2).

LIMA sampai enam orang ibu-ibu berlarian menuju ruang utama gereja GMIT Sonaf Neka. Sambil menunjuk segumpalan daging hati ayam kepada pengurus gereja yang sedang menggelar rapat, Senin (11/2).
Suasana rapat heboh. Hati ayam yang mereka bawa itu ada tulisan angka dan huruf. Dua baris. Hampir semuanya tercetak terbalik. Misalnya angka 2 (dua) tertulis terbalik menyerupai ‘S’ atau 5 (lima). Tidak hanya pengurus gereja, warga sekitar pun berdatangan untuk memastikan informasi yang cepat beredar itu.

Tidak semua percaya. Ada yang berusaha untuk menyentuh langsung hati ayam itu. Sekadar untuk memastikan. Ada yang curiga bahwa itu berupa cap. Bahkan mungkin saat dipotong, ibu-ibu tadi meletakkan daging di atas kertas bertulisan. Semisal koran, sehingga cetakan huruf dan angka itu menempel. “Kami coba cuci ulang-ulang. Malah semakin terang tulisannya,” kata pelayan pada GMIT Sonaf Neka Huilelot, Victor Boru yang diwawancara Timor Express.

Angka dan huruf tersebut lalu coba ditulis kembali di atas kertas. Lalu, diterawang untuk melihatnya dari sisi yang berbeda. Dan, tulisan tersebut lebih mirip angka “2020” untuk baris pertama. Dan, “10D2E01” pada baris kedua. Spekulasi pun bermunculan. Ada yang mengaitkan dengan tahun 2020. Juga tanggal 1 Desember 2001 untuk baris kedua.

Pdt. Viktor mengatakan pada pagi hari, ibu-ibu hendak menyiapkan makan siang bagi peserta rapat. Mereka membicarakan tentang anggaran gereja tahun 2019. Juga persiapan sebagai tuan rumah rapat tingkat Klasis Semau pada Rabu (13/2) besok.

Mereka membeli dua ekor ayam pedaging di Desa Hansisi dari seorang peternak, Maria Koen. Dua ekor ayam itu langsung disembelih. Namun saat hendak dibersihkan dagingnya untuk dipotong, Yohana Poto yang melihat tulisan pada bagian hati tersebut.

Rapat pun terhenti. Ada yang berusaha mengabadikan dengan menggunakan kamera handphone. Heboh lagi. Handphone yang digunakan untuk mengambil gambar seketika hank. Tidak bisa dioperasikan. Bahkan HP kedua pun senasib. “Awalnya kami pikir batre low. Ternyata masih 35 persen,” kata Victor lagi.

Menu pada HP itu bahkan baru bisa berfunsi setelah mereka berkumpul untuk berdoa. Menurut Victor, terlepas dari apa yang terjadi, pihaknya tidak ingin berspekulasi. Saya sampai pegang sendiri dan periksa. Tulisannya seperti tato. Ada di dalam daging. Sama seperti daging tetapi warnanya hitam seperti tulisan itu,” terangnya.

Awalnya, selaput tipis yang membungkus hati ayam itu tertutup kotoran dan sisa darah. Sehingga mereka mengira tulisan tersebut hanya menempel pada luar selaput tipis itu. Namun setelah dibilas berkali-kali, malah semakin terang tulisannya.

Meski ada kejadian aneh tersebut, daging ayam itu tetap dikonsumsi. Sementara hati ayam yang terdapat tulisan tersebut kini dibekukan di dalam freezer milik Pdt. Victor yang tinggal di kompleks gereja tersebut. Hal ini dilakukan setelah berkonsultasi dengan Ketua Klasis Semau. “Pak Ketua Klasis bilang jangan dikubur dulu. Nanti Rabu pas rapat baru mau kasi lihat semua teman-teman pendeta,” terang dia.

Tidak hanya heboh di tempat tersebut. Jagad maya pun ikut ramai. Tidak sedikit yang belum yakin dengan peristiwa itu. Ada pula yang mencoba video call dengan kerabat di Huilelot untuk melihatnya melalui video. Beberapa orang malah mengaitkan angka-angka itu dengan judi kupon putih.

Sementara itu, dosen Fakultas Kedokteran Hewan Undana yang saat ini menjabat Pembantu Rektor I, Dr. Max Sanam dikonfirmasi mengenai hati ayam bertulis tersebut belum memastikan penyebab tulisan tersebut. Bahkan menurutnya itu adalah kejadian langka.

Menurutnya, tidak ada satu pun pnyakit ayam yang dapat dihubungkan dengan tanda-tanda seperti itu (bentukan tanda-tanda huruf ataupun angka). “Yang biasa diamati itu, misalnya ada bintik-bintik perdarahan, bintik-bintik kekuningan atau pun keabuan pada permukaan hati. Permukaan hati yang menebal tidak rata dan tidak licin,” jelas Max.

Namun untuk pastinya, jelas Max, mesti diperiksa secara langsung untuk melihat konsistensi dan perubahan-perubahan signifikan pada hati. “Dan untuk lebih memastikan lagi, sampel hati disimpan dalam formalin 10 persen untuk kemudian dibuat preparat histologis dan diperiksa di bawah mikroskop. Cara ini bisa memastikan apa sesungguhnya yang terjadi pada hati tersebut,” jelas Max. (cel/ito/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!