OJK NTT Siap Beri Informasi Tentang Para Calon – Timor Express

Timor Express

EKONOMI

OJK NTT Siap Beri Informasi Tentang Para Calon

Sebelum Fit and Proper Tes Calon Pengurus Bank NTT

KUPANG, TIMEX – Sampai dengan saat ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI belum menyurati Bank NTT. Baik itu menyangkut perbaikan sehubungan dengan ketidaklengkapan dokumen para calon. Atau sebaliknya menyangkut pemberitahuan bahwa dokumen para calon sudah lengkap.

Ft Robert Sianipar

Tak hanya Bank NTT, OJK Provinsi NTT juga belum diminta oleh OJK Pusat untuk menginformasikan tentang para calon pengurus Bank NTT, sebagai informasi awal sebelum dilakukannya fit and proper test.

Menurut Kepala OJK Provinsi NTT, Robert Sianipar, sesuai prosedur, sebelum dilaksanakannya fit and proper test, OJK pusat akan meminta OJK di daerah untuk memberikan informasi tentang para calon pengurus perbankan berdasarkan hasil pengawasan di daerah.

“Prosedurnya demikian,” ujar Robert saat diwawancara beberapa waktu lalu.

Robert mengaku, sampai saat ini OJK pusat belum meminta pihaknya untuk memberikan informasi seputar para calon pengurus Bank NTT. Kendati demikian, pihaknya akan siap memberikan informasi jika ada permintaan resmi dari OJK

“Sampai saat ini belum ada permintaan dari OJK Pusat. Kalau ada permintaan, kami siap beri informasi sesuai dengan pengawasan yang sudah kami lakukan,” kata Robert.

Untuk diketahui, Bank NTT sudah menyerahkan surat permohonan beserta lampiran dokumen calon pengurus Bank NTT kepada OJK RI pada 21 Januari 2019 lalu. Pihak Bank NTT sendiri yakin bahwa semua dokumen para calon sudah lengkap. Apalagi persyaratan yang sifatnya prinsip atau wajib.

Menurut Komisaris Independen, Samuel Djoh Despantianus, satu-satunya hal yang mungkin bisa memunculkan beda pendapat antara Bank NTT dan OJK yakni soal mekanisme penentuan calon di internal Bank NTT. Sebab sesuai dengan mekanisme normatif, Komite Renumerasi dan Nominasi (KRN) menjaring calon dan membuat nominasi. Selanjutnya KRN menyerahkan hasil nominasi kepada dewan komisaris untuk diteruskan ke RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham).

“Artinya, KRN yang menggodok calon dan membuat nominasi. Sedangkan yang memutuskan dan menetapkan calon untuk dibawa ke OJK adalah RUPS,” kata pria yang pernah meniti karir di Bank Indonesia sejak tahun 1085-2014.

Sedangkan mekanisme penentuan calon yang dilakukan Bank NTT baru-baru ini, menurut Samuel, berbeda dari kebiasaan normatif. Sebab RUPS lebih dulu meminta KRN melakukan nominasi, dan selanjutnya KRN mendiskusikannya dengan Pemegang Saham Pengendali (PSP) dalam hal ini Gubernur NTT.

“Jadi tidak perlu lagi bawa ke RUPS untuk diputuskan,” sebutnya.

Meski berbeda dari kebiasaan normatif, Samuel menyebutkan, mekanisme penentuan calon yang dilakukan di internal Bank NTT baru-baru ini tidak salah. Sebab RUPS sudah mengamanatkan kepada KRN untuk menyiapkan calon dan melakukan nomonasi serta mendiskusikannya dengan PSP.

“RUPS merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam sebuah PT. Berkaitan dengan penentuan calon pengurus Bank NTT, RUPS sudah memberikan kewenangan penuh kepada PSP. Jadi tidak ada yang salah di sini,” ungkap mantan Deputi Kepala Perwakilan bidang Sistem Pembayaran Manajemen Intern dan Pengawasan Bank Kantor Perwakilan BI NTT itu. (tom)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!