Pura-pura Belanja, Laurensius Remas Payudara Penjual – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

Pura-pura Belanja, Laurensius Remas Payudara Penjual

DIAMANKAN. Laurensius Rudi, pemuda Dusun Bajo Desa Geliting, pelaku pencabuli terhadap Nur Alang, Sabtu (9/2).

KAREL PANDU/TIMEX

MAUMERE, TIMEX – Laurensius  Rudi, 33, salah seorang pemuda asal Dusun Bajo RT 07 Desa Geliting Kecamatan Kewapante, mencabuli Nur Alang, 46, warga Dusun Jedawair RT 03/RW 01 Desa Geliting Kecamatan Kewapante, Sabtu (9/2) sekira pukul 22.00. Peristiwa itu baru dilaporkan Nur, Minggu (10/2) di SPKT Polsek Kewapante.

Kapolres Sikka, AKBP Rickson PM Situmorang kepada Timor Express, Minggu (10/2) menjelaskan, telah terjadi tindak pidana pencabulan yang dilakukan pemuda asal Geliting di dalam kios Dua Putra milik Nur.

Awalnya, Laurensius mendatangi kios milik Nur dengan tujuan belanja. Suasana kios ketika itu tampak sepi. Laurensius masuk ke kios dari arah belakang langsung memeluk Nur dan meremas payudara dan kemaluan secara berulang-ulang.

“Memang Nur tidak menyangka akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, karena Laurensius datang ke kiosnya  dengan tujuan belanja. Namun di luar dugaan, secara tiba-tiba Laurensius memeluk Nur dari arah belakang dan meremas payudara dan kemaluan berulang-ulang,” jelas Rickson.

Dijelaskan, saat dipeluk, Nur berusaha berontak melepaskan pelukan Laurensius, namun upaya Nur sia-sia, karena pelukan Laurensius sangat kuat. Di tengah pemberontakannya itu, Laurensius tetap leluasa meremas payudara dan kemaluan  Nur. Lantaran tidak berdaya, Nur kemudian  berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Teriakan Nur membuat Laurensius melepaskan pelukannya dan melarikan diri.

“Nur berupaya berontak sekuat tenaga, namun karena pelukan Laurensius sangat kuat, sehingga Nur tak berdaya. Nur kemudian berteriak dan meminta tolong warga sekitar. Teriakan Nur membuat Laurensius takut dan melepaskan Nur kemudian melarikan diri,” jelas Rickson.

Atas perbuatan Laurensius, Nur kemudian mendatangi SKPT Polsek Kewapante untuk melaporkan peristiwa yang menimpah dirinya. Nur dalam keterangannya kepada penyidik meiminta agar Laurensius dihukum seberat-beratnya.

“Dalam keterangan kepada penyidik, Nur meminta agar Laurensius segera ditangkap dan dihukum yang berat sesuai dengan perbuatannya,” ujar Rickson.

Saat melaporkan kasus tersebut ke Polsek Kewapante, Nur juga menghadirkan dua saksi diantaranya, Jumaidi Daeng, 48, warga  RT 03/RW 01 Desa Geliting Kecamatan  Kewapante dan M Fadli, 30. Atas laporan itu penyidik kemudian membuat laporan polisi dengan nomor:  LP/03/II/2019/NTT/Res Sikka/Sek Kewapante.

“Pada saat melaporkan kasus tersebut  Nur juga membawa serta dua saksi yang mengetahui peristiwa tersebut. Penyidik langsung membuatkan laporan polisi,” ujar Rickson.

Terpisah, Nur kepada Timor Express,  mengaku tidak menyangka akan terjadi peristiwa yang menimpa dirinya. Dijelaskan, saat kejadian itu Nur berpikir, Laurensius mendatangi kiosnya untuk berbelanja. Namun tidak disangka Laurensius langsung memeluknya saat ia tengah berdiri didalam kios. Walau Nur berontak,  pelukan Laurensius semakin kuat, yang membuat dirinya tidak berdaya.

Nur mengaku kalau payudara dan kemaluannya diremas Laurensius secara berulang-kali. “Saya sama sekali tidak menyangka akan terjadi  peristiwa yang memalukan. Saya pikir dia datang untuk belanja, tetapi tiba-tiba dia memeluk saya dari belakang dengan sangat kuat dan saya tidak bisa berbuat apa-apa. Saya akhirnya berteriak minta tolong warga sekitar,” jelas Nur.

Nur mengaku sangat malu dengan peristiwa yang menimpa dirinya. Karena itu, ia melaporkan kasus itu ke Polsek Kewapante, agar Laurensius ditangkap dan dihukum yang berat. Selain itu, perbuatan yang sama tidak akan terulang lagi dan membuat efek jera terhadap pelaku.

“Saya malu terhadap keluarga dan tetangga, namun saya tidak mau aib ini terulang lagi dan harus membuat efek jera kepada  dia sebagai pelaku,” ungkap Nur. (kr5/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!