Jaksa P-19 Berkas Korupsi Politani – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Jaksa P-19 Berkas Korupsi Politani

iwan Kurniawan – Manang Soebeti

KUPANG, TIMEX – Jaksa peneliti Bidang Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT mengembalikan berkas perkara dugaan korupsi dana beasiswa tahun anggaran 2016 di Politeknik Negeri Pertanian (Politani) Kupang kepada penyidik Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda NTT.

Pengembalian berkas perkara dengan petunjuk (P-19) dilakukan jaksa, setelah menetapkan berkas perkara tersebut belum lengkap.

Jaksa saat meneliti berkas perkara, menemukan adanya kekurangan yang harus dilengkapi penyidik.

Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT Iwan Kurniawan yang dikonfirmasi, Selasa (12/2), mengatakan, jaksa peneliti telah memeriksa berkas perkara tersebut dan ditetapkan belum lengkap.

“Jaksa peneliti menetapkan berkas perkara belum lengkap. Sudah P-19 dengan mengembalikan berkas perkara disertai petunjuk untuk melengkapi. Kita tunggu 14 hari setelah kembalikan berkas perkara untuk lihat perkembangan penyidikan tambahan dari penyidik,” kata Iwan.

Dia menambahkan, ada dua berkas perkara yang sebelumnya dilimpahkan penyidik Polda NTT dengan tersangka Aidamel Takalapeta yang berperan sebagai pengelola beasiswa dan Kristoforus Laba merupakan pengelola PNBP.

Berdasarkan hasil penghitungan kerugian negara (PKN) oleh BPKP Perwakilan NTT, kedua tersangka diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 2,4 miliar.

Sementara, Kasubdit Tipidkor Kompol Manang Soebeti yang dikonfirmasi via ponsel, Selasa kemarin, membenarkan P-19 perkara dimaksud.

“Ya, masih dilengkapi petunjuknya,” singkat Manang.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Jules Abast, kepada wartawan, mengatakan, sudah ada 19 orang saksi yang diperiksa untuk melengkapi berkas perkara kedua tersangka, termasuk saksi ahli dari BPKP Perwakilan NTT.

Menurut Jules, dalam tahap penyidikan perkara ini, kedua tersangka telah beritikad baik menyerahkan uang jaminan kerugian negara sebesar Rp 1,2 miliar.

“Uang yang diserahkan tersangka telah disetor ke kas negara pada KPPN Pelayanan NTT melalui setoran surat setoran bukan pajak (SSBP). Uang pengembalian ini menjadi barang bukti pada kas negara,” lanjut Jules.

Penyerahan uang jaminan kerugian negara tersebut, lanjut Kombes Jules, tidak menghilangkan perbuatan pidana yang diduga dilakukan kedua tersangka. (joo)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!