BenQ Hadirkan Monitor Interaktif – Timor Express

Timor Express

SUKSESI

BenQ Hadirkan Monitor Interaktif

MONITOR INTERAKTIF. IFP hasil kerja sama BenQ, Logitech, dan Zoom untuk kebutuhan video conference dan multimedia lainnya untuk segmen enterprise dan pendidikan.

Rian Alfianto/JawaPos.com

Pabrikan teknologi BenQ bersama Logitech dan Zoom membesut perangkat monitor interaktif atau Interactive Flat Panels (IFP). IFP tersebut mengedepankan masing-masing keunggulan dari antarvendor yang bersangkutan, seperti solusi video conference (VC), monitor interaktif, dan kualitas video beresolusi tinggi yang saling terhubung ke dalam satu layar besar.

Business Development Manager BenQ Teknologi Indonesia, Muhammad Yusuf Guamo menerangkan, pada kolaborasi ini, BenQ sebagai produsen visual membawa produk IFP yang mumpuni. “IFP ini dapat bersinergi dengan banyak jenis perangkat video conference lain, seperti kamera dan software video conference yang dalam hal ini adalah Zoom Room dan Logitech Rally Systems,” terangnya saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (20/2).

Lebih jauh, dia menyebut bahwa Logitech dan Zoom membuat perangkat IFP-nya menjadi semakin advance. “Selain layar yang interaktif. Solusi yang dibawa Logitech dan Zoom membuat IFP BenQ memiliki fungsi yang lebih beragam,” terangnya.

Dia juga mengklaim bahwa solusi video conference terkini yang terdapat di IFP akan mempermudah komunikasi maupun pembelajaran jarak jauh di dunia korporasi dan pendidikan, sehingga menjadi efektif, efisien, dan tanpa hambatan waktu dan jarak. “Melalui kekuatan dari sebuah inovasi dan integrasi, BenQ selalu berupaya untuk selalu maju dalam menciptakan teknologi yang memimpin dan mengagumkan,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Logitech Managing Director and Cluster Head for India, Indonesia & South West Asia, Sumanta Datta menjelaskan, dalam kolaborasinya ini, Logitech hadir dengan perangkat webcam. Perangkat webcam-nya hadir dengan dukungan software video conference dari Zoom.

“Ini akan membuat penggunanya lebih produktif untuk solusi meeting, pendidikan, dan banyak lagi. Meeting nggak harus ketemu. Untuk pendidikan misalnya bisa digunakan sebagai video conferences jika guru berhalangan hadir. Jadi guru nggak harus datang. Ini dapat membantu digitalisasi pendidikan,” papar Sumanta Datta.

Menurut dia, evolusi gaya bekerja modern yang sangat mobile telah mendorong teknologi video collaboration semakin relevan bagi bisnis di dunia untuk menghadapi tantangan terbaru di industri. Saat ini, diperkirakan sekitar 35 persen karyawan di seluruh dunia yang bekerja secara remote di luar kantor. Generasi Milenial yang diprediksi akan menguasai sebanyak 75 persen dari total tenaga kerja dunia menuntut cara baru dalam berkolaborasi yang lebih dinamis, instan, dan dapat digunakan di mana saja.

Adapun kehadiran solusi Simplifying Collaboration tercetus dari sebuah konsep awal oleh perusahaan System Integrator Kayreach System yang juga merupakan mitra bisnis dari BenQ, VC Zoom maupun Logitech. Pihaknya ingin memberikan solusi di ruang rapat yang mudah, efektif, dan efisien kepada para pengguna khusunya dari industri korporasi dan pendidikan.

Perangkat IFP yang dilepas hari ini oleh BenQ, Logitech, dan Zoom dan dipasarkan oleh Kayreach System hadir dalam dua varian. Varian tersebut dibekali satu monitor IFP BenQ, webcam dari Logitech, dan bulit-in software video conference dari Zoom. Perangkat tersebut dilepas ke pasaran dengan harga mulai dari Rp 120 jutaan hingga Rp 250 jutaan. (jpg/tom)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!