Gubernur Pimpin GP Nasdem Jemput Sampah – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Gubernur Pimpin GP Nasdem Jemput Sampah

LIMBAH. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat memantau salah satu drainase yang tergenang limbah di Jalan Suratim Oesapa Kota Kupang, Jumat (22/2). Limbah berasal dari salah satu rumah makan di lokasi tersebut.

ISTIMEWA

Pengusaha Diminta Ikut Jaga Kebersihan Kota 

KUPANG, TIMEX – Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) tidak henti-hentinya menggalakkan gerakan kebersihan.

Jumat (22/2), orang nomor satu di NTT itu memimpin Garda Pemuda Nasdem untuk melakukan pembersihan di Kelurahan Oesapa, tepatnya di RT 13/RW 5 dan RW 6.

Aksi pembersihan dimulai dari Kilometer 10 Jalan Timor Raya, tepatnya di depan Bengkel GAS.

Setelah memimpin apel bersama puluhan anggota Baret GP Nasdem, rombongan mulai menyisir dari Jalan Jati Rosa menuju Jalan Suratim hingga Jalan Monitor.

Mereka memungut sampah yang berserakan di jalan, selokan hingga lahan-lahan kosong dijadikan tempat pembuangan sampah.

Rombongan menyisir setiap rumah dan meminta izin kepada pemilik rumah serta kos-kosan untuk mengambil sampah di dalamnya.

Gubernur yang ikut dalam rombongan tidak henti-henti berbicara dengan setiap warga yang ditemui. Terutama sejumlah pemilik rumah makan yang membuang limbahnya ke dalam selokan dan menyebabkan genangan dan berbau busuk.

“Tolong kita sama-sama jaga ya. Saya tidak mau lagi kalau kembali ke sini dan lihat seperti ini lagi. Nanti kita tutup. Tidak usah jualan di sini lagi,” kata Gubernur ke salah satu pemilik rumah makan di Jalan Suratim.

Tidak hanya itu. Salah satu pemilih tanah kosong ikut ditatar. Dia meminta pemilik tanah untuk menanam sayuran atau tanaman lain agar tanahnya tidak dibiarkan kosong, sehingga menjadi tempat pembuangan sampah.

“Suruh anak-anak supaya ditanam sayuran. Dijaga supaya jangan menjadi tempat buang sampah. Kalau tidak kita datang lagi dan kita ambil untuk kita yang kelola,” kata Gubernur.

Dalam aksinya, Gubernur didampingi Ketua Garda Pemuda Nasdem NTT Bobby Pitoby dan pengurus lainnya, yakni Yusak Benu dan Bobby Lianto, Fried Bessie serta Fery Kapitan.

Bobby Pitoby pada kesempatan itu menjelaskan, apa yang dilakukan GP Nasdem NTT merupakan komitmen besar organisasi sayap Partai Nasdem tersebut. Yakni, ikut menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Terutama untuk mendukung pemerintah yang sedang menggalakkan pariwisata sebagai leading sektor.

“Yang perlu diingat bahwa kami ini bukan petugas kebersihan. Tidak. Kami mau memberikan pelajaran tentang mind set (cara berpikir) masyarakat untuk hidup bersih. Jadi kita beri contoh kepada mereka bagaimana hidup bersih. Tidak sekadar angkut kotoran,” papar Bobby.

Ketua DPD REI NTT itu tambahkan, aksi pembersihan tersebut juga sebagai bentuk kepedulian terhadap adanya ancaman penyakit DBD yang terus meningkat di NTT. “Juga supaya kita bebas dari predikat kota terkotor di Indonesia,” sambung Bobby.

Dia melanjutkan, managemen sampah belum baik. Tidak terpusat di TPA. Padahal Kota Kupang memiliki potensi untuk membangun pembangkit listrik menggunakan sampah dengan kebutuhan kapasitas sekira 1.000 ton.

“Tapi saat ini sampah kita hanya sekira 100 yang terangkut ke TPA. Sementara sisanya tersebar di sudut-sudut kota,” papar dia.

Menurut Bobby, yang harus dilakukan saat ini adalah membangun kesadaran masyarakat. Setelah itu baru melangkah ke tahap berikut, yakni pemanfaatan sampah. Karena saat ini kesadaran masyarakat masih sangat rendah dalam hal hidup bersih. (cel/joo)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!