Kampanye Akbar Dibagi Dua Zona – Timor Express

Timor Express

SUKSESI

Kampanye Akbar Dibagi Dua Zona

Kelompokkan Peserta Pemilu Berdasar Dukungan Pilpres

JAKARTA, TIMEX–KPU memutuskan untuk membagi zona kampanye rapat umum alias kampanye akbar menjadi dua zona. Pembagian itu mengikuti jumlah paslon presiden-wakil presiden yang juga dua pasang. Hanya, pembagian zona tersebut urung diikuti kesepakatan mengenai pembagian waktu pergantian zona. Pembahasan itu dilanjutkan pekan depan.

Sejatinya pembagian tersebut sudah disiapkan KPU secara detail. Sebanyak 34 provinsi dibelah menjadi dua zona yang masing-masing berisi 17 provinsi (lihat grafis). Tiap paslon akan berkampanye di zona yang sama dengan parpol pengusung dan pendukungnya.

Dengan pembagian itu, tidak akan ada cerita Partai Demokrat berkampanye di provinsi yang sama dengan PDIP pada hari yang sama. Sebab, kedua partai berbeda kelompok, sesuai dengan koalisi dalam dukungan pilpres. Kampanye paslon 01 juga tidak akan bertemu dengan Partai Gerindra serta paslon 02 tidak bertemu dengan PKB, misalnya, di satu area.

KPU juga membuat klausul bahwa partai yang tidak berafiliasi dengan paslon pilpres bebas memilih waktu dan zona kampanye. ”Pengaturan yang ini dibuat khusus untuk mengakomodasi Partai Garuda,” ucap Komisioner KPU Wahyu Setiawan dalam forum rakor kampanye di gedung KPU kemarin. Sebab, Garuda merupakan satu-satunya partai yang tidak berafiliasi kepada paslon 01 maupun 02 dalam pilpres.

Rancangan awalnya, kelompok mana yang mengawali kampanye di tiap-tiap zona akan diundi. Pengaturan waktu pergantian zona dirancang per tiga hari. Artinya, setelah tiga hari pertama berada di zonanya, setiap kelompok wajib bertukar zona selama tiga hari pula. Terus bergantian hingga masa kampanye usai.

Penjadwalan itulah yang belum disepakati. Terlebih, juga ada waktu kosong tanpa jadwal pada 3 April karena bertepatan dengan Isra Mikraj. ”Bagaimana kalau diaturnya bergantian satu hari?” ujar Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria.

Begitu pula persoalan kampanye akhir pekan. Ada yang memang mengincar zona tertentu untuk berkampanye di akhir pekan sehingga berharap bisa mendapat kesempatan lebih besar.

Menanggapi hal tersebut, Wahyu memastikan bahwa semua peserta mendapatkan kesempatan yang adil. Termasuk untuk berkampanye di akhir pekan. ”Hanya bedanya, di zona mana kampanye akhir pekan itu dilakukan,” ujarnya. Namun, akhirnya pembahasan persoalan pembagian waktu kampanye ditunda hingga pekan depan.

Selain kampanye akbar, KPU membahas iklan kampanye di media massa. Secara umum, tidak banyak perubahan dalam aturan main. Yang berubah adalah adanya penambahan iklan untuk media online, khususnya yang difasilitasi KPU.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan menjelaskan, iklan kampanye di media online yang difasilitasi KPU hanya satu kali sehari. KPU akan memfasilitasi iklan kampanye di lima media online.

Perubahan lainnya adalah spot iklan untuk televisi dan radio. Sebelumnya hanya tiga spot per hari di tiga radio dan tiga televisi. Patokannya menggunakan jumlah total spot. Dengan demikian, masing-masing, yakni radio dan televisi, hanya kebagian satu spot tiap hari. Sekarang tiap media mendapatkan tiga spot. Fasilitasi tetap dilakukan di tiga radio dan tiga televisi. “Jadi, totalnya sembilan,” tutur mantan komisioner KPU Jawa Tengah itu.

Kemudian, penambahan iklan kampanye mandiri kini lebih leluasa. Jumlah koran harian dan media online yang diisi iklan per hari tidak dibatasi. Sebab, jatahnya memang satu kali tayang per koran per hari. Begitu pula untuk radio dan televisi, sepuluh spot per stasiun per hari. “Kalau peserta pemilu mengontrak lima televisi, per hari bisa sampai 50,” ucapnya. Detailnya akan diatur dalam petunjuk teknis.

Wahyu menambahkan, peserta harus disiplin menyerahkan iklan kampanye untuk disetujui KPU. Batas akhir revisi desain iklan media massa cetak dan online adalah 15 Maret. Sementara itu, untuk desain iklan televisi dan radio, batas akhir revisinya adalah 19 Maret. ”Tidak bisa kampanye dimulai 24 Maret kemudian desainnya baru masuk 23 Maret,” tambahnya. (byu/c10//c9/fat/jpg/cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!