Massa Golkar Diminta Rapatkan Barisan – Timor Express

Timor Express

POLITIK

Massa Golkar Diminta Rapatkan Barisan

DISAMBUT.Wakil Ketua Dewan Penasehat DPP Partai Golkar, Akbar Tanjung saat disambut di Atambua Kabupaten Belu, Rabu (27/2)

FOTO FB SEK.GOLKAR NTT, INCE SAYUNA

ATAMBUA TIMEX-Wakil Ketua Dewan Penasehat DPP Partai Golkar, Akbar Tanjung meminta massa pendukung Partai Golkar agar merapatkan barisan untuk memenangkan pemilu legislatif maupun pemilu presiden yang berlangsung 17 April mendatang.

“Tidak ada kata lain, kecuali rapatkan barisan, bangun sinergitas yang kuat. Ini kata kunci harus kita lakukan untuk menang pada Pemilu 2019 ini,” kata Akbar Tanjung saat temu kader sekaligus konsolidasi pengurus dan ribuan massa dari kabupaten Belu, Malaka dan TTU di gedung Graha Kirani Atambua Rabu (27/02).

Akbar yakin, partainya bakal menempati suara terbanyak kedua dalam Pemilu April mendatang jika semua elemen partai menyatukan kekuatan selama masa kampanye. “Kalau kita punya tekad dan semangat yang sama, saya yakin Partai Golkar akan menang. Syukur kita menang atau jadi pemenang nomor dua juga itu sudah bagus untuk Golkar,” katanya.

Menurut mantan Ketua DPP Partai Golkar itu, perjalanan politik Partai Golkar dari masa ke masa sudah melewati aneka ujian berat. Namun selalu eksis dalam dunia perpolitikan nasional. Karena itu dia mengajak para politisi maupun massa pendukung partainya dari kabupaten, propinsi bahkan pusat untuk berjuang maksimal meraih suara sebanyak banyaknya pada pemilu nanti. “Golkar harus bersih, bangkit, maju menang, menang, menang dalam setiap hajatan politik lokal maupun nasional. Ini harus kita lakukan demi kemajuan masyarakat yang kita cintai,” tandasnya.

Salah satu terobosan yang sudah dibuat untuk kemajuan pembangunan bangsa selama ini, yaitu menggunakan sistem konvensi untuk menentukan calon kepala daerah, bahkan presiden pada setiap kali pergantian pemimpin. Metode konvensi ini jelas Akbar, sebagai upaya Partai Golkar menyerap aspirasi masyarakat mengenai profil pemimipin yang diinginkan. Tidak hanya sistem konvensi yang sudah diterapkan sejak lama. Ini menunjukan kepada rakyat bahwa Partai Golkar sudah mengalami perubahan paradigma. Pemilu 1999 misalnya, ketika Golkar melakukan konvensi saat itu ada lima nama yang dihasilnya, yaitu Wiranto, Prabowo Subianto, Aburizal Bakrie dan Surya Paloh. Saat itu Wiranto pemenangnya. Hasil konvensi ini semakin memperkuat keyakinan mayarakat bahwa Partai Golkar sudah berubah dengan paradigma baru. “Rakyat tidak lagi ragu-ragu memberikan dukungan kepada Golkar, sehingga Golkar menang pada Pemilu 2004,” jelas Akbar.(ogi/cel)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!