Komit Berkontribusi Dalam Pemilu – Timor Express

Timor Express

SUKSESI

Komit Berkontribusi Dalam Pemilu

Finalis Putri Indonesia Bertemu Presiden Jokowi

BOGOR, TIMEX-Para finalis putri Indonesia menyampaikan komitmennya untuk terlibat aktif dalam agenda Pemilu 2019 yang puncaknya diselenggarakan bulan depan. Komitmen itu disampaikan mereka saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Bogor, kemarin (11/3).

Ketua Dewan Pembina Yayasan Putri Indonesia, Putri Kus Wisnu Wardani mengatakan, 34 finalis sudah mendapat pembekalan yang banyak selama masa penataran. Selain sikap anti korupsi dan anti narkoba, pemahaman terhadap politik juga diberikan.

“Ini perlu karena anak-anak ini adalah generasi milenial,” ujarnya dihadapan Presiden.

Kus menjelaskan, salah satu poin yang ditanamkan adalah komitmen untuk tidak Golput dalam pemilu nanti. Menurutnya, sebagai public figure, peserta putri Indonesia perlu menjadi contoh positif bagi masyarakat umum.

“Kita tanamkan pengetahuan bahwa jangan sampai mereka ini golput. Mereka harus menggunakan hak pilihnya sebagai warga negara,” imbuhnya.

Kus menambahkan, untuk menambah perspektif politik yang jernih, pihaknya telah menggandeng direktur cyber crime kepolisian RI. Langkah itu diambil sebagai bekal pengetahuan menghadapi penyebaran hoaks yang tidak terkendali di tahun politik. “Serta bagaimana cara mereka mengetahui dan mengendalikan itu,” tuturnya.

Dengan berbagai pembekalan tersebut, pihaknya berharap para finalis memiliki bekal yang bukan hanya untuk dirinya. Melainkan juga bisa disosialisasikan kepada llingkungannya. Sehingga bisa memberi kontribusi sosial yang positif.

Sementara itu, pemenang Putri Indonesia Frederika Alexis Cull dari DKI Jakarta 1 mengapresiasi kesempatan yang diberikan presiden. Dia menilai, penting bagi negara untuk berkomunikasi sekaligus menyerap aspirasi dari para milenial. “Karena generasi ini sangat penting buat masa depan Indonesia, agar masa depan kita bisa menjadi lebih maju, kuat,” ujarnya.

Frederika menambahkan, salah satu isu yang menarik dalam pembicaraan adalah wacana memberikan tempat Menteri bagi sosok millenial di bawah 25 tahun. “Ya sempat ada tawaran untuk menteri muda,” imbuhnya.

Jokowi, kata dia, sangat menyadari jika kelompok milenial memiliki kemampuan yang mumpuni dan sesuai dengan kebutuhan jamannya. “Karena mereka yang tahu cara menggunakan media sosial yang baik. Karena teknologi zaman sekarang sangat penting,” tuturnya. Frederika sendiri mengapresiasi wacana tersebut.(far/jpg/cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!