527 Rumah Rusak, Kerugian Rp 174 M – Timor Express

Timor Express

NUSANTARA

527 Rumah Rusak, Kerugian Rp 174 M

           Bencana di Kota Kupang
           Pemkot Tetapkan Tanggap Darurat

KUPANG, TIMEX – Angin kencang yang meluluhlantakkan 37 kelurahan di Kota Kupang menyebabkan kerugian cukup besar. Total kerugian materil, yakni Rp 174 miliar. Tercatat 527 rumah rusak.

Akibatnya, Selasa (12/3) Pemerintah Kota Kupang resmi menetapkan status tanggap darurat. Rapat penetapan status tanggap darurat ini dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang Yos Rera Beka dan dihadiri Asisten II Elly Wairata, Plt. Kepala BPBD Kota Kupang Ade Manafe, Kepala Badan Keuangan Daerah Jeffry Pelt, Kepala Dinas Sosial, drg. Retnowati, Kepala Bagian Hukum Alan Girsang, dan enam camat dan stakeholder lainnya, termasuk Dandim 1604 Kupang dan Polres Kupang Kota. Penjabat Sekda Kota Kupang, Yos Rera Beka mengatakan rapat ini sangat penting agar dapat mengkaji apakah status tanggap darurat dapat ditetapkan atau tidak. “Selain itu, sangat penting untuk melihat bagaimana penanganan dan penanggulangan yang sudah dilakukan sekaligus menghitung kerusakan yang terjadi dan kerugiannya,” terangnya.

Rera Beka mengatakan, untuk mengatasi bencana ini sangat dibutuhkan peran serta semua pihak. Dengan demikian dapat diambil langkah penanganan yang lebih cepat. “Bantuan yang diberikan juga diusahakan agar diberikan bantuan uang saja, karena jika bantuan bahan bangunan, maka tentunya akan sulit untuk mendistribusikan,” katanya. Selain itu, kata Rera Beka, bantuan yang diberikan juga hanya diberikan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah. Tidak untuk pengusaha dan orang mampu.

Plt. Kepala BPBPD Kota Kupang Ade Manafe mengatakan angin kencang disertai hujan yang terjadi Minggu (10/3), terjadi merata di enam kecamatan di Kota Kupang dan 37 kelurahan. Saat ini pihaknya masih terus mendata jumlah korban. “Baru hari ini (kemarin, Red) data bisa terdata secara baik, karena memang bencana ini terjadi di semua wilayah. Karena itu penanganannya harus dilakukan secara baik,” katanya.

Ade menjelaskan, berdasarkan perhitungan kerugian, anggaran yang dibutuhkan untuk bantuan korban bencana sebesar Rp 174 miliar. Jumlah ini untuk 527 korban bencana.

Upaya yang sudah dilakukan adalah bantuan terpal, perbaikan jaringan listrik dan telepon dan membersihkan lokasi bencana dan penebangan pohon yang menimpa rumah warga. Ade menjelaskan, berdasarkan hasil perhitungan di lapangan, jumah rumah rusak ringan sebanyak 393 rumah, rusak sedang sebanyak 129 rumah, dan rusak berat sebanyak 5 rumah. Dia menjelaskan, dalam Perdaturan Wali Kota tentang bencana, ditegaskan rusak berat diberi bantuan Rp 5 juta sampai Rp 7 juta, rusak ringan Rp 1 juta sampai Rp 2,5 juta dan rusak sedang Rp 2,5 sampai Rp 5 juta.

Ade mengaku anggaran bantuan stimulan yang dibutuhkan untuk membantu korban bencana sebesar Rp 930 juta dan operasional posko Rp 148 juta. Total anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 1,8 miliar lebih.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang, Jeffry Pelt, mengatakan anggaran yang dipakai sebagai bantuan dalam bencana ini adalah anggaran mendahului penetapan APBD. Pasalnya, sudah ada penetapan status tanggap darurat. “Kita akan segera bersurat ke DPRD untuk meminta pemakaian anggaran mendahului sesuai dengan kebutuhan bantuan korban bencana yang diberikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah,” kata Jeffry.

Jeffry mengatakan, anggaran tanggap darurat yang ada di Badan Keuangan sebesar Rp 1 miliar dan sudah digunakan saat bencana angin puting beliung di Kelurahan Liliba dan Penfui. “Jadi jika nantinya ada dana lebih dari anggaran tanggap darurat yang sudah digunakan untuk membantu korban bencana angin puting beliung, maka akan disetor kembali disertai dengan laporannya, tetapi untuk bencana ini kami tetap menggunakan anggaran mendahului,” terangnya.

Jadi, kata Jeffry, anggaran mendahului ini akan diusulkan ke DPRD Kota Kupang. Jika disetujui maka akan langsung dipakai untuk membantu korban bencana. Sementara laporan penggunaan anggarannya akan dimasukkan saat sidang perubahan APBD nanti. (mg25/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!