Gedung DPRD NTT Berantakan – Timor Express

Timor Express

SUKSESI

Gedung DPRD NTT Berantakan

RUSAK.Gedung Utama DPRD NTT yang rusak dihantam angin kencang pada Minggu (10/3) lalu. Diabadikan Senin (18/3).

CARLENS BISING/TIMEX

#Atap dan Plafon Dihempas Angin

#Sekwan: Semua Anggota di Daerah

KUPANG, TIMEX-Gedung Utama DPRD Provinsi NTT mengalami kerusakan mulai dari atap hingga plafon. Selain karena faktor usia, kerusakan disebabkan karena dihempas angin kencang dan hujan pada Minggu (10/3) lalu.

Disaksikan Timor Express Senin (18/3), beberapa lembar seng di bagian depan bangunan tampak tidak ada. Beberapa lainnya sudah mulai lepas. Akibatnya, air hujan yang masuk menyebabkan kerusakan parah juga pada plafon yang terbuat dari bahan gipsum.

Pecahan gipsum dari plafon dan juga potongan kabel dan lainnya juga berserakan di lantai teras gedung berlantai II itu.

Sekretaris DPRD NTT, Thobias Ngongo Bulu yang dikonfirmasi koran ini mengakui, bencana angin yang melanda ratusan rumah di Kota Kupang tersebut juga menimpa Gedung DPRD yang usianya sudah lebih dari 30 tahun itu.

“Waktu itu banyak pohon juga yang tumbang. Dan kami sudah bersihkan. Tapi untuk gedung itu, kami belum bersihkan karena memang mau rehab,” terang Thobias.

Beruntung, peristiwa itu terjadi saat seluruh anggota DPRD NTT sedang tidak berada di sana. Saat ini seluruh anggota DPRD NTT berada di daerah masing-masing. Selain ada jadwal sosialisasi peraturan daerah, saat ini adalah masa kampanye untuk calon presiden dan wakil presiden, calon legislatif dan juga calon DPD RI.

Menurut Thobias, gedung tersebut belum bisa digunakan saat ini. Pasalnya, pemerintah sudah menyiapkan dana Rp 1 miliar untuk merehab total atap dan plafon. “Makanya kami belum bersihkan itu. Kami sedang koordinasi supaya tendernya dipercepat supaya bisa kerja cepat,” terang dia.

Karena rehab berat, Thobias pastikan gedung tersebut tidak bisa digunakan dalam waktu dekat. Meski belum ada agenda rapat paripurna, namun untuk sementara ruang paripurna dipindahkan. “Kami sedang siapkan Ruang Kelimutu untuk ruang paripurna sementara,” sebut dia. Untuk diketahui, gedung tersebut direhab pada tahun 2015 dan 2016 lalu. Namun sebagian besar hasil rehab tersebut sudah rusak. Salah atunya adalah ruang rapat paripurna yang bocor di beberapa titik. Selain itu, sebagian besar toilet di Gedung DPRD sudah rusak.(cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!