UN SMK Digelar Hari Ini – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

UN SMK Digelar Hari Ini

BERI KETERANGAN.Sekertaris Dinas P dan K NTT, Aloysius Min (kiri) didampingi Adelino Suares, Kabid Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (kanan) memberi keterangan kepada Timor Express usai Rakor di Hotel Pelangi Kupang.

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

Disdik Minta Dukungan Masyarakat

KUPANG, TIMEX-Ujian Nasional (UN) tahun 2019 tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dilaksanakan hari ini. Untuk menyukseskan UN, harus ada keterlibatan semua elemen masyarakat.

Hal ini disampaikan Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Aloysius Min kepada Timor Express, Minggu (24/3).
Alo Min menegaskan, pihaknya dan satuan pendidikan sudah 100 persen siap menggelar UN. Baik Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maupun Ujian Nasional Berbasis Kertas Pensil (UNKP).

“Soal UNKP sudah didistribusi seluruhnya ke polsek terdekat dan akan diantar hari ini ke satuan pendidikan masing-masing untuk proses ujian,” katanya.

Segala kemungkinan terburuk yang berkaitan dengan UNKP juga telah diantisipasi, seperti kekurangan soal sesuai prosedur operasional standar (Pos) UN. Sehingga, jika ada kekurangan soal bisa di-foto copy, tetapi harus disertai berita acara, juga harus disaksikan polisi yang mengawal jalannya UN di masing-masing satuan pendidikan.

Selain UNKP, pihaknya juga telah memantau sampai dengan H-1 persiapan UNBK di semua satuan pendidikan. Diharapkan saat ujian tidak ada gangguan listrik maupun jaringan internet.

“Proktor dan Hetback untuk memback up data juga sudah disiapkan. Sudah siap, namun juga ada dukungan dari semua masyarakat agar peserta ujian dapat mengikuti ujian dengan suasana yang kondusif,” kata Ketua Panitia UN Provinsi NTT itu.

Alo Min kisahkan, salah satu peristiwa kurang menyenangkan, yakni sekira empat hari lalu di SMK Raba, Kabupaten Manggara Barat, laptop yang disediakan untuk ujian nasional, hilang.

Hal ini menurut dia akan mengganggu konsentrasi panitia UN di sekolah maupun peserta ujian. Sehingga disarankan untuk melaporkan ke polisi agar bisa mengungkap pelaku kejahatan itu.

“Kepala sekolah sudah lapor ke pihak berwajib, dan sudah merupaya meminjam laptop. Namun jika ini tidak bisa terpenuhi, sekolah tersebut menyelenggarakan ujian susulan. Tapi sampai sore tadi sudah ada kabar bahwa semua sudah terpasang dan siap ujian,” ungkapnya.

Dari pengalaman tersebut diharapkan semua masyarakat harus ikut menjaga fasilitas sekolah yang ada di 22 kabupaten/kota di NTT.(mg29/cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!