Berkas Dua Tersangka Landscape Dilimpahkan – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

Berkas Dua Tersangka Landscape Dilimpahkan

Dua Berkas Sementara Diselesaikan Penyidik

SOE, TIMEX – Penyidik Polres TTS melimpahkan berkas dua tersangka dugaan korupsi pembangunan landscape kantor bupati TTS senilai Rp 3,4 miliar. Berkas dua tersangka yang dilimpahkan penyidik Polres TTS ke Kejari TTS masing-masing adalah berkas Fredik Oematan selaku PPK dan Juarin, kuasa direktur CV Marga Madu Indah selaku kontraktor pelaksana.

Sementara, dua tersangka lainnya yakni Erik Ataupah selaku pengawas dan Hing Fallo selaku mantan KTU yang diduga terlibat dalam dugaan tindak pindana korupsi. “Yang dua (Fredik Oematan dan Juarin, red) berkasnya kami sudah kirim ke Kejari TTS dan sementara kami menunggu jawaban dari Kejari, apakah masih ada petunjuk untuk dilengkapi atau dinyatakan lengkap. Kalau penyidik Kejari TTS bilang sudah dilengkapi, maka kami akan tindak lanjuti dengan P21 dua tersangka,” tegas Jamari kepada wartawan, Sabtu (23/3).

Dikatakan, selain penyidik Polres TTS menunggu koreksi berkas dua tersangka yang telah dilimpahkan, saat ini penyidik dalam proses penyelesaian berkas dua tersangka lainnya yakni Erik Ataupah dan Hing Fallo. Jika dalam waktu dekat penyidik Polres TTS telah menyelesaikan berkas dua tersangka, maka penyidik akan langsung melimpahkan ke Kejari TTS untuk dipelajari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Kalau penyidik sudah selesaikan berkas dua tersangka, kami akan langsung limpahkan ke Kejari TTS sambil menunggu koreksi dari JPU,” tutur Jamari.

Ditanya apakah pengusutan dugaan korupsi pembangunan landscape kantor bupati TTS masih terdapat tersangka lain, dia mengatakan, dalam setiap pemeriksaan tersangka maupun saksi-saksi, pihaknya terus menggali informasi secara detail. Untuk itu, jika dalam pemeriksaan saksi maupun tersangka, penyidik menemukan bukti atau keterangan baru, maka akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan tambahan saksi untuk mengembangkan setiap keterangan yang diperoleh penyidik Polres TTS.

“Kalau ada indikasi tersangka baru, kami akan tetapkan sebagai tersangka selama memenuhi dua alat bukti yang cukup,” ucap Jamari.

Para tersangka saat ini dikenakan wajib lapor di Polres TTS. Wajib lapor diberlakukan kepada para tersangka dugaan korupsi dengan tujuan untuk menghindari agar para tersangka tidak melarikan diri.

“Kita berlakukan wajib lapor, agar mengantisipasi supaya para tersangka tidak melarikan diri,” tandas Jamari. (yop/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!