April, 20 Tokoh Perempuan Dianugerahi Kartini NTT Award – Timor Express

Timor Express

SUKSESI

April, 20 Tokoh Perempuan Dianugerahi Kartini NTT Award

KARTINI AWARD. Ketua TP PKK NTT, Ny. Julie Laiskodat berswafoto dengan Direktur PT TIMEX Kupang Promosindo, Stenly Boymau, serta Manajer Bisnis Timor Express Marthen Bana dan Manajer Iklan Yula Manafe, di sekretariat TP PKK NTT, Sabtu (23/3).

IST.

Didukung TIMEX, IWAPI dan PKK NTT

KUPANG, TIMEX – Jika tak ada aral merintangi, pada 13 April mendatang, dalam rangka memperingati Hari Kartini dan juga dalam rangka merayakan HUT Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) NTT, harian Timor Express bekerja sama dengan IWAPI NTT dan Tim Penggerak PKK NTT menghadirkan acara bergengsi. Event ini bertajuk Kartini NTT Award. Ini pertama kali diadakan di NTT.

“Jadi kita membentuk tim survei, berdasarkan pemberitaan di koran dan juga hasil diskusi dengan berbagai elemen, terkait tokoh-tokoh yang berprestasi di bidangnya. Kami berhasil menjaring ada 20 nama, seluruhnya perempuan-perempuan hebat, yang unggul dan berhasil menginspirasi di profesi mereka,” kata Stenly Boymau, Direktur PT TIMEX Kupang Promosindo, saat audiens dengan Ketua TP PKK NTT, Ny. Julie Laiskodat di kantor PKK, Sabtu akhir pekan kemarin.

Pertemuan itu tak lain berupa audiens dan juga pemaparan hasil kajian dari tim survei, terkait tokoh-tokoh berprestasi, yang sudah selesai disurvei oleh tim bentukan Timor Express. Kepada Ny Julie, Stenly merincikan satu per satu tokoh yang sukses itu. Salah satu di antaranya, Leonie Victorie Uly-Tanya. Untuk diketahui, Mama Onnie-sapaan karibnya, adalah istri dari Kombes Pol (Purn) Titus Uly, KIKDA (kini jabatan itu bernama Kapolda) NTT pertama. Ibu kandung Irjen Pol (Purn) Jacky Uly itu oleh institusi Polri, dinobatkan sebagai sesepuh Bhayangkari NTT, pendiri Bhayangkari di NTT, politisi, tokoh perempuan anggota DPRD NTT Pertama di tahun 1970an, dan juga tokoh perempuan yang hidup di lima zaman. Yakni zaman penjajahan Jepang, Belanda, Orde Lama, Orde Baru, dan Orde Reformasi.

Masih menurut Stenly, dalam survei awal, ada beberapa nama yang mereka dapat dari sejumlah organisasi, satu di antaranya IWAPI NTT. “Dari situ kami melakukan survei, dan juga konsultasi dengan berbagai pihak sehingga terpilihlah tokoh-tokoh yang nanti pada April nanti, dianugerahi award sebagai penghargaan tertinggi untuk perempuan-perempuan hebat di NTT. Ini (penghargaan) versi kami, dan bagi kelompok lain pun dipersilahkan melakukan hal yang sama di kemudian hari,” jelas Pemred ketiga Timor Express itu. Ia menambahkan, dengan adanya award ini, mereka terus tampil memotivasi dan menginspirasi perempuan NTT di manapun untuk ikut bertarung, bersama kaum pria menuju NTT Bangkit dan Sejahtera.

Ikut dalam audiens dengan Ny. Julie, siang itu, Manajer Bisnis Timor Express Marthen Bana dan Manajer Iklan, Yula Yoel Yusadrak Manafe.

Ketua TP PKK NTT, Ny. Julie Laiskodat saat itu memberi apresiasi yang tinggi kepada kerja tim survei yang berhasil menjaring 20 besar tokoh perempuan NTT. Mereka menjadi pelaku sejarah dan juga tokoh lainnya yang sukses menginspirasi NTT melalui bidang keahliannya. “Wah keren. Ini patut didukung. Memang pertemuan kali lalu dengan Timor Express, saya sudah dikasitau soal kegiatan ini, dan ini laporan terbaru, bahwa sudah ada yang disurvei. Bagus,” ujarnya.

Ia menitip pesan kepada Timor Express untuk terus menjaga spirit yang sudah didengungkan. Karena menurutnya, ini baru pertama kali dilakukan di NTT. Dan sudah saatnya, tokoh-tokoh perempuan NTT diangkat ke permukaan. Menurutnya, NTT punya banyak perempuan hebat, namun akhirnya redup. “Namun dalam kegiatan ini, saya siap hadir. Pokoknya support atas ide dan juga kerjanya,” ujar Julie.

Dia lalu mewacanakan untuk ke depan, Timor Express yang lahir dari rahim grup media yang besar, yakni Jawa Pos untuk terus mempertahankan sikapnya, yakni terus melakukan berbagai kegiatan besar, dan mengorbitkan banyak tokoh, untuk selalu bekerja demi NTT dan bangsa Indonesia umumnya. Ia pun menyarankan Timor Express lakukan survei terhadap perempuan-perempuan hebat NTT dari semua kabupaten. Kemudian dipublikasikan sehingga bisa dikenal. “Saya usulkan buat untuk skop yang lebih besar dan saya siap mendukungnya,” ujar Ny. Julie. Menurutnya, semakin banyak event justru semakin baik. Dengan begitu akan muncul banyak panggung kreatifitas bagi kaum perempuan. Dia lalu menyebut beberapa event yang nantinya menjadi tolok ukur majunya perempuan NTT seperti festival tenun, Kupang Fashion Week. Kemudian sebentar lagi bersama Timor Express mengurus pemilihan Putri Indonesia dan sebagainya. “Ke depan perempuan-perempuan NTT harus tunjukkan bahwa kita pun bisa,” tutupnya.

Untuk diketahui, pada Juni 2018 lalu, Timor Express sukses menggelar TIMEX Award. Penghargaan ini diberikan kepada kalangan muda dan senior di bidang entrepreneurship maupun bidang pengabdian lainnya di Provinsi NTT. Dan pada 13 April 2019 nanti, acara yang sama dilakukan, namun kali ini lebih khusus kepada kaum perempuan. (*/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!