Tingkatkan Kondisi Fisik dan Mental, Berlatih di Fatuleu – Timor Express

Timor Express

SPORTIVO

Tingkatkan Kondisi Fisik dan Mental, Berlatih di Fatuleu

FOTO BERSAMA. Ketua Pengprov FORKI NTT, Fransiscus Fernando, Kombes Pol. Djoni M. Siahaan, Sihang Willem Mantiri, pose bersama para pelatih dan atlet dengan latar belakang Gunung Fatuleu.

RUDY MANDALLING/TIMEX

Berlatih di alam terbuka, terutama didaerah ketinggian, akan memberikan manfaat bagi para atlet dalam mempersiapkan kondisi fisik dan menuju sebuah pertandingan, agar bisa mencapai kemampuan puncak.

Pengprov FORKI NTT, yang saat ini sedang mempersiapkan para atletnya menghadapi Pra PON XX/2020 dimana NTT akan menjadi tuan rumah pada bulan September 2019 nanti, juga memilih membawa para atletnya untuk berlatih di alam terbuka, sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan kebugaran fisik para atlet, apalagi mereka juga sedang di persiapkan mengikuti Kejurnas Piala Panglima sebagai ajang ujicoba yang akan di gelar bulan April nanti di Kalimantan Selatan.

Selama ini, para atlet tersebut menjalani pemusatan latihan di Hombu Dojo Shoto-Kai Sikumana. Dan Minggu (24/3) lalu, Pengprov FORKI NTT NTT membawa para karateka tersebut berlatih di alam terbuka, tepatnya di kawasan Gunung Fatuleu.

“Selain berlatih, tentunya kesempatan ini juga di manfaatkan untuk berekreasi bagi para atlet, untuk menghilangkan kejenuhan, dan memberikan suasana berbeda dalam program latihan,” Kata Ketua Pengprov FORKI NTT, Fransiscus Fernando di sela-sela kegiatan latihan di kawasan Gunung Fatuleu, Minggu (24/3).

Kawasan Gunung Fatuleu sendiri dipilih sebagai tempat untuk berlatih atas saran dari ketua Panitia Pra PON XX/2020 Cabor Karate, Kombes Pol. Djoni M. Siahaan, yang juga ikut serta dalam kegiatan tersebut. Bahkan, memfasilitasi dengan menyediakan tenda selama kegiatan berlangsung.

“Berlatih di alam terbuka seperti ini, tentunya memiliki manfaat bagi para atlet, sehingga mereka juga tidak jenuh, apalagi mereka menjalani TC jangka panjang sebagai persiapan menghadapi Pra PON,” Kata Kombes Pol. Djoni M. Siahaan, yang juga menjabat sebagai DirSabhara Polda NTT.

“Apalagi alam Fatuleu sangat indah dengan udara yang sejuk, cocok untuk tempat berlatih bagi para atlet,” imbuhnya

Program latihan yang di berikan oleh Sihang Willem Mantiri kepada para karateka selama berada di kawasan Gunung Fatuleu, hanya berupa latihan ringan, untuk menyesuaikan kondisi para atlet, apalagi ini baru pertama kalinya para atlet tersebut di bawa berlatih di alam terbuka.

“Kita hanya latihan ringan, karena ini baru pertama dan juga waktunya singkat sehingga, kita cukup dengan latihan ringan,” terang Sihang Willem Mantiri.

Berlatih di alam terbuka menurut Sihang Mantiri, memiliki dampak yang signifikan untuk meningkatkan kondisi kebugaran fisik para atlet karena akan meningkatkan massa sel darah merah dan hemoglobin, dan juga mengubah metabolisme otot serta juga bagus untuk mental para atlet.

“Ini baru pengenalan awal, sehingga para atlet tidak terlalu di bebani dengan program latihan yang berat, sehingga mereka juga bisa refreshing,” Kata Ketua Pengprov FORKI, Fransiscus Fernando menambahkan.

Latihan di Kawasan Gunung Fatuleu ini, juga baru penjajakan awal, karena untuk mendapatkan manfaat bagi kebugaran fisik dan mental para atlet, tidak cukup hanya berlatih sehari.

“Nanti, kita agendakan lagi latihan seperti ini, mungkin selama seminggu berlatih di alam terbuka, sehingga manfaatnya bisa dirasakan para atlet,” ucap Fernando.

Walau hanya berlatih ringan, namun latihan yang dijalani para atlet dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama dilakukan sesaat setelah rombongan tiba di kawasan gunung Fatuleu, sedangkan sesi latihan kedua dilakukan setelah makan siang, dengan durasi waktu kurang lebih satu jam per sesi. Sedangkan waktu sisanya dimanfaatkan untuk rekreasi bersama.

Disaksikan koran ini, walau harus tetap menjalani latihan ringan, namun para atlet cukup menikmati jalannya setiap sesi latihan, yang dipandu langsung Sihang Willem Mantiri, dibantu sensei Frans Koten, Wempy Ello, Herman Leo dan Thom Hermanus.

Para atlet tersebut, juga mendapat bekal ilmu untuk menghilangkan rasa pegal seusai berlatih yang diajarkan oleh Kombes Pol. Djoni M. Siahaan kepada para karateka.(*)

Geluti Karate, Solusi jauhi Narkoba

Berbagai terobosan yang dilakukan Pengprov FORKI NTT untuk meningkatkan kemampuan para karateka NTT, disambut positif oleh Pengurus FORKI NTT, Herman Nai Ulu.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Pengprov FORKI saat ini sangat membantu para atlet untuk meningkatkan kemampuannya, misalnya dengan mendatangkan pelatih kelas nasional, dengan metode latihan yang tentunya berbeda dengan apa yang diperoleh para karateka selama ini.

Karate NTT lanjutnya harus terus maju dan berkembang, dan harus bisa berprestasi, sehingga kedepan olahraga karate makin di minati oleh masyarakat, terutama anak-anak muda, sehingga mereka bisa menyalurkan hobinya.

“Jika semakin banyak anak muda yang mengeluti olahraga karate, maka kedepan akan semakin banyak calon-calon karateka handal dari NTT, dan tentunya memberi dampak positif bagi perkembangan karate,” kata Herman Nai Ulu yang saat ini maju sebagai Caleg DPRD Provinsi NTT dari PKPI di Dapil 7 yang meliputi TTU, Belu dan Malaka.

Mantan Pj. DOB Malaka 2013-2015 ini juga menambahkan, dengan menggeluti olahraga karate, menjadi salah satu solusi untuk menjauhkan anak muda dari bahaya narkoba.(*)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!