Hari Ini, 20 Jenazah Dikubur Massal – Timor Express

Timor Express

NUSANTARA

Hari Ini, 20 Jenazah Dikubur Massal

Robert Mboik/Cepos

CARI JENAZAH. Sam seekor anjing Labrador dari Direktorat Polisi Satwa Baharkam Polri saat menjalankan tugasnya mencari jenazah korban banjir bandang di Jalan Kemiri, Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (23/3) lalu.

JAYAPURA, TIMEX – Sebanyak 20 jenazah korban banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, hingga Selasa (26/3) kemarin masih berada di kamar jenazah RS Bhayangkara Polda Papua.

Rencananya 20 jenazah yang belum teridentifikasi tersebut akan dikubur secara massal, Rabu (27/3) hari ini. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal mengatakan, 20 jenazah yang identitasnya belum diketahui tersebut, akan dimakamkan secara massal di Kampung Harapan tepatnya di belakang gereja dekat SMAN 3 Sentani. “Pemakaman akan dilakukan pada pukul 13.00 WIT,” ungkap Kamal dalam konferensi pers di Media Center RS Bhayangkara, Selasa (26/3).

Hingga saat ini, pencarian terhadap korban banjir bandang menurut Kamal masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Pencarian baru akan dihentikan apabila ada perintah dari pemerintah daerah dalam hal Pemkab Jayapura untuk menghentikan pencarian maka pihaknya akan menarik semua tim gabungan dalam pencarian korban banjir di Sentani.

Adapun 20 jenazah yang akan dikubur secara massal besok, Kamal menyebutkan jenazah tersebut terdiri dari 10 jenazah orang dewasa yang terdiri dari 7 laki-laki dan 3 perempuan. Sementara 10 jenazah lainnya merupakan jenazah anak-anak yang terdiri dari 8 laki-laki dan 2 perempuan.

Mengenai pengungsi, Kamal menyebutkan bahwa sudah ada sebagian pengungsi yang oulang ke rumah mereka. Namun masih banyak juga yang memilih untuk bertahan di Posko pengungsian. “Untuk sampai sat ini kami belum rekap kembali data terakhir jumlah para pengungsi namun pada intinya masih banyak juga yang memilih bertahan di posko,” tuturnya.

Terkait pemakaman secara massal, Kabid Dokkes Polda Papua, Kombes Pol dr. Ramon Aninam menambahkan bahwa masing-masing jenazah sudah dilakukan pengambilan DNA. Hal ini dilakukan agar suatu saat jika ada masyarakat yang ingin mencari keluarganya dari 20 jenazah tersebut, tim DVI sudah mengantongi identitas jenazah tersebut.

“Namun jika dikemudian hari ada persolan bahwa kami di tim DVI tidak punya hak namun pemerintah yang bertangung jawab penuh, bahkan samapi saat ini tim DVI tetap berusaha namun dengan pertunjuk pemerintah untuk dikubur masal maka kami tidak bisa menolak perintah tersebut,” tutupnya. (kim/nat/jpg/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!