MK Siapkan Lima Aturan Main – Timor Express

Timor Express

SUKSESI

MK Siapkan Lima Aturan Main

Hadapi Gugatan Hasil Pileg dan Pilpres

JAKARTA, TIMEX–Pelantikan Aswanto sebagai wakil ketua Mahkamah Konstitusi (MK) kemarin (26/3) menandai selesainya masa transisi kepemimpinan di internal lembaga tersebut. Kini MK mulai fokus menyambut agenda Pemilu 2019.

Sebagaimana amanat konstitusi, MK berwenang memutus setiap sengketa hasil perhitungan suara. Baik di level pemilihan anggota legislatif (DPR, DPRD, dan DPD) maupun pilpres.

Ketua MK Anwar Usman mengatakan, jajarannya sudah siap. “Kami hakim konstitusi bersembilan dan seluruh aparatur pendukung MK siap 100 persen untuk menangani perselisihan hasil pemilu,” ujarnya saat pelantikan di gedung MK kemarin.

Usman menjelaskan, kesiapan itu tecermin dari beberapa aspek. Dari segi regulasi, MK telah merampungkan aturan menyangkut penanganan perkara perselisihan hasil pemilu (PHPU) yang berjumlah lima peraturan MK (PMK). Meliputi PMK PHPU DPR/DPRD, PHPU DPD, PHPU pilpres, PMK tahapan kegiatan dan jadwal PHPU, serta PMK penyusunan pedoman PHPU. “Seluruh peraturan sudah bisa diakses secara terbuka melalui laman Mahkamah Konstitusi maupun diterbitkan dalam buku himpunan PMK,” imbuhnya.
Dari aspek sumber daya manusia (SDM), lanjut dia, MK telah mengelola aparatur terbaik yang memiliki pengalaman, kompetensi, dan integritas untuk mendukung tugas-tugas konstitusional. Melalui pembentukan gugus tugas penanganan PHPU, seluruh SDM diarahkan untuk memberikan layanan dalam menangani perkara. “Pada aspek sarana dan prasarana, mahkamah telah menyiapkan seluruh kebutuhan untuk kelancaran persidangan,” tuturnya.

Untuk mendukung teknis penanganannya, MK juga telah menyediakan sistem informasi berbasis teknologi, informasi, dan komunikasi. “Aplikasi-aplikasi berbasis IT telah di-launching dan siap dimanfaatkan,” terang Usman.

Lebih lanjut, dia menyatakan bahwa mahkamah juga sudah menggelar bimbingan teknis kepada para pemangku kepentingan pemilu untuk memahami teknis beracara. Dalam hal itu, penyelenggara pemilu, parpol, tim hukum pasangan capres-cawapres, dan advokat dilibatkan. “Para pihak telah dibekali dan memiliki pemahaman yang baik mengenai teknis beracara. Maka, mudah-mudahan proses penyelesaikan perkara di mahkamah akan semakin lancar dan berkualitas,” tuturnya.(far/c4/agm/jpg/cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!