Jumlah Saksi Parpol Masih Minim – Timor Express

Timor Express

SUKSESI

Jumlah Saksi Parpol Masih Minim

Di Jatim, Baru Terdaftar 8 Persen

SURABAYA, TIMEX–Menjelang Pileg-Pilpres 2019 yang tak sampai tiga pekan lagi, ada temuan menarik seputar persiapan para kontestan. Ternyata, hingga Selasa (26/3), jumlah saksi yang sudah disiapkan parpol maupun caleg peserta pemilu masih jauh dari kebutuhan seharusnya.

Situasi itu terjadi di seluruh parpol maupun caleg peserta pemilu. Bahkan, tak sedikit yang persentase pemenuhannya sangat rendah. Kondisi tersebut terjadi di berbagai daerah. Tak terkecuali di Jatim.

Berdasar penghitungan kebutuhan sesuai UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, jumlah saksi di Jatim mencapai 2.343.744 orang. Mereka adalah saksi dari 18 parpol plus kontestan pemilu yang disebar di 130.208 TPS di Jatim.

Namun, berdasar data, jumlah saksi yang sudah terdaftar di KPU-Bawaslu masih sangat rendah. Yakni, baru 192.216 saksi atau 8,2 persen dari jumlah seharusnya.

Krisis saksi dialami hampir semua parpol. PKB jadi parpol terbanyak yang sudah setor saksi. Partai itu menyerahkan mandat kepada 34.319 saksi atau baru 26 persen. Disusul Gerindra (26.153 orang) dan Perindo (19.713 orang).

Di luar itu, cukup banyak parpol yang jumlah saksi terdaftarnya masih di bawah 1.000 orang. Misalnya, PSI. Partai itu baru setor 501 saksi atau 0,3 persen dari kebutuhan. Yang menarik adalah PDIP. Dari data terakhir, partai tersebut baru menyetorkan 499 saksi (selengkapnya lihat grafis).

Berdasar UU Pemilu, seluruh saksi yang akan ditugaskan ke seluruh TPS harus terdaftar. Mereka menyerahkan surat mandat dari parpol/peserta pemilu kepada panitia pemilihan suara (PPS) di setiap desa/kelurahan.

Situasi itu menjadi perhatian KPU maupun Bawaslu. Sebab, sesuai regulasi, para saksi tak bisa langsung bertugas begitu saja. Mereka harus mengikuti pembekalan dan pelatihan dari Bawaslu terlebih dahulu. ”Tentunya, kami berharap agar parpol bisa segera menyerahkan nama-nama saksinya,” ujar Komisioner Bawaslu Jatim Aang Kunaifi kemarin.

Lantas, mengapa kondisi itu bisa terjadi? Berdasar penelusuran dari sejumlah pemantau pemilu, ada beberapa faktor penyebab. Salah satunya adalah persiapan yang belum optimal dari partai maupun caleg peserta pemilu. ”Masih ada partai yang belum memiliki nama-nama saksi by name by address,” kata Koordinator Pusat Informasi Rakyat (PIR) Jatim Afdolu Nasikin.

Namun, ada juga partai yang sengaja belum menyerahkan nama-nama saksi. Mereka baru menyetorkan nama saksi ketika sudah ada pelatihan dari Bawaslu.(ris/c6/agm/jpg/cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!