Masa Tanggap Darurat Resmi Ditutup – Timor Express

Timor Express

NUSANTARA

Masa Tanggap Darurat Resmi Ditutup

BOCAH CERIA. Tiga orang bocah ditemani seorang petugas Tagana terlihat ceria usai menerima bantuan peralatan sekolah dari Kementerian Sosial RI di tempat pengungsian Posko Stadion Barnabas Youwe (SBY) Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Jumat (29/3).

Robert Yewen/Cepos

Posko Induk dan Posko Pengungsi Tetap Ada

SENTANI, TIMEX-Pemerintah Kabupaten Jayapura secara resmi menutup masa tanggap darurat yang sebelumnya diberlakukan selama 14 hari pasca banjir bandang yang menimpa Kabupaten Jayapura, Sabtu (16/3) lalu.
“Masa tanggap darurat yang sebelumnya diberlakukan selama 14 hari, hari ini (kemarin, red) dinyatakan resmi ditutup,” ungkap Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE., M.Si., dalam jumpa persnya di posko utama Gunung Merah, Sentani, Jumat (29/3).
Dikatakan, meskipun masa tanggap darurat bencana banjir bandang di Kabupaten Jayapura resmi ditutup, namun bukan berarti penanganan terhadap para korban banjir bandang itu juga dihentikan.

Pemkab Jayapura bersama stakeholder terkait akan terus memantau perkembangan warga yang berada di posko pengungsian.

Tidak hanya itu, dengan berakhirnya masa tanggap darurat bencana banjir bandang selanjutnya akan beralih ke masa transisi darurat atau pemulihan terhadap sejumlah kondisi yang terjadi pasca musibah tersebut.

Menurutnya keputusan pemerintah untuk tidak memperpanjang masa tanggap darurat ini sesuai dengan hasil keputusan bersama baik pemerintah maupun beberapa stakeholder terkait dalam rapat yang sudah digelar Kamis (28/3). “Masa tanggap darurat selama empat belas hari resmi ditutup, sebab telah melewati batas waktu idealnya,” jelasnya.

Pasca berakhirnya tanggap darurat ini, pemerintah akan mengurangi aktivitas di posko-posko pengungsian serta mengurangi jumlah posko yang disiagakan selama masa tanggap darurat. Sesuai kesepakatan itu jumlah posko akan dikurangi menjadi tiga dari jumlah sebelumnya enam posko.

Pengurangan jumlah posko ini atas dasar pertimbangan banyaknya warga yang selama ini tinggal diposko pengungsian kini sudah kembali ke tempat tinggal masing-masing.

Dia menambahkan selama masa transisi atau pemulihan ini pemerintah juga akan terus melakukan pendataan terhadap rumah-rumah penduduk baik yang mengalami rusak ringan, maupun rusak berat. Ini untuk memudahkan pemerintah mendirikan bangunan rumah sementara bagi warga korban bencana tersebut.

“Memasuki masa transisi ini semua proses tetap berjalan lancar. Posko Induk tetap ada, hanya intensitas aktivitasnya yang dikurangi. Serta keberadaannya juga bisa dipertimbangkan mengingat posko induk ini berada di kawasan perkantoran. Bisa jadi, Posko Induk akan pindah ke GOR Toware atau ke Stadion Bas Youwe atau juga ke tempat lain,” pungkasnya.

Secara terpisah, Ketua Tim Penanganan Banjir Bandang Kabupaten Jayapura yang juga Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon mengakui bahwa posko induk dan posko pengungsian tetap ada dan masing berlangsung.

“Posko induk dan posko pengungsi tetap ada dan berlangsung sampai dengan semuanya normal,” ungkapnya saat dihubungi Cenderawasih Pos, Jumat (29/3).

Menurut Victor, warga khususnya korban banjir bandang jangan terlalu mudah percaya dengan isu-isu yang tidak bertanggung jawab, khususnya terkait dengan adanya penutupan posko induk maupun posko pengungsian.

“Masyarakat tidak boleh mendengar isu-isu terkait posko ditutup dan lain sebagainya. Posko tetap akan dibuka dalam menangani banjir bandang sampai selesai,” tegas mantan Kapolres Mimika ini.

Pihaknya tetap akan bekerja terus dalam melakukan pendataan terhadap perumahan yang rusak, sampai dengan proses renovasi dan pembangunan kembali oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Pada prinsipnya posko tetap ada dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat, pasca banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Jayapura,” ujarnya. (roy/bet/nat/jpg/ito)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!