PLN Tingkatkan Penggunaan EBT di NTT – Timor Express

Timor Express

RAGAM

PLN Tingkatkan Penggunaan EBT di NTT

LISTRIK GRATIS. Menteri ESDM, Ignasius Jonan didampingi Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, Bupati Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch. Dula dan Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PT PLN UIW NTT, Andhoko Soeyono saat melihat dari dekat program CSR PLN berupa pemasangan listrik gratis bagi keluarga miskin di Manggarai Barat, Kamis (11/4).

IST

KUPANG, TIMEX – Provinsi NTT memiliki 1.168.785 rumah tangga (RT). Berdasarkan data TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan), terdapat 24.681 rumah tangga miskin. 17.259 rumah tangga diantaranya yang belum menikmati listrik. Tidak heran jika rasio elektrifikasi di Provinsi NTT hingga Maret 2019 masih sebesar 71 persen. Kondisi ini menjadikan NTT sebagai provinsi dengan rasio elektrifikasi terendah se-Indonesia.

Salah satu penyebab banyak rumah tangga di NTT belum menikmati listrik yakni karena daerah tempat tinggal mereka jauh dari instalasi listrik PLN yang ada. Terhadap persoalan semacam ini, salah satu solusi untuk penyediaan tenaga listrik bagi masyarakat adalah dengan cara mengembangkan pembangkit listrik komunal yang off-grid atau dikenal dengan sebutan micro-grid off grid.
Berdasarkan release yang diterima Koran ini dari Humas PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, Kamis (11/4), PLN juga akan membangun PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) off-grid dengan total kapasitas sebesar 2.920 kWp (2,9 MW) di 11 lokasi tersebar wilayah NTT.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan bahwa Labuan Bajo merupakan daerah yang cocok untuk eco pariwisata, sehingga membutuhkan banyak penggunaan Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

“Pembangunan infrastruktur kelistrikan ini kedepan akan menarik investor dan mendorong pertumbuhan pariwisata di Labuan Bajo, jika Labuan Bajo ingin menjadi eco pariwisata, maka udaranya harus bersih. Untuk itu, pembangkit listrik yang tepat adalah gas dan PLTS.” Kata Jonan.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Bisnis PLN Regional Jawa Timur, Nusra dan Bali Djoko Abumanan mengatakan bahwa PLN optimis mendorong penggunaan EBT.

“Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ini kita bangun untuk menjangkau daerah-daerah yang belum terlistriki atau belum masuk jaringan listrik, selain itu juga demi mencapai target EBT 23 persen di 2019, dan mengurangi penggunaan diesel sebanyak 0,4 persen di 2025.” Kata Djoko.

Ke depan, PLTS ini akan mampu untuk menyediakan listrik bagi 3.308 rumah tangga. Adapun target beroperasinya PLTS Komunal tersebut adalah pada Juni 2019. Diharapkan melalui pembangunan PLTS Komunal ini sejumlah 3.308 pelanggan rumah tangga di 11 pulau tersebar mendapatkan listrik, sehingga dapat meningkatkan rasio elektrifikasi di 11 pulau tersebut, selain itu juga mendorong pencapaian target penggunaan EBT 23% di 2025, dan mewujudkan komitmen pengurangan diesel sebesar 0,4 persen di 2025. (tom)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!