Timor Express

PENDIDIKAN

Server Jebol, 80 Peserta UTBK Susulan

PANTAU UTBK.Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Ir. Fredrik L. Benu didampunggi para wakil rektor memantau ujian perdana UTBK di SMKN 1 Kota Kupang, Sabtu (13/4).

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

KUPANG, TIMEX – Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang menjadi syarat ikut Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Untuk Universitas Nusa Candana (Undana) Kupang, karena keterbatasan fasilitas kumputer, proses UTBK menggunakan 11 lokasi ujian.

Kendala teknis pun dialami para peserta ujian yang berlokasi di SMK Negeri 1 Kota Kupang. Server yang digunakan jebol. Akibatnya para peserta tes harus mengikuti tes susulan di Undana setelah petugas berkoordinasi dengan panitia pusat.

Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Fredrik Benu kepada Timor Express saat memantau ujian perdana di SMKN 1 Kota Kupang, Sabtu (13/4) mengatakan, untuk keseluruhan tahap ujian perdana ini maih berjalan lancar.

Meski demikian, sempat terjadi sedikit kesalahan di empat ruangan laboratorium lantai dua SMKN 1 Kupang. Sehingga 80 siswa yang mengikuti UTBK pada sesi pagi hingga siang harus ditunda karena akses server jebol.

Terhadap persoalan ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan pusat dan sudah disetujui untuk ujian ke sore setelah waktu ujian sesi siang berakhir. Sehingga, tempat ujian dipindahkan di Pusat Komputer dan Laboratorium Fakultas Kedokteran Undana.

“Jadi khusus hari ini saya tegaskan, telah terjadi sedikit masalah dengan akses dari server yang hanya berfungsi satu server untuk melayani sekian banyak peserta dengan pemakaian yang begitu tinggi. Tetapi kendala teknis ini sudah dapat kami atasi, dengan memindahkan peserta ujian yang tadi menempati empat ruangan itu, untuk dibawa ke kampus induk pada sore hari untuk mengikuti ujian susulan. Saya berharap dapat berjalan dengan lancar,” ungkap Prof Fred Benu.

Ujian melibatkan lembaga mitra di 11 lokasi berbeda di antaranya dua lokasi di Undana, Politeknik Negeri Kupang, Politeknik Pertanian Negeri Kupang, SMKN 1, SMKN 2, SMKN 4, SMKN 5, SMKN 6 dan SMK Giovanni Kupang.

Nilai UTBK ini menjadi syarat wajib saat mendaftar di Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tingi Negeri (SBMPTN) 2019. UTBK digelar setiap akhir pekan, yakni hari Sabtu dan Minggu. UTBK dilaksanakan dalam dua sesi, pagi dan siang.

Jumlah siswa yang mendaftar untuk mengikuti UTBK sejak 1 Maret hingga 1 April 2019 sebanyak 11.539 orang. UTBK SBMPTN Undana mulai 13 April hingga 26 Mei 2019, dengan peserta 6.418 reguler dan Bidikmisi sebanyak 5.121. Selain itu, kelompok ujian saintek 6.217 dan Soshum sebanyak 5,322.

Ujian UTBK ini melibatkan 233 pengawas yang akan terlibat dalam 10 kali ujian dengan 20 sesi. Pada sesi pagi, ujian dilaksanakan pukul 08.00 Wita-pukul 11,45 Wita. Pada sesi siang dimulai pukul 13.00 Wita hingga pukul 16.45 Wita.

Pantauan Timor Express, Rektor, Prof. Fred Benu saat itu didampingi Wakil Rektor Bidang Akdemik, Dr.Maxs U.E. Sanam, Wakil Rektor Bidang Adm.Umum dan Keuangan, Ir. Jamaludin, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr.Siprianus Suban Garak, Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Ir. I Wayan Mudita, Ketua LP3M, Dr.Stefanus Manongga, Tim Monef, Dr.Maria Krova, Ir. Johanis G.Sogen, Penanggungjawab Lokasi SMKN 1 Kupang, Izak Tungga, dan Humas Undana, David Sir. Rombongan mengelilinggi lokasi ujian untuk memantau UTBK SBMPTN Undana.(mg29/cel)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!