Timor Express

ZETIZEN

Memilih Skin Care yang Aman Untuk Kulit dan Lingkungan

ILUSTRASI; NET

Memilih produk kecantikan sebaiknya tak hanya soal memberi hasil yang baik pada kulit, tetapi juga baik untuk lingkungan. Meski saat ini sudah banyak produk kecantikan mengklaim menggunakan bahan natural yang dijamin aman dipakai.

Tapi, apakah tetap aman untuk kulit dan lingkungan?

Sebagai konsumen, Anda perlu jeli memerhatikan kandungan dalam produk kecantikan tertentu. Tak hanya percaya dengan iklan yang mengatakan bebas bahan berbahaya dan ramah lingkungan. Untuk itu, ikuti empat langkah yang bisa dilakukan agar terhindar produk perawatan kulit berbahaya ramah lingkungan.

1. Product History

Sebelum Anda membeli produk perawatan kulit, carilah informasi mengenai sejarah merek tersebut. Dari sini Anda mengetahui dari mana kandungan produk tersebut berasal dan proses pembuatannya.

“Menurut aku brand yang sudah botanical tidak ada tested di binatang itu sudah ada nilai plusnya, konsumen cari tahu brand-nya (history-nya) ketika tahu brand-nya bagus kan seneng pakainya,” kata Agni Pratistha, aktris sekaligus influencer, ketika ditemui di acara Yves Rocher 60th Anniversary Celebration, Kuningan Mulia, Jakarta Selatan, Jumat (5/4).

2. Silicon Free

Silikon memiliki ciri khas ketika pertama kali dipakai, kulit atau rambut akan terasa halus. Silikon merupakan partikel yang sangat besar sehingga tidak dapat terserap di kulit dan rambut.

“Silikon nggak berbahaya untuk kulit, tapi dia nggak biodegradable, nggak bisa dihancurin oleh alam,” kata Product Training Manager Yves Rocher Silvia Rebecca ketika ditemui di acara yang sama.

3. Paraben Free

Saat ini label paraben free masih menjadi kontroversi. Ada beberapa penelitian yang menyebut paraben itu berbahaya untuk manusia karena mengandung karsinogen yang menjadi penyebab penyakit kanker.

Tapi ada beberapa juga yang mengatakan tidak. Belum ada penelitian yang menjamin bahwa paraben itu benar berbahaya. Namun, untuk brand tertentu biasanya tidak ingin mengambil risiko, sehingga sebisa mungkin menghindari kandungan ini.

4. No Microbeads

Microbeads adalah scrub yang terbuat dari partikel plastik kecil. Biasanya microbeads ditemukan pada produk pembersih atau eksfoliator wajah. Partikel ini setelah dibilas akan masuk ke air, masuk ke tanah, tapi tidak dapat terdegradasi.

“Akibatnya akan merusak tanah lalu diteruskan ke sungai-sungai dimakan oleh ikan, dimakan oleh hewan-hewan laut dan kita jadi nggak sengaja makan microbeads,” tambah Silvia.

Salah satu produk yang tidak menggunakan microbeads adalah Yves Rocher. Yves Rocher mengganti bahan scrub menggunakan bahan alami yaitu gula, garam, dan biji apricot. (jpc/rum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!