Timor Express

NASIONAL

Golkar Siap Amankan Kursi Pertama

Suara PAN Terus Menanjak
Dapil I DPRD Provinsi NTT

KUPANG, TIMEX – Partai Golkar meraih suara signifikan di daerah pemilihan NTT I meliputi wilayah Kota Kupang. Calon legislatif atas nama Jonas Salean sudah meraih total 16 ribu suara. Jumlah itu didapat dari 400 TPS. Masih tersisa 700 lebih TPS yang belum direkap.

Jonas Salean yang juga ketua DPD II Partai Golkar Kota Kupang, Kamis (18/4) menjelaskan belum semua data dari formulir C1 direkap oleh tim di DPD II Partai Golkar. Namun ia optimistis mendapat kursi DPRD Provinsi NTT.

Kepada wartawan Jonas mengatakan ia menargetkan meraih 25 ribu suara. Sementara lima caleg lainnya juga punya target minimal meraih 10 ribu suara. “Tapi kalau dapat setengah dari itu saja sudah cukup,” ujarnya.

Terkait peluang meraih dua kursi, Jonas mengatakan belum bisa dipastikan karena masih harus menunggu data suara partai lain. “Tapi untuk saya, ya saya yakin satu kursi sudah dapat untuk Golkar,” kata Jonas.

Sementara terkait perolehan kursi DPRD Kota Kupang, Jonas menargetkan mendapat 8 kursi. Walau begitu, melihat perkembangan data suara, diperkirakan bisa meraih 6 kursi.

Apalagi menurut dia Pemilu kali ini persaingan sangat ketat. Selain karena banyaknya caleg, juga karena jumlah pemilih per TPS hanya maksimal 300 orang. Sedangkan jumlah caleg bisa 200 orang. “Jadi ada TPS yang caleg-caleg paling dapat tiga suara, lima suara, sedikit sekali. Ada yang nol suara,” kata Jonas.

Terpisah, Sekretaris DPW PAN Provinsi NTT, Marthen Lenggu mengatakan saat ini pihaknya sedang meng-input data dari formulir C-1. Berdasarkan data yang ada suara PAN untuk dapil NTT I terus meningkat. Total sudah hampir mencapai 10 ribu suara. Namun itu baru dari 300 TPS. Masih tersisa 800 TPS yang belum diinput. Oleh karena itu, ia optimistis PAN bisa meraih satu kursi dari dapil I. “Kami sangat optimis karena suara caleg-caleg PAN dapil I sangat merata sehingga bisa tembus satu kursi,” kata Marthen, Kamis petang.

Terkait real count di DPW PAN NTT, Marthen mengatakan pihaknya masih kesulitan karena formulir C-1 belum semuanya terkumpul. Oleh karena itu, baru 300-an TPS yang dihitung. “Mungkin ketika pleno di kecamatan baru bisa tahu pasti jumlah suara. Sekarang belum bisa karena kita menginput data 1.126 TPS tidak mudah,” ujarnya. (sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!