Ada Selisih, PPK Bongkar Kotak Suara – Timor Express

Timor Express

NUSANTARA

Ada Selisih, PPK Bongkar Kotak Suara

PUSAT DATA. Petugas situng KPU Pacitan memproses pemindaian data formulir C1 Senin (22/4).

IST

Bawaslu Pacitan, PPS Menadi dan Bawaslu Jatim Tak Kompak

PACITAN, TIMEX-Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pacitan terpaksa membongkar kotak suara Tempat Pemungutan Suara (TPS) 03 Desa Menadi, Pacitan, kemarin (22/4). Penyebabnya, ada selisih penghitungan suara antara petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), panitia pengawas pemilu (panwaslu) dan saksi.

“Ada selisih jumlah saat kami cocokkan C1 plano dan C1 lampiran. Sehingga kami buka kotak suara,” kata Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pacitan Berty Stevanus.

Meski begitu Berty enggan membeber selisih penghitungan suara hasil coblosan 17 April lalu tersebut. Dia hanya menjelaskan, setelah dibongkar kotak suara, masing-masing pihak menyepakati jumlah suara yang ada. Selisih tersebut, menurut dia hanya suara Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. ‘’Untuk suara pileg tidak ada selisih,’’ imbuhnya.

Berty mekmaklumi kondisi tersebut. Alasannya, KPPS berkerja hingga 24 jam. Keterbatasan kondisi fisik memungkinkan terjadi kekeliruan. Termasuk rekapitulasi penghitungan suara. Meski begitu, dia menampik kondisi tersebut juga terjadi di sejumlah TPS lainnya. ‘’Baru satu TPS. TPS itu saja,’’ bebernya.

Sementara Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Menadi Sutarno menyebut selisih penghitungan bukan suara pilpres melainkan untuk Pemilu Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Sehingga, muncul debat kusir antara KPPS, panwaslu dan saksi. Namun kondisi tersebut mencair setelah ada kesepakatan ketiga pihak usai pembongkaran kotak suara. ‘’Selisih di suara DPD. Salah penjumlahan, ’’ ungkapnya.

Sementara perwakilan Bawaslu Provinsi Jatim Muh Ikhwanudin Alfianto menyebut beberapa TPS terjadi ketidaksesuian jumlah data. Itu sesuai laporan dari Bawaslu Pacitan. Pihaknya meminta untuk dihitung ulang sebagai mekanisme yang ada. ‘’Harapannya masalah selisih suara mampu diselesaikan di tingkat kecamatan. Kalau terjadi selisih dilakukan saling cocok data. Jika terpaksa bisa dilakukan mekanisme hitung ulang,’’ jelasnya.

Selain selisih suara, dia sempat mendapat laporan selisih jumlah pemilih di Kecamatan Arjosari. Namun, penyelenggara pemilu setempat bisa menjelaskan. Jumlah daftar pemilih tambahan (DPTb) berbeda. Pemilih tersebut pindahan dari luar Jawa Timur sehingga hanya mendapat satu surat suara. ‘’Hanya surat suara pilpres,’’ imbuh usai melakukan pengawasan rekapitulasi penghitungan suara di PPK Pacitan (kota), kemarin (22/4).

Golkar Tambah Dua Kursi DPRD?

Partai Golkar optimistis menambah kursi di DPRD Pacitan hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 ini. Hasil hitung cepat sementara internal partai berlambang pohon beringin tersebut dua kursi tambahan sudah ada di genggaman. ‘’Insya Allah minimal tambah dua kursi,’’ kata Sekretaris DPD Partai Golkar Pacitan Gagarin kemarin (22/4).

Dua kursi tersebut berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Arjosari-Tegalombo dan Dapil 6 Ngadirojo-Sudimoro. Tambahan kursi tersebut diperkirakan bakal diduduki Tri Santoso dan Budi Suwono. Sebab, kedua memperoleh suara tinggi dibanding caleg lainnya. Suara Tri Santoso belum diketahui. Sedangkan Budi Suwono 2.708 suara. ‘’Untuk pengumuman resmi tetap menunggu KPU,’’ imbuhnya.

Gagarin menyebut jika pada Pileg 2019 Partai Golkar menargetkan 12 kursi. Pada Pemilu 2014 lalu hanya 7 kursi. Selain persiapan matang, kursi DPRD juga bertambah. Dari sebelumnya 40 kursi menjadi 45 kursi. Sementara kursi tambahan bidikannya di tiga dapil. Meliputi Dapil I Pacitan-Pringkuku, Dapil 2 Punung-Donorojo dan Dapil 5 Kebonagung-Tulakan. ‘’Sesuai target ketiga dapil itu seharusnya juga naik,’’ ungkapnya.

Siapa yang digadang-gadang bakal meraih tiga kursi tambahan itu? Selain Dandung Wahyu Wibowo, petahana dapil 1, terdapat delapan caleg lain yang dianggap memiliki kaulitas yang setara. Di antaranya Muh Saptono Nugroho, Heni Triatmokoweni dan lainnya. Begitu pula di dapil lainnya. ‘’Setiap dapil kami siapkan sembilan caleg terbaik,’’ tegasnya.

Sementara Gagarin sendiri nyaris memperoleh 10 ribu suara di Dapil VI Ngadirojo-Sudimoro. Sehingga jatah satu kursi dewan pun sudah di tangannya. Anggota dewan tiga perioede ini diperkirakan bakal mendapat perolehan suara tertinggi di Pacitan. ‘’Sesuai hasil hitung cepat suara tercoblos atas nama saya 9.142,’’ tuturnya. (odi/sat)

 



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!