Ajak Masyarakat Bersatu Pascapilpres – Timor Express

Timor Express

SUKSESI

Ajak Masyarakat Bersatu Pascapilpres

PB NU Tasyakuran atas Kelancaran Pemilu

JAKARTA, TIMEX–Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) menggelar tasyakuran atas kelancaran jalannya pemilu kemarin (22/4). Ormas Islam terbesar di Indonesia itu juga menyerahkan amanat keagamaan dan kebangsaan kepada calon wakil presiden Ma’ruf Amin yang hadir dalam acara tersebut.

Ketua Umum PB NU Said Aqil Siroj mengatakan, pihaknya bersyukur karena bangsa Indonesia sukses menggelar gawe besar, yaitu pileg dan pilpres. “Pilpres yang aman dan damai,” terang dia saat menyampaikan sambutan pada acara tasyakuran di Kantor PB NU, Jalan Kramat Raya, kemarin.

Jika di negara lain pemilu sampai memakan korban, kata dia, di Indonesia pesta demokrasi berjalan dengan aman. Jadi, Indonesia lebih unggul dalam berbangsa dan bernegara. Dalam berbangsa, Indonesia punya karakter, lebih matang, dan lebih dewasa.

Menurut Said, Indonesia akan menjadi contoh di dunia internasional. Negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam ini berhasil berdemokrasi dengan baik. Dia menegaskan bahwa demokrasi tidak bertentangan dengan Islam. “Islam memberikan roh dalam demokrasi,” papar dia.

Salah besar jika Islam dianggap tidak mengenal demokrasi. Sejak zaman Nabi Muhammad, praktik demokrasi sudah dikenal. Hanya formulanya yang berbeda, tapi esensinya sama. Jadi, demokrasi adalah pilihan terbaik dalam berbangsa dan bernegara.

Said mengajak semua elemen masyarakat bersatu setelah selesainya pilpres. Merajut persaudaraan dan persatuan. Sekarang tinggal ditunggu pengumuman KPU siapa yang ditetapkan sebagai presiden dan wakil presiden.

Di tempat yang sama, Ma’ruf juga bersyukur atas pemilu yang berlangsung aman dan tidak ada kejadian apa pun. Apalagi, hasil hitung cepat (quick count) memenangkan pasangan calon Jokowi-Ma’ruf. “Tapi, itu menang versi quick count, belum resmi ditetapkan KPU,” ucapnya. Dia berharap paslon 01 juga menang versi real count.
Selama menunggu pengumuman resmi KPU, semua pihak harus menahan diri dan tetap menjaga persaudaraan. Apa pun keputusan KPU harus dihormati dan diikuti. Sebab, KPU merupakan satu-satunya lembaga yang diberi kewenangan dalam menggelar pesta demokrasi.

Ma’ruf mengaku belum bisa berbicara banyak karena belum resmi menjadi wakil presiden. “Jangan dipanggil wakil presiden dulu,” tutur mantan rais am PB NU itu.

Dalam kesempatan tersebut, PB NU juga menyerahkan amanat keagamaan dan kebangsaan yang berisi lima butir. Amanat itu dibacakan Ketum PB NU Said Aqil Siroj.

Pertama, dalam bidang pendidikan, PB NU mengusulkan agar mengutamakan pembangunan manusia yang menitikberatkan pada pendidikan karakter. Salah satunya memberikan perhatian lebih kepada pendidikan pesantren. “Dengan jumlah yang mencapai puluhan ribu, pesantren hanya diurus oleh salah satu direktorat di bawah Kementerian Agama,” ujarnya.

Ke depan, kata dia, harus ada upaya dan langkah lebih serius serta strategis untuk memperhatikan pesantren. Salah satu usulan hasil munas NU di Lombok pada 2017 adalah diangkatnya menteri urusan pesantren.

Kedua, pembangunan manusia berbasis nilai-nilai moderatisme. Langkah itu bisa ditempuh dengan jalan melihat kembali postur kurikulum dalam pendidikan, terutama pendidikan keagamaan, secara saksama dan cermat dengan menekankan peningkatan akhlakul karimah.

Ketiga, membangun perekonomian yang tidak hanya menekankan pertumbuhan. Lebih dari itu, berbasis pemerataan. Keempat, PB NU mendorong percepatan implemetasi gagasan ekonomi keumatan dan ekonomi Islam.

Terakhir, mewujudkan iklim berbangsa dan bernegara serta kehidupan politik yang lebih sejuk berasas nilai-nilai moderatisme. “Segala bentuk pengingkaran terhadap dasar-dasar negara harus ditindak tegas,” kata Said.(lum/c19/agm/jpg/cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!