NTT Big Fight One Dimulai dari Nagekeo – Timor Express

Timor Express

SPORTIVO

NTT Big Fight One Dimulai dari Nagekeo

FOTO BERSAMA. Ketua Ring Arena Promotion, Ambrosius Korbaffo bersama Ketua umum Pengprov Pertina NTT, Samuel Haning, sekretaris Pengprov Pertina, David Selan dan jajaran pengurus Pertina lainnya usai pertemuan di Celebes Resto, sabtu lalu.

RUDY MANDALLING/TIMEX

Libatkan Petinju Pelatda NTT

KUPANG,TIMEX – Gelaran tinju profesional bertajuk “NTT Big Fight One” yang digagas oleh Ring Arena Promotion, siap digelar. Dan untuk tahap pertama, Kejuaraan Tinju profesional tersebut, akan dilaksanakan di Kabupaten Nagekeo, Sabtu (27/4) nanti.

Dalam even ini, selain menggelar pertarungan tinju profesional, juga akan mempertandingkan tinju amatir, yang akan melibatkan para petinju Pelatda NTT, yang dipersiapkan untuk berlaga di Piala Presiden serta Pra PON.

Adapun Partai utama dalam even ini, akan menampilkan petinju nasional asal Flores, Alex Bajawa di kelas berat 91 kg.
Sedangkan partai tambahan ada dua yakni kelas Welter 66,6kg antara Philipus Rangga melawan Robert Kopa serta Jack Dolu dan Karlos Obi Suni di kelas 61,2kg.

Untuk mematangkan persiapan tersebut, Ketua Ring Arena Promotion, Ambrosius Korbaffo telah menggelar pertemuan dengan Ketua umum Pengprov Pertina NTT, Samuel Haning, sekretaris Pengprov Pertina, David Selan dan jajaran pengurus lainnya, Sabtu (20/4) lalu di Celebes Resto.

“Ini rapat terbatas dengan pengprov Pertina untuk memastikan NTT Big Fight One ini bisa terlaksana dengan baik dan sukses, dimana Ring Arena dan Pertina NTT sebagai One tim, One Spirit dan One goal untuk mengolahragakan masyarakat di cabang olahraga tinju dan juga menghidupkan industri Tinju di NTT,” ungkap Ambrosius Korbaffo kepada koran ini usai pertemua tersebut.

“Kita harapkan dari even ini nantinya lahir pertinju-petinju berbakat baru yang bisa dipoyeksikan lebih tinggi lagi pada even-even akan datang,” ujarnya.

Korbaffo juga menjelaskan, NTT Big Fight One ini akan dimulai pertama kali di Nagekeo, karena Nagekeo merupakan satu-satunya Kabupaten yang memiliki olahraga tinju tradisional yang disebut Etu atau tinju adat.

“Kita akan mulai dari sana, dan kita rencananya akan berangkat ke Nagekeo tanggal 25 atau 26 April, dan semua kontingen baik yang dari provinsi maupun Jakarta sudah harus berada di Nagekeo,” terangnya.

“Puncaknya atau pelaksanaan NTT Big Fight One akan digelar tanggal 27 April nanti,” imbuhnya.

Bersamaan dengan digelarnya pertandingan tersebut, juga akan dilakukan pelantikan badan pengurus Pertina Kabupaten Nagekeo oleh Ketua Pengprov Pertina NTT, Samuel Haning, “Dengan demikian, Pengda Pertina Nagekeo bisa hidup kembali, dan melalui even ini dan juga Etu, bisa melahirkan semangat baru untuk pembibitan atlet yang akan datang,” harapnya.

Masih menurut Korbaffo, even tinju profesional yang digelar ini, juga merupakan upaya Ring Arena ikut mendukung program pemerintah daerah di bidang pariwisata.

“Kemasan kegiatan ini nantinya tidak semata-mata hanya menyuguhkan pertandingan tinju, tetapi kita coba mengemasnya dalam nuansa seni, sehingga kita menghadirkan artis baik dari ibukota maupun dari NTT yang sudah punya nama ditingkat nasional,” bebernya.

Ditambahkannya, dalam rapat hari ini, pihaknya bersama Pertina NTT ingin memastikan semua persiapan, baik persiapan peralatan, orang dan barang serta jadwal dilakukan secara baik dan benar.
Menyangkut partai pertandingan, Korbaffo memastikan tidak ada yang berubah, kecuali lawan Alex Bajawa yang diganti karena hal teknis, namun lawan yang mengantikannya juga memiliki kualitas setara.
“Pertandingan ini betul-betul pertandingan berkelas dan akan memperebutkan juga sabuk emas bupati Nagekeo sudah disiapkan,” pastinya.

Sementara itu, Ketua Umum Pertina NTT, Samuel Haning mengatakan pihaknya menyambut baik pelaksanaan even ini, apalagi melibatkan juga atlet-atlet tinju amatir untuk ikut sparing seleksi.
“Atlet-atlet yang akan diikutkan adalah yang dipersiapkan untuk Pra PON dan Tim C Piala Presiden yang memiliki kualitas, sehingga disana betul-betul sparing seperti mereka bertanding, karena mereka juga belum pernah sparing yang bagus untuk menentukan kelas dan lainnya,” jelas Sam Haning – sapaan akrab Samuel Haning.

“Kami berterima kasih kepada panitia yang menggelar kegiatan ini, yang juga melibatkan tinju amatir. Kita akan menggelar tiga partai putri dan empat putra, dan para petinju tersebut yang diakomodir dalam persiapan Pra PON dan Tim C,” terangnya.

Dalam pertandingan nanti lanjutnya, akan diberlakukan penilaian, sehingga nantinya ada yang kalah dan ada yang menang sehingga bisa menguji kemampuan dan melihat kekurangan setiap atlet.
“Piala presiden makin dekat dan sparing makin kurang.
Kemarin sudah dengan pelatnas dan sekarang dengan sesama petinju NTT,” pungkasnya.(rum)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!