Timor Express

NASIONAL

PDIP Diprediksi Tetap Juara

Legislatif Kota Kupang

Nasdem Menuju Kursi Pimpinan
15 Incumbent Terpilih, 17 Terancam

KUPANG, TIMEX – Berdasarkan rekapitulasi sementara suara dari empat daerah pemilihan (Dapil), PDIP berada di peringkat pertama dengan mengumpulkan 17.316 suara. Menguntit di belakangnya adalah Nasdem dengan 16.866 suara.

Empat dapil yang sudah hampir rampung rekapan suara adalah dapil 1 (Kelapa Lima dan Kota Lama), dapil 2 (Oebobo), dapil 3 (Maulafa) dan dapil 4 (Alak). Sementara dapil 5 (Kota Raja) masih sangat minim. Jika data suara tersebut dikonversi ke kursi, PDIP dan Nasdem sama-sama merebut lima kursi atau satu kursi per dapil. Bahkan, untuk dapil Oebobo, Nasdem berpeluang menambah satu kursi. Pasalnya, di dapil ini Nasdem mengumpulkan 5.988 suara, sehingga saat dibagi tiga, masih tersisa 1.996 suara. Hanya kalah sedikit dari Hanura yang meraih kursi ke-9 dengan 2.182 suara. Namun hingga malam tadi masih ada TPS yang belum didata. Oleh karena itu, kursi terakhir ini masih jadi rebutan Nasdem dan Hanura. Jika Nasdem merebut dua kursi di Oebobo, maka dipastikan akan merebut kursi Ketua DPRD Kota Kupang.

Namun untuk sementara PDIP dan Nasdem menjadi dua partai pertama yang berhasil mengamankan kursi pimpinan dewan. Jika tak ada perubahan signifikan lagi, maka PDIP akan mendapat jatah kursi ketua, sedangkan Nasdem mendapat kursi wakil ketua. Tersisa satu kursi wakil ketua akan menjadi rebutan antara Partai Golkar dan Hanura.

Sementara itu, berdasarkan data sementara yang diperoleh Timor Express, setidaknya baru 16 orang caleg incumbent yang dipastikan terpilih kembali. Sementara sisanya sebanyak 16 orang berpeluang besar gagal. Untuk Pemilu 2019 ini, terdapat 32 orang yang maju kembali. Sedangkan 8 orang tidak bertarung. Mereka yang dipastikan kembali meraih kursi, yakni Yeskial Loudoe, Adrianus Talli dan Jhon G. F. Seran dari PDIP. Selanjutnya, Zeyto Ratuarat, Tellendmark Daud dan Jemari Yoseph Dogon dari Partai Golkar. Kemudian Djainudin Lonek (PPP), Benyamin Moses Mandala dan Kristian Saeketu Baitanu (Gerindra), Maudy Jeaneta Dengah (Demokrat), Padron Paulus, Djabir Marola dan Yuvensius Tukung (Nasdem), Dominikus Taosu (PKB) dan Livingstone Ratu Kadja (PAN). Yang menarik adalah Partai Hanura, dari empat caleg incumbent, semuanya berpeluang gagal. Mereka adalah Melkianus Bale, Jerry Anton Pingak, Johanis Ndun dan Thomas Elia Salean. Saat ini perolehan suara keempatnya masih tertinggal. Bahkan di dapil 4, Partai Hanura terancam gagal meraih kursi. Suaranya masih berada di peringkat kedelapan, sementara kursi yang tersedia hanya enam.

Ketua DPD II Partai Golkar Kota Kupang, Jonas Salean kepada Timor Express, Senin (22/4) mengatakan sangat optimistis Golkar meraih lima kursi di DPRD Kota Kupang. Menurutnya, lima kursi DPRD Kota Kupang yang direbut Partai Golkar berasal dari empat dapil di Kota Kupang. “Kami optimis mendapatkan lima kursi. Memang ada dapil yang kami prediksikan tidak mendapatkan kursi, namun ini merupakan data sementara, karena banyak TPS yang belum dihitung juga, karena terkendala dengan saksi yang tidak bisa menunjukkan C1,” katanya.

Menurutnya, dapil yang berhasil menyumbang kursi adalah dapil 1, dapil 2, dapil 3 dan dapil 4. Untuk dapil 1, kata Jonas, Partai Golkar bisa meraih dua kursi. Dua kursi ini direbut Zeyto Ratuarat dan Adi Adoe. Dapil 2 yang meraih kursi adalah Tellendmark Daud. Sedangkan dapil 3 atas nama Jemari Joseph Dogon dan dapil 5 atas nama Alfred Djami Wila. Untuk dapil 4, Partai Golkar tidak mendapat jatah kursi. “Kami optimis tentang perolehan lima kursi ini, karena suara partai untuk semua caleg dan suara partai 13.000 lebih dan masih ada tersisa 200 lebih TPS yang belum didata,” katanya.

Terpisah, Sekretaris DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi NTT, Marthen Lenggu menjelaskan untuk DPRD Kota Kupang, PAN masih terus melakukan rekapitulasi data C1. Namun, untuk saat ini PAN sudah mengamankan tiga kursi dari dapil 1, dapil 2 dan dapil 4. Masih menunggu data lengkap dari dapil 3 dan dapil 5. “Kami tetap optimis tiap dapil bisa sumbang satu kursi, karena semua TPS belum terdata,” ujar Marthen. (mg25/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!