Penangkapan Terbesar Sepanjang Sejarah – Timor Express

Timor Express

NUSANTARA

Penangkapan Terbesar Sepanjang Sejarah

29 Kg Sabu dan 24.000 Pil Ekstasi Diamankan

PEKANBARU, TIMEX-Sebanyak 29 kilogram (kg) sabu dan 24.000 butir pil ekastasi nyaris beredar di tengah masyarakat Riau. Syukurnya, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau berhasil mengagalkan peredaran barang haram senilai puluhan miliar asal Negeri Jiran itu.

Pengungkapan kasus narkotika ini, merupakan yang terbesar dilakukan BNNP Riau dari Januari-April 2019. Barang haram itu disita dari tiga lokasi berbeda di Provinsi Riau, dengan menjerat beberapa orang tersangka.

Kabid Pemberantasan BNNP Riau, AKBP Haldun kepada Riau Pos (Grup Timex) mengakui, ada melakukan penangkapan terhadap sindikat narkoba, beberapa hari yang lalu. Pada penangkapan itu, disampai dia, pihaknya mengamankan dua jenis narkoba dalam jumlah besar.

“Iya, kita lakukan penangkapan itu. Barang buktinya sekitar 29 kg sabu dan 24.000 butir pil ekstasi berbagai merek,” ujar Haldun, Senin (22/4).

Mengenai kronologis penangkapan barang haram senilai puluhan miliar tersebut, mantan pelaksana tugas (Plt) BNNP Riau masih enggan membeberkannya secara detail. Begitu juga, terkait jumlah tersangka, waktu dan lokasi penangkapan dua jenis narkotika.

Haldun berjanji, pihaknya akan melakukan press rilis penangkapan 29 kg sabu dan 24.000 butir pil ekstasi di aula Kantor BNNP Riau Jalan Pepaya, Kamis (25/4) mendatang. Kegiatan itu, dikatakannya, akan dipimpin oleh Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Untung Subagyo.

“Kamis depan, kita ekspose. Nanti di sana, kita akan jelaskan secara lengkap,” pungkas Kabid Pemberantasan BNNP Riau.

Upaya penggagalan penyelundupan barang haram dalam jumlah besar juga dilakukan BNNP Riau pada Sabtu (30/3) lalu. Dalam penangkapan itu, petugas mengamankan 24 kg sabu dan 13.000 butir pil ekstasi dengan menjerat tiga orang tersangka.

Pengungkapan ini, berawal dari informasi masyarakat mengenai akan adanya transaksi narkotika dalam jumlah besar. Atas informasi itu, BNNP Riau melakukan penyelidikan lebih lanjut. Hasilnya, petugas mendapati keberadaan para sindikat pengedar barang haram dan langsung melakuan penangkapan di Jalan Garuda Sakti, Kecamatan Tampan, Sabtu (30/3) sekitar pukul 19.00 WIB.

Dalam penyergapan itu, petugas mengamankan tiga orang berinisial RS, A dan AR. Lalu 24 bungkus berisikan sabu. Tiap bungkus memiliki berat satu kilo dan 13.000 butir pil ekstasi warna biru serta pink.

Menariknya, dua jenis narkotika itu dibawa oleh ketiga tersangka dari Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis menggunakan dua sepeda motor. Sedangkan modus yang digunakannya, sebut Untung, terbilang baru. Seorang tersangka membawa sabu dan ekstasi dengan kendaraan roda dua Yamaha Vixon dipasangi keranjang dan seolah-olah membawa hasil bumi dari berkebun.

Sementara dua tersangka mengendarai sepada motor dengan berboncengan, juga ikut melakukan perjalanan secara beriringan, namun dengan jarak yang cukup jauh di depan. Di mana, bertugas untuk memantau apabila ada razia di jalan.

Sementara, menurut pengakuan dari para tersangka, barang haram tersebut diperoleh dari seorang bandar berinisial J di Duri yang mendapatinya dari S, warga Kota Dumai. Lalu ketiga tersangka diperintahkan membawa 24 kg sabu da 13.000 butir pil ektasi ke Kota Pekanbaru dan direncanakan akan diedarkan di Kota Bertuah.

Terhadap J dan S, masih melakukan pengejaran. Bahkan keduanya telah dimasukan ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Para pelaku merupakan sindikat jaringan internasional, mengingat dalam penyelundupan barang haram tersebut menggunakan jalur dari Malaysia, Dumai, Duri dan Pekanbaru. Selain itu, bahwa Bumi Lancang Kuning salah satu pintu masuk narkotika jenis sabu dan ekstasi di Indonesia.

Hal ini bukan tanpa alasan, dikarenakan secara geografis Provinsi Riau memiliki garis pantai yang cukup panjang dan berbatasan langsung dengan negara tetangga, seperti Kota Dumai, Kepulauan Meranti, Bengkalis dan Inhil. (rir/jpg/ito)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!