Timor Express

NASIONAL

PDIP Hilang 1, Nasdem Tambah 1

DPRD Kota Kupang

Gerindra Terlempar dari Tiga Besar
PDIP, Nasdem dan Golkar Rebut Kursi Pimpinan

KUPANG, TIMEX – Rekapitulasi suara untuk DPRD Kota Kupang dari masing-masing parpol hampir final. Berdasarkan data-data yang diterima Timor Express, posisi tiga besar perolehan kursi adalah PDIP, Nasdem dan Golkar.

Untuk diketahui, PDIP berhasil meraih lima kursi dengan total mencapai 21.692 suara. Jumlah kursi yang sama diraih Partai Nasdem. Namun Nasdem kalah total suara. Nasdem mengumpulkan 19.065 suara. Oleh karena itu, PDIP dipastikan tetap mempertahankan kursi ketua DPRD Kota Kupang. Nasdem merebut kursi wakil ketua I. Walau mempertahankan posisi ketua, namun PDIP sebetulnya kehilangan satu kursi. Pada Pemilu 2014 lalu, PDIP berhasil merebut enam kursi. Di dapil Kelapa Lima, pada periode lalu PDIP meraih dua kursi. Kali ini harus rela kehilangan satu kursi di dapil tersebut. Sementara Nasdem yang pada periode lalu mendapat empat kursi, kali ini mendapat lima kursi. Penambahan itu berasal dari dapil 3, Kecamatan Alak.

Hal yang sama dialami Partai Golkar, pada periode sebelumnya mendapat lima kursi, kali ini hanya empat kursi. Golkar kehilangan kursi di dapil 5, Kecamatan Kota Raja. Walau begitu, Golkar tetap mempertahankan kursi wakil ketua II yang selama ini dimilikinya. Ini menyusul Partai Gerindra yang terlempar dari tiga besar. Pada periode lalu, Gerindra mendapat lima kursi. Kali ini harus rela kehilangan satu kursi. Satu kursi yang hilang itu berada di dapil 2 Kecamatan Oebobo.

Hal yang sama juga dialami Partai Hanura. Pada periode lalu mendapat jatah lima kursi. Kali ini hanya mendapat empat kursi. Hanura kehilangan kursi di dapil Alak.

Ketua DPW PPP Provinsi NTT, Djainudin Lonek yang juga caleg PPP untuk DPRD Kota Kupang, Selasa (23/4) menjelaskan partainya saat ini sudah mengamankan dua kursi. Masih menunggu kepastian dari dapil Alak. Dua kursi yang sudah dipastikan berasal dari dapil 1 Kecamatan Kelapa Lima dan Kota Lama serta dapil 2, Kecamatan Oebobo. Masih menunggu kepastian dari dapil 3, kecamatan Alak. “Tapi kami optimistis PPP tetap mempertahankan tiga kursi,” kata Djainudin.

Terpisah, Sekretaris DPW PAN Provinsi NTT, Marthen Lenggu mengatakan saat ini PAN sudah mengantongi tiga kursi. Tiga kursi ini berasal dari dapil 1, dapil 2 dan dapil 3. Untuk dapil 4 dan 5 masih menunggu pleno di tingkat kecamatan. “Mudah-mudahan PAN masih punya peluang,” kata Marthen.

Hitung Ulang Suara di Alak

Selasa (23/4), mulai digelar pleno tingkat kecamatan untuk Kota Kupang. Tahapan pleno ini akan memakan waktu 10 hari. Dijadwalkan baru selesai pada 4 Mei mendatang. Pantauan Timor Express di PPK Alak, pleno berlangsung seru. Diwarnai aksi protes dari para saksi parpol dan caleg. Terpantau hingga pukul 22.00, baru 9 TPS yang berhasil diplenokan hasilnya. Ke-9 TPS tersebut berasal dari Kelurahan Mantasi (4 TPS) dan Naioni (5 TPS dari 8 TPS).

Pleno yang berlangsung di Aula Kantor Camat Alak, Selasa (23/4) menuai aksi protes dari saksi sejak awal karena terdapat perbedaan jumlah akhir perolehan suara masing-masing partai maupun masing-masing caleg. Akhirnya terdapat beberapa kotak suara yang harus dibuka kembali untuk melihat kembali C1-plano untuk disesuaikan. Namun khusus TPS 6 dilakukan penghitungan ulang surat suara karena dinilai ada penggelembungan suara.

Setelah dilakukan penghitungan ulang ternyata surat suara yang dipilah per partai tercecer dan ternyata sesuai dengan angka di C1KWK maupun C1 yang diperoleh saksi. Pleno pun terus dilakukan hingga selesai pada pukul 22.42. Dengan berakhirnya pleno TPS 6, saksi dan PPK bersepakat untuk menunda pleno dan akan dilanjutkan hari ini.

Ketua PPK Kecamatan Alak Ngahu Riwu Kaho mengatakan proses pleno hari pertama dilakukan mulai siang hari. Pleno ini dilakukan di dua ruang berbeda sehingga prosesnya diharapkan berlangsung lebih cepat. “Kita besok (hari ini, Red) mengusahakan penambahan ruangan agar sekali jalan bisa tiga atau empat kelurahan karena jika ini tidak dilakukan, maka rapat pleno terbuka ini bisa terlambat,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan pleno berikut akan dilakukan untuk Kelurahan Nunbaun Delha dan Nunbaun Sabu. Sementara kelurahan lainnya disesuaikan jika ada tambahan ruangan. (mg29/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!