PDIP-Nasdem-Golkar Ketat – Timor Express

Timor Express

NASIONAL

PDIP-Nasdem-Golkar Ketat

Perebutan Kursi Senayan

Berpeluang Rebut Dua Kursi Per Dapil

KUPANG, TIMEX – Hingga Minggu (28/4), berdasarkan rekapitulasi sementara suara partai politik untuk DPR RI, tiga partai bersaing ketat, yakni PDIP, Nasdem dan Golkar.

Bahkan, ketiga partai ini sama-sama berpeluang meraih dua kursi per dapil. Data sementara menunjukkan PDIP bisa meraih dua kursi sekaligus, baik di dapil I maupun dapil II. Partai Nasdem meraih dua kursi di dapil II dan satu kursi di dapil I. Sedangkan Golkar meraih dua kursi di dapil I dan satu kursi di dapil II (lihat grafis).

Sementara itu, Partai Gerindra terancam kehilangan kursi di dapil I. Sedangkan di dapil II, Partai Gerindra untuk sementara mengamankan kursi kelima. Kursi keenam dan ketujuh direbut Nasdem dan PDIP. Pasalnya, jumlah suara PAN dan PKB masih di bawah angka pembagian ketiga suara Nasdem dan PDIP.

Untuk nama caleg yang berpotensi terpilih, di dapil I dari PDIP adalah Andreas Hugo Parera dan Frans Lebu Raya. Sedangkan dari Golkar adalah Melchias Markus Mekeng dan Honing Sany. Sementara di Nasdem, yang memimpin perolehan suara sementara adalah Johny Plate. Sementara itu, untuk dapil II, dari Partai Nasdem tengah bersaing ketat empat nama, yakni Jacky Uly, Alfridus Bria Seran, Kristiana Muki dan Ratu Wulla. Dari PDIP, tiga nama teratas adalah Herman Hery, Ansy Lema dan Umbu Sappi Pateduk. Kemudian dari Partai Golkar untuk sementara yang memimpin perolehan suara adalah Melki Laka Lena. Berada di posisi kedua adalah Ayub Titu Eki. Dari Partai Demokrat tengah bersaing dua nama, yakni Anita Gah dan Winston Rondo. Sedangkan dari Partai Gerindra Fary Francis belum terkalahkan. Berada di bawah Gerindra adalah PAN dan PKB. Kedua partai ini sedang mengancam Gerindra karena selisih suara sangat tipis. Dari PAN yang berada di peringkat pertama adalah caleg nomor urut 1 Awang Notoprawiro sedangkan dari PKB atas nama Edward Tanur.

Terkait perebutan kursi Senayan, caleg PDIP Herman Hery kepada Timor Express, Minggu (28/4), mengatakan dirinya optimistis kembali meraih suara terbanyak di dapil II. Pada tahun 2014 lalu, ia meraih suara terbanyak dari seluruh caleg dengan total 117 ribu suara. “Saya optimistis bisa dua kursi dari dapil II. Saya hanya mau menyampaikan terima kasih kepada masyarakat di dapil II yang masih memberi kepercayaan kepada saya untuk bisa kembali duduk di Senayan. Harapan-harapan masyarakat yang sudah dititipkan atau disampaikan selama kampanye untuk diperjuangkan di legislatif akan menjadi konsen dan perhatian saya demi mewujudkan kesejahteraan rakyat NTT,” kata HH-sapaan karib Herman Hery.

Terpisah, Sekretaris DPW PAN Provinsi NTT, Marthen Lenggu mengatakan dirinya tetap optimistis PAN akan meraih dua kursi DPR RI pada Pemilu kali ini. Masing-masing satu kursi dari tiap dapil. Di dapil I caleg yang diandalkan adalah Ahmad Yohan dan Chris Rotok. Sedangkan di dapil II yang berpeluang adalah Awang Notoprawiro. “Kami sangat yakin PAN pertahankan satu kursi di dapil I dan di dapil II bisa rebut satu kursi,” kata Marthen.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra NTT, Ir. Esthon Foenay, M.Si kepada Timor Express, Minggu (28/4) malam mengatakan Partai Gerindra telah memberikan kader-kader terbaiknya dan sudah berkarya untuk NTT dan Indonesia. “Dengan hati yang tulus, secara internal, kader-kader terbaik kita yang saat ini ada di DPR RI diharapkan dapat memperoleh kepercayaan lagi dari masyarakat,” katanya.

Dari prespektif pembangunan di NTT kader terbaik partai Gerindra sudah membuktikan selama kurang lebih lima tahun dan melalui pesta demokrasi masyarakat NTT telah menilai. Jika dalam penilaian masyarakat mereka masih layak pasti terpilih lagi namun menurut masyarakat tidak layak itu merupakan hak masyarakat.

Mantan wakil Gubernur NTT itu tetap mendukung siapa pun yang akan terpilih untuk memimpin bangsa ini ke depannya. “Siapa pun yang terpilih itu adalah pemimpin kita dan harus didukung,” ungkapnya.

Fary Djemy Francis pada kesempatan tersebut menambahkan dari data yang masuk ke KPU, untuk DPR RI dapil NTT II, Gerindra dipastikan mendapat satu kursi sedangkan untuk dapil NTT I, Gerindra masih bersaing dengan partai Demokrat dan PKB memperebutkan kursi terakhir. “Dari data yang ada, kita tetap yakin, dua kursi dari masing-masing dapil ini tetap dipertahankan. Siap yang akan menempati kursi yang diperoleh ini, akan diumumkan langsung oleh KPU,” kata Ketua Komisi V DPR RI itu.

Sedangkan untuk perolehan kursi di DPRD Provinsi, DPRD Kota/Kabupaten belum bisa dipastikan karena masih dalam proses perhitungan.
(mg29/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!