Timor Express

NASIONAL

Golkar 8, PDIP 7

Perolehan Kursi dari 6 Dapil
Masih Tersisa 2 Dapil

KUPANG, TIMEX – Perebutan kursi DPRD Provinsi NTT kian sengit. Yang bersaing ketat adalah Partai Golkar dan PDIP. Berdasarkan data sementara, Partai Golkar sudah mengumpulkan delapan kursi. Sedangkan PDIP tujuh kursi.
Data yang dihimpun Timor Express dari Situng KPU, Senin (29/4), pukul 21.35, malam tadi, baru enam dari delapan dapil yang datanya di atas 10 persen. Masih dua dapil, yakni dapil III (daratan Sumba) dan dapil VI (Flotim, Alor, Lembata) yang datanya belum sampai 10 persen.

Walau begitu, data dari enam dapil tersebut belum melampaui 50 persen. Oleh karena itu, perubahan jumlah suara dan kursi per partai di tiap dapil masih terjadi. Masih ada potensi penambahan maupun pengurangan kursi di tiap dapil.

Berdasarkan data di Situng KPU, setelah dikonversi menjadi kursi, Partai Golkar untuk sementara mendapat delapan kursi (lihat grafis). Partai berlambang pohon beringin ini mendapat dua kursi sekaligus di dua dapil, yakni dapil I dan dapil V. Sementara itu, PDIP untuk sementara memimpin di dapil IV dan meraih dua kursi. Yang menarik adalah partai pendatang baru, PSI, yang berhasil merebut tiga kursi dari tiga dapil, yakni dapil I, dapil II dan dapil V.

Terkait perolehan kursi, Sekretaris DPD I PDIP Provinsi NTT, Nelson Obed Matara kepada Timor Express, Senin (29/4) di Kupang mengatakan pihaknya optimistis PDIP akan menjadi pemenang di NTT pada Pemilu kali ini. Selain itu, khusus dapil II yang meliputi Kabupaten Kupang, Rote Ndao dan Sabu Raijua, PDIP optimistis meraih dua kursi. Pasalnya, menurut Nelson, berdasarkan rekapitulasi internal PDIP, partai berlambang kepala banteng ini sudah mengantongi 26.353 suara. Data ini baru berasal dari 17 kecamatan di Kabupaten Kupang. “Kami sangat yakin PDIP dua kursi, karena masih banyak data yang belum terhimpun,” jelas Nelson.

Dari 17 kecamatan tersebut, Nelson yang merupakan caleg PDIP nomor urut 1 sudah mengantongi 11.087 suara. Berada di peringkat kedua dan ketiga perolehan suara adalau Aulora Modok dan Yunus Mbeo.

Sementara itu, untuk Partai Nasdem, untuk sementara meraih enam kursi dari enam dapil. Khusus dapil II, sesuai rekapitulasi internal, Nasdem sudah mengantongi 18.633 suara. Peraih suara tertinggi adalah Welem Kale yang meraih 5.232 suara. “Partai Nasdem sudah pastikan satu kursi di dapil II karena suaranya sudah sangat signifikan,” ujar caleg Partai Nasdem, Wellem Kale.

Terpisah, Sekretaris DPW PAN Provinsi NTT, Marthen Lenggu mengatakan PAN tetap optimistis memenuhi target meraih sembilan kursi pada Pemilu kali ini. Berdasarkan data sementara PAN baru meraih tiga kursi, yakni dari dapil I, dapil IV dan dapil VII. Bahkan di dapil VII PAN berada di peringkat pertama mengalahkan Demokrat dan PDIP. Sedangkan di dapil IV PAN berada di peringkat kedua di bawah PDIP. “Kami targetkan di dapil ini PAN dapat dua kursi. Dari dapil lain masing-masing satu kursi,” kata Marthen.

Ia mengatakan sangat optimistis karena masih banyak data yang belum terhimpun. Di dapil I misalnya, PAN optimistis mengamankan kursi kelima dari enam jatah kursi. “Berdasarkan hitungan kami dan juga perbandingan dengan data dari partai lain, PAN dapat kursi kelima,” ujar Marthen. (cel/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!