Timor Express

NASIONAL

Golkar Unggul, PAN Mengejutkan

Disusul PDIP dan Nasdem
Data Sementara dari Tujuh Dapil

KUPANG, TIMEX – Hingga Rabu (1/5) pukul 23.00, data sementara dari laman KPU menunjukkan Partai Golkar masih mendominasi perolehan kursi maupun suara untuk DPRD Provinsi NTT. Partai berlambang pohon beringin ini sementara mengumpulkan 158.366 suara dan 9 kursi.

Disusul PDIP dengan 148.704 suara dan 8 kursi serta Nasdem 123.731 suara dan 7 kursi. Data ini baru terhimpun dari tujuh dapil. Minus dapil III yang meliputi wilayah daratan Sumba.

Partai Golkar meraih dua kursi sekaligus di dua dapil, yakni dapil I (Kota Kupang) dan dapil V (Ngada, Sikka, Ende dan Nagekeo). PDIP juga meraih dua kursi di dapil V. Sementara itu, PAN membuat kejutan di dapil IV (Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur) dan dapil VII (TTU, Belu dan Malaka). Di dapil IV, PAN meraih suara tertinggi, yakni 24.363 suara. Dapil ini dijatah 10 kursi. PAN meraih kursi pertama dan kursi kesembilan. Sedangkan kursi terakhir berhasil direbut Partai Berkarya. Walau begitu, Partai Berkarya sedang mendapat ancaman dari PDIP, sebab pada pembagian ketiga suara PDIP masih mencapai 7.035 suara. Hanya kalah tipis dengan Berkarya yang meraih 7.344 suara. Hingga pukul 22.36 malam tadi, data yang masuk untuk dapil IV baru 41,3 persen. Oleh karena itu, kemungkinan besar terjadi pergeseran kursi.

PAN juga membuat kejutan di dapil VII. Di dapil ini PAN unggul perolehan 15.343 suara. Unggul jauh dari partai-partai lainnya. Di dapil ini terdapat 8 kursi. PAN pun berhak mendapat kursi pertama. Kemudian pada kursi kedelapan, ketika suara PAN dibagi tiga, masih lebih besar dari perolehan suara Perindo. Oleh karena itu, PAN berhak mendapat kursi kedelapan atau kursi terakhir. Namun total suara yang masuk dari dapil VII baru 31,3 persen.

Terkait hal ini, Sekretaris DPW PAN Provinsi NTT, Marthen Lenggu mengatakan ini sesuai dengan target yang dipatok sejak awal, yakni dapil IV mendapat dua kursi. Khusus untuk dapil VII, sejak awal ditargetkan hanya satu kursi. Namun data sementara menunjukkan bisa meraih dua kursi. “Kalau lewat target, kami bersyukur,” ujarnya.

Ia juga mengatakan di dapil lainnya PAN optimistis meraih kursi. Dengan demikian, target PAN minimal 9 kursi pada Pemilu kali ini bisa tercapai.

Terpisah, Sekretaris DPD PDIP NTT, Nelson Matara menjelaskan, hingga Rabu (1/5), data C1 yang masuk untuk dapil II DPRD provinsi sudah 28 kecamatan. Masih tersisa 12 kecamatan. Ini sesuai rekapitulasi internal PDIP.
Dan, PDIP sudah meraih 36.909 suara. Menurut Nelson, rata-rata suara PDIP untuk satu kecamatan mencapai 400 suara. Sehingga dengan sisa 98 TPS yang belum direkap, PDIP diperkirakan masih bisa meraih 9.700 suara. Sehingga Nelson yakin, PDIP akan mengoleksi 46.609 suara. “Peluang dua (kursi) saja,” kata Nelson.

Sementara untuk kursi DPR RI, mantan wakil ketua DPRD NTT itu katakan, proses penghitungan masih terus berlangsung. Namun PDIP sudah memastikan satu kursi di dapil NTT II, yakni Herman Hery. Namun pihaknya masih yakin meraih dua kursi. Dan, kursi kedua masih bersaing antara Ansy Lema dan Umbu Sappi Pateduk.

Di dapil NTT I, dua caleg yang masih bersaing adalah Frans Lebu Raya dan Andreas Hugo Parera. Nelson katakan, di dapil I, PDIP juga berpeluang dua kursi. “Kita tunggu pleno untuk finalnya,” imbuh dia.

Terkait calon DPR RI, Ketua DPW PAN NTT, Awang Notoprawiro mengatakan secara perlahan suara PAN menanjak, baik di dapil I maupun dapil II. Berdasarkan data sementara, di dapil I PAN untuk sementara mengamankan satu kursi. Sementara di dapil II masih bersaing ketat dengan Nasdem dan PDIP (pada pembagian ketiga). Namun, Awang optimistis PAN tetap punya peluang, karena masih sekitar 50 persen suara belum masuk. “Kita tetap optimistis Pemilu kali ini PAN rebut dua kursi,” kata Awang.

Rasa optimisme juga disampaikan caleg PDIP dapil II, Ansy Lema. Ia mengatakan dirinya optimistis PDIP di dapil II bisa meraih dua kursi. (cel/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!