Timor Express

SPORTIVO

26 Negara Sudah Berkoordinasi

Tinju Piala Presiden di Labuan Bajo

KUPANG, TIMEX – Pengurus Besar Persatuan Tinju Nasional (Pertina) Indonesia akan menggelar kejuaraan tinju amatir memperebut Piala Presiden. Even nasional ini direncanakan digelar pada tanggal 20-28 Juli 2019 mendatang di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Ketua Pertina, Brigjen Pol. Drs. Jhoni Asadoma, M.Hum kepada Timor Express di Resto Celebes Kupang, Kamis (2/5) menuturkan, even tersebut merupakan yang ke 23 kalinya diselenggarakan di tanah air.

Kejuaraan tinju yang pertama kali di gelar pada Tahun 1977 namun sekitar Tahun 2000an tidak bisa diselenggarakan setiap tahun karena faktor pendanaan. Kejuaraan ini terakhir kali diselenggarakan tahun 2012.

Ditambahkan ajang bergengsi ini akan digelar di Labuan bajo Kabupaten Manggarai Barat dengan tujuan agar merubah dan terus mengasah kemampuan bertanding, meningkatkan jam bertanding serta tekni bertanding kepada para atlet tinju. Ajang ini juga sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah NTT untuk bisa mempromosikan kekayaan alam atau pariwisata di NTT.

“Labuan Baju terpilih sebagai daerah yang strategis untuk melangsungkan kegiatan ini karena banyak sekali pariwisata di daratan Flores yang bisa dikunjunggi,” ujar Jenderal Bintang satu itu.

Terlepas dari itu, proses persiapan yang akan dilaksanakan sudah ada 26 negara yang mengkonfirmasi untuk ikut dalam kejuaraan ini. “Dipastikan hampir dari semua benua akan ada perwakilannya. Mudah-mudahan sampai waktu pelaksanaannya semua siap datang,” ujar Ketua Pertina sekaligus Wakapolda NTT itu.

Dalam mempersiapkan even ini pihaknya sudah membentuk kepanitiaan di labuan bajo yakni Ketuanya Kapolres didukung oleh Gubernur NTT, Kapolda NTT, Bupati, Unsur Forkopimda di Manggarai Barat serta semua masyarakat.

Lanjut Jhoni, untuk Indonesia sendiri akan menurunkan sebanyak tiga tim yang akan berlaga di ajang adu jotos tersebut. Masing-masing tim berasal dari Platnas A dan B serta tim NTT.

“Jadi ada tiga tim akan mewakili Indonesia bertandi pada kejuaraan ini dan persiapan kepanitiaan juga berlangsung terus, dari persiapan atlet juga sedang di persiapkan,” bebernya.

Kejuaraan ini akan mempertandingkan 14 kelas terdiri dari 8 kelas putera dan 6 kelas putri. Setiap kelas terdapat 3 petinju sehingga total full semua 42 petinju yang siap naik ring tinju.

“Yang jelas membangkitkan minat dari kaum muda dari NTT untuk berlatih tinju karena mereka melihat, maka mereka akan tertarik dan berlatih tinju sehingga even-even harus mendapat dukungan agar kejuaraan tinju menjadi epidemi masyarakat,” paparnya

Ketua Pertina NTT, Samuel Haning, SH.,MH pada kesempatan itu mengatakan pihaknya akan menyiapkan petinju putra dan putri terbaik dari NTT untuk berlaga di Tinju Nasional Piala Presiden di Labuan Bajo Mabar itu

“Kami sebagai pertina NTT menyiapkan yang pertama menyiapkan 1 tim menjadi Indonesia 3 terdiri dari atlet-atlet yang dipersiapkan untuk Pra PON dan Tinju Nasional Piala Presiden. Begitu juga NTT Big Fight one kita sodorkan petinju potensial untuk berlaga,” ungkap Mantan Rektor Universitas PGRI NTT itu

Dirinya mengaku bahwa setelah melakukan uji coba dengan atlet Pra PON, SEA Games dan Pelatnas menjadi tantangan tersendiri, sehingga pihaknya akan melakukan koordinasi sebaik-baiknya agar kekuatan teknik tinju yang benar sebagaimana mestinya terus diterapkan agar para atlet bisa menyabet prestasi.

“Kita terus berkoordinasi dan berlatih untuk mempersiapkan para atlet-atlet terbaik kita,” tandasnya. (mg29/rum).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!