Timor Express

NASIONAL

Dua Wajah Baru dari Dapil VII

PLENO tingkat kabupaten/kota sementara berlangsung. Berdasarkan hasil pleno di Kabupaten Belu, Malaka dan TTU yang masuk dapil VII, Partai Nasdem menjadi pemenang.

Nasdem mengantongi 51.331 suara, sekaligus merebut dua kursi. Kursi pertama milik Kasimirus Kolo dan kursi kedua milik Dolvianus Kollo. Keduanya adalah caleg incumbent. Dolvianus sendiri merupakan pindahan dari PDIP. Pada periode 2014-2019 ia terpilih dari PDIP.

Kasimirus mendapat 13.895 suara. Sedangkan Dolvianus mendapat 11.779 suara.
Berada di bawah Partai Nasdem adalah Partai Golkar. Pada Pemilu kali ini Golkar hanya mampu mempertahankan satu kursi dari dua kursi pada pemilu sebelumnya. Satu-satunya kursi Golkar menjadi milik incumbent Gabriel Manek. Mantan Bupati TTU itu mendapat 17.629 suara.

Sementara itu, kursi ketiga direbut PAN. Kali ini kursi PAN menjadi milik pendatang baru Bernadinus Taek. Pria 24 tahun ini lebih banyak mengantongi suara dibanding caleg incumbent Angelino da Costa. Bernadinus meraih total 9.456 suara. Selanjutnya, PDIP merebut kursi keempat. Caleg incumbent Hironimus Banafanu kembali terpilih. Namun, kali ini dia sendirian. Pada pemilu sebelumnya PDIP berhasil meraih dua kursi dari dapil ini.

Kemudian, PKB membuat kejutan dengan meraih satu kursi dari dapil VII. Pada pemilu 2009, PKB meraih satu kursi dari dapil VII. Namun, pada pemilu 2014, gagal mempertahankan kursi tersebut. Baru kali ini PKB kembali merebut kursi. Pemilik kursi PKB adalah Ludovikus Taolin, yang juga mantan Wakil Bupati Belu dan pernah menjadi calon Bupati Malaka. Taolin meraih 14.386 suara.
Kursi ke-6 menjadi milik Partai Gerindra. Caleg incumbentnya Agustinus Bria Seran masih sulit dikalahkan. Selanjutnya, Demokrat menempati kursi ketujuh. Dan, lagi-lagi caleg incumbent Anselmus Tallo meraih suara terbanyak. Kursi ke-8 atau kursi terakhir di dapil ini kembali menjadi milik Partai Nasdem. Kursi kedua Nasdem ini direbut Dolvianus Kollo, eks kader PDIP.

Sementara itu, berdasarkan rekapitulasi suara dari website KPU RI, untuk dapil I (Kota Kupang) DPRD Provinsi NTT, total suara masuk sudah 71,1 persen. Berdasarkan data itu, Partai Golkar masih kokoh di puncak dengan meraih 27.825 suara. Jika sebelumnya Golkar mencatat dua kursi, malam tadi tercatat hanya satu kursi. Pasalnya, PAN yang berada di peringkat keenam menanjak suaranya sehingga melewati total suara pembagian ketiga Partai Golkar. Total suara PAN adalah 9.389. Sedangkan total suara pembagian ketiga Golkar adalah 9.275 suara. PAN unggul 114 suara. Oleh karena itu, untuk sementara PAN mengamankan kursi ke-6 atau kursi terakhir.

Masih tersisa 29,9 persen suara yang belum masuk. Oleh karena itu, kursi kelima dan keenam masih diperebutkan tiga partai, yakni Perindo, Golkar dan PAN. Hingga malam tadi, Perindo menempati kursi kelima dengan total 10.465 atau terpaut 1.076 suara dari PAN yang berada di kursi keenam.

Terkait ini, Sekretaris DPW PAN Provinsi NTT, Marthen Lenggu mengatakan pleno tingkat kecamatan di Kota Kupang masih menyisakan Kecamatan Kelapa Lima, Oebobo dan Maulafa. Oleh karena itu, ia optimistis PAN tetap bisa mengamankan satu kursi dari dapil I. “Kita tetap optimistis bisa rebut satu kursi,” ujar Marthen.

Sebelumnya, Ketua DPD II Partai Golkar Kota Kupang, Jonas Salean mengungkapkan berdasarkan rekapitulasi Partai Golkar, untuk dapil I, Golkar meraih dua kursi. Pasalnya, Golkar bisa meraih suara di atas 35 ribu. Oleh karena itu, sangat berpeluang mendapat dua kursi. (mg25/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!