DPRD NTT Laporkan Agenda “Pamitan” – Timor Express

Timor Express

SUKSESI

DPRD NTT Laporkan Agenda “Pamitan”

DOKUMEN.Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno didampingi dua wakilnya, Gabriel Beri Bina dan Alex Ofong menyerahkan laporan hasil kunjungan kerja dan reses masa sidang I 2019 kepada Wagub NTT, Josef Nae Soi dalam rapat paripurna, Rabu (8/5).

SAUL BIRO HUMAS SETDA NTT FOR TIMEX

Agenda-agenda Penghujung Periode 2014-2019

KUPANG, TIMEX-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTT periode 2014-2019 akan berakhir September 2019 nanti.

Sebelum mengakhiri masa jabatannya, 65 wakil rakyat itu masih memiliki sejumlah agenda penting, misalnya pembahasan perubahan APBD NTT 2019 dan juga kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (LUA-PPAS) Rancangan APBD NTT tahun 2020.

Hal ini terungkap dalam Rapat Paripurna dengan agenda penutupan masa persidangan I DPRD NTT tahun 2019 dan pembukaan masa persidangan II yang berlangsung di Ruang Kelimutu DPRD NTT, Rabu (8/5).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno didampingi wakil ketua, Gabriel Beri Bina dan Alex Ofong. Hadir Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi dan forkopimda serta undangan lainnya.

“Masa persidangan II ini akan berlangsung sampai Agustus 2019 atau selama 77 hari ke depan,” kata Anwar.

Sebelumnya, DPRD NTT periode 2014-2019 dilantik pada 3 September 2014 lalu. Sehingga, sejumlah agenda, mulai dari rapat-rapat komisi, hingga kunjungan kerja selama masa persidangan II nanti merupakan kegiatan-kegiatan terakhir di periode ini. “Jadi bagi mereka yang terpilih kembali, selamat melanjutkan,” kata Anwar.

Meski belum ada penetapan calon terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTT, namun hasil pleno rekapitulasi pemilu 2019 di beberapa kabupaten sudah menunjukkan siapa anggota DPRD NTT yang kembali terpilih, dan mereka yang tidak lagi terpilih.

Ketua DPRD, Anwar Pua Geno sendiri memilih mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari Partai Golkar melalui daerah pemilihan NTT 1 yang meliputi Flores, Lembata dan Alor. Data sementara menunjukkan, Anwar berada di posisi kedua perolehan suara Golkar di bawah calon petahana, Melkias Mekeng.

Sebagai Ketua DPRD NTT, Anwar memberi apresiasi kepada penyelenggara pemilu, yakni KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), TNI/Polri dan peserta pemilu serta masyarakat NTT yang telah sukses menggelar pemilu serentak 2019.

Meski demikian, Anwar menyinggung banyaknya korban jiwa sebagai akibat dari proses penghitungan suara pemilu. Menurut dia, jatuhnya korban jiwa sepantasnya menjadi alasan untuk mengevaluasi undang-undang tentang pemilu. Menurut dia, sudah saatnya untuk dipikirkan pemisahan antara pemilu presiden, kepala daerah dengan pemilihan legislatif.(cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!