Menteri ESDM Resmikan SPBU Satu Harga – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

Menteri ESDM Resmikan SPBU Satu Harga

SAMBUT. Menteri ESDM, Ignasius Jonan bersama istri dan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi diterima secara adat kepok di pintu masuk SPBU Poco Ranaka,

FANSI RUNGGAT/TIMEX

BORONG, TIMEX – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, meresmikan SPBU satu harga di Mano Kecamatan Poco Ranaka, Jumat (10/5).

Ignasius Jonan hadir didampingi istrinya, Ratnawati Jonan. Hadir juga Direktur Utama (Dirut) Pertamina, Nicke Widyawati, Direktur BBM BPH Migas Patuan Alfon Simanjuntak, Dirut PLN, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, Bupati Matim, Agas Andreas, Wakil Bupati Manggarai, Viktor Madur, Sekda Matim, Boni Hasudungan dan sejumlah pejabat dari Kementerian ESDM.

Hadir pula Kapolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian dan Dandim 1612/Manggarai, Letkol Rudy Markiano Simangunsong, pimpinan OPD Matim, pimpinan BUMN dan BUMD, tokoh masyarakat, tokoh agama, sejumlah camat, sejumlah lurah dan kepala desa serta undangan lain.

Rombongan Menteri ESDM tiba di pintu masuk SPBU Poco Ranaka diterima secara adat oleh tokoh masyarakat setempat.

Menteri ESDM, Ignasius Jonan  dalam sambutannya mengatakan, peresmian BBM satu harga di SPBU Poco Ranaka merupakan peresmian yang ke-132. Hari yang sama peresmian yang ke-133 di Maybrat Provinsi Papua Barat. Semua merupakan realisasi komitmen pemerintah dan Pertamina untuk menyediakan BBM dengan perlakuan harga sama seperti wilayah lain di Indonesia.

Perlakuan satu harga dengan terus bangun SPBU di setiap daerah, merupakan bagian dari pemerataan pembangunan dan cara mempersatukan Indonesia.

Kata Ignasius, selama tahun 2016-2017, pemerintah melalui Pertamina sudah selesai membangun SPBU satu harga sebanyak 133. Tentu akan dilengkapi lagi 170 SPBU.

Untuk Provinsi NTT, tahun 2017 membangun dua SPBU. Tahun 2018 membangun lima SPBU. Tahun 2019 akan dibangun sembilan SPBU dan salah satu diantaranya, SPBU Poco Ranaka yang sudah selesai dan diresmikan.

Targetnya, program BBM satu harga sampai tahun 2024. Sebab, masih sekira 1.000 kecamatan di Indonesia yang belum ada SPBU. Program ini merupakan visi pemerintah untuk mewujudkan keadilan suplai energi bagi masyarakat Indonesia.

“BBM satu harga bertujuan agar BBM yang sama dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Dengan diresmikannya SPBU Poco Ranaka, diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk memperoleh BBM,” ujarnya.

Ia meminta kepada Pemerintah Provinsi NTT untuk bisa mengusul ke Kementerian ESDM terkait daerah mana saja di NTT yang hendak mau dibangun SPBU. Pemerintah provinsi sendiri yang menentukan daerah mana saja. Karena menurut Ignasius, tahun depan NTT masih tambah untuk bangun di 20 kecamatan. Karena kementerian sudah punya peta.

Disamping program BBM satu harga, Kementerian ESDM kata Ignasius, ada program sumur bor. Tentu ia telah berjanji untuk membangun 50 sumur bor tahun 2019. Sehingga, melalui Wagub Josef Nae Soi, Ignasius memohon untuk bisa usul titik mana saja yang akan mau dibangun sumur bor.

Untuk NTT, dalam setahun bisa usul 100. Prinsipnya, kementerian siap bantu asal ada usulan.

“Tinggal tulis saja wilayah desa mana yang mau dibangun sumur bor. Kalau setiap tahun minta 100, berarti selama lima tahun bisa bangun 500 titik untuk bangun sumur bor. Menurut saya wilayah NTT ini perlu air bersih. Berharap tahun 2025 tidak lagi kesulitan air bersih untuk masyarakat. Satu sumur bor bisa melayani 3.000-4.000 jiwa,” katanya.

Ignasius berjanji untuk trans Flores dan Timor, program listrik tuntas atau selesai tahun 2020. Karena targetnya tahun 2019, mencapai 90 persen. Ada juga program sambungan listrik gratis bagi keluarga kurang mampu. Disini Bupati Matim dan Manggarai bisa kirim langsung usulan ke Kementerian ESDM. Termasuk program penerangan lampu jalan.

“Saya minta Bupati Matim dan Manggarai kirim usulan untuk sambungan listrik gratis bagi yang kurang mampu. Tahun ini di kementerian ada progam penerangan lampu jalan umum. Bisa usul 20 ribu dalam lima tahun dan itu bisa 1.000 km jalan. Untuk masyarakat NTT kita bisa bantu,” bilangnya.

Sementara itu, Wagub NTT, Josef Nae Soi menyambut baik program pemerintah pusat khusus Kementerian  ESDM. Sehingga program SPBU dapat bermanfaat secara optimal bagi masyarakat. Khususnya masyarakat NTT yang masih terbilang 3T. Peresmian SPBU Poco Ranaka sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam keadailan akses energi.

“Ini sebagai bukti perhatian pemerintah terhadap masyarakat. Kami di NTT masih banyak daerah yang masih jauh untuk cari BBM. Kami harap pak Menteri dan Dirut Pertamina juga Dirut PLN, seringlah datang ke NTT dan bawa sesuatu yang menggembirakan untuk masyarakat. Nanti pasti masuk surga. Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen untuk sukseskan program yang ada dengan satu harga BBM,” kata Josef.

Terpisah, Dirut Pertamina, Nicke Widyawati kepada wartawan menjelaskan, kehadiran BBM satu harga sesuai dengan tujuan pengelolaan energi Pertamina. Salah satunya adalah availability atau ketersediaan. Sehingga dengan adanya SPBU Poco Ranaka, bentuk upaya Pertamina menjamin ketersediaan BBM di wilayah Indonesia. Termasuk di daerah  yang selama ini belum ada layanan BBM.

Khusus SPBU Poco Ranakan, jelas Nicke, SPBU tersebut menjual bahan bakar jenis premium dan biosolar. Kapasitas masing-masing 20 KL. Harga yang dijual sesuai dengan ketetapan pemerintah yaitu Rp 6.450 per liter untuk premium. Juga Rp 5.150 per liter untuk biosolar. Tersedia juga fasilitas untuk menyalurkan produk pertalite dan dexlite dengan kapasitas yang sama.

“Suplai BBM untuk SPBU di Poco Ranaka berasal dari TBBM Reo dengan menggunakan mobil tangki dengan jarak tempuh 78 km atau setara empat jam perjalanan. Jalur yang ditempuh pun cukup menantang. Pertamina berharap dengan beroperasinya SPBU, maka dapat membantu peningkatan perekonomian masyarakat,” jelas Nicke. (krf3/ays)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!