Timor Express

KUPANG METRO

Jadi Pusat Informasi, Edukasi dan Pelayanan atas Hak Reproduksi Sehat

MUSDA. Suasana Musda XI PKBI NTT di Hotel Sahid T-More, Senin (6/5).

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

Musyawarah Daerah XI PKBI Daerah NTT 

Badan Pengurus Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia Daerah NTT menggelar Musyawarah Daerah XI di Hotel Sahid T-More Kupang.

INTHO HERISON TIHU, Kupang

MUSYAWARAH Daerah (Musda) yang berlangsung Senin (6/5), mengusung tema “Kolaborasi Inklusif Menuju NTT Bangkit dan Sejahtera”.

Turut hadir dan mengawal kegiatan tersebut Direktur Eksekutif PKBI Pusat, Eko Maryadi dan Sekretaris Pengurus Nasional PKBI Pusat, J. Rosa Maryetta.

Sekretaris Pengurus Nasional PKBI Pusat, J. Rosa Maryetta, dalam sambutan penutupannya, mengapresiasi dan sangat bangga dengan para pengurus PKBI NTT, karena memiliki pemikiran yang lebih jauh ke depan ketimbang pengurus PKBI di daerah lainnya.

Dikatakan, pengurus PKBI NTT dalam pembahasan komisi sudah membahas tentang perkembangan zaman yang berkaitan dengan kecanggihan teknologi.

“Ini artinya pengurus sangat konsern dengan kehidupan masa depan yang terus berubah. Hal ini tidak ada di pengurus daerah lainnya,” tuturnya.

Lanjutnya, jika program pengembangan IT yang dibahas di masing-masing komisi berjalan dengan baik maka sangat baik.

Di akhir sambutannya, dia juga menitipkan pesan kepada pengurus yang baru untuk tetap menata pengurusnya agar lebih eksis membantu menyukseskan program pembangunan di NTT.

Sementara, Prof. Dr I Gusti B Arjana, M.S, selaku Ketua PKBI terpilih, dalam sambutan perdananya, mengapresiasi seluruh pengurus demisioner dan panitia penyelenggara Musda yang telah bekerja keras menyukseskan PKBI di NTT.

Dalam sambutan pertamanya itu Prof. Gusti Arjana langsung memaparkan perencanaan visi dan misi PKBI NTT selama masa kepemimpinannya.

Visi PKBI NTT periode 2019-2020 bangkitkan penduduk, mewujudkan NTT sejahtera melalui penggalian dan perencanaan terintegrasi peningkatan kualitas serta pembangunan hak atas pendidikan dan hak reproduksi sehat.

Misi PKBI NTT di antaranya, pertama, menjadi pusat informasi, edukasi dan pelayanan atas hak reproduksi sehat.

Kedua, menjadi pusat informasi dan advokasi pemenuhan hak atas anak terhadap pendidikan, layanan perlindungan anak dan pemerintah. Ketiga, membudayakan keluarga kecil sejahtera.

Dalam kesempatan tersebut, dia juga menegaskan bahwa kepengurusan di tingkat daerah harus dibentuk karena kepengurusan di seluruh kabupaten belum terbentuk.

“Di NTT baru di Kota Kupang, Kabupaten Kupang dan Belu. Ini mendorong kita agar bisa membentuk semua pengurus di tingkat daerah agar koordinasi serta peningkatan kualitas sesuai dengan visi dan misi bisa berjalan,” ungkapnya.

Ditambahkan, selain kepengurusan yang harus dibentuk, dia juga mengharapkan adanya kerja sama PKBI dengan semua instansi baik swasta maupun akademisi dan semua lintas agama.

“Semoga perencanaan visi dan misi yang dirancang ini bisa disepakati dan dapat direalisasikan untuk mendukung program pemerintah saat ini,” tutupnya. (*/joo)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!