Timor Express

PENDIDIKAN

Tingkatkan SDM NTT Melalui Kompetisi

PISMA.Rektor Unwira, Pater Philipus Tule, SVD didampingi Wakil Rektor III Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unwira Kupang, Servas Rodriques dan Panitia Pisma III Usai Menandatangi Berita Acara Penutupan Pisma di Aula Unwira Penfui, Sabtu (11/5)

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

KUPANG, TIMEX-Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang telah menutup kegiatan Pekan Ilmiah dan Seni Mahasiswa (PISMA) III yang diselenggarakan sejak 2-11 Mei 2019.

Pisma ini mengusung tema “Budaya Lokal dan Kemajuan Teknologi Tantangan dan Peluang bagi Generasi Milenial” sebagai ajang kompetisi yang harus terus dipacu. Pisma diikuti seluruh perguruan tinggi di Kota Kupang.

Seremoni penutupan Pisma III yang berlangsung diikuti seluruh peserta lomba dan mahasiswa serta para pimpinan universitas di Aula Unwira Penfui, Sabtu (11/5).

Rektor Unwira Kupang, Pater Philipus Tule, SVD dalam menilai, pola kehidupan dari semua aspek, masyarakat NTT masih sangat rendah.

Dari hasil penelitian yang dilakukan suatu lembaga di Singapura Asian Competitif Institute The National Singapura beberapa waktu lalu memberikan data bahwa dari segi indeks pembangunan manusia, NTT masih menempati posisi paling rendah.

Indeks pendidikan yang rentan sangat rendah itu terjadi karena spirit untuk berkompetisi masih rendah, maka perlu adanya kegiatan-kegiatan yang mendorong semangat belajar.

Ditambahkan, dengan adanya Pisma, semangat serta spirit untuk berkompetisi terus dipacu. Dan, ini akan menghasilkan sumber daya manusia NTT yang andal di era kompetitif sesuai perkembangan revolusi industri 4.0 yang sedang dihadapi semua negara.

Pater Philipus mengaku akan memberikan award yang lebih besar dari saat ini untuk memacu para mahasiswa berkompetisi dalam ajang-ajang bergengsi. “Mungkin ke depan saya akan mendorong supaya semangat kompetetisi ditingkatkan dengan memberikan hadiah yang besar untuk para juara” ujar Philipus.

Pendidikan, bidang kesehatan, ekonomi, sosial, budaya dan politik, NTT berada di posisi ke-32 dari 34 provinsi di Indonesia. Menurut dia, perlu perhatian seluruh komponen, baik pemerintah, swasta dan perguruan tinggi dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). “Semua stakeholder harus bekerja sama, membangkitkan semangat yang sama agar bisa meningkatkan SDM kita,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Senat Mahasiswa Unwira Kupang, Emanuel Kosat mengatakan, sebagai generasi muda masa kini, dirinya merasa perlu para mahasiswa meningkatkan kearifan lokal dalam memajukan ekonomi di NTT.
“Kualitas generasi muda yang unggul secara kearifan lokal dan maju dalam ekonomi di NTT saat ini sangat dibutuhkan,” ujar Emanuel.

Emanuel katakan, Pisma merupakan suatu bentuk kepedulian mahasiswa sebagai generasi muda yang peduli akan kemajuan. Hal ini juga sesuai tagline kepemimpinan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat dan Wakil Gubernur NTT Josef A. Nae Soi, yakni NTT Bangkit, NTT Sejahtera.

Emanuel katakan, untuk keluar dari keterpurukan dan keterbelakangan, perlu perubahan. Perubahan identik dengan kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).

Dalam mencapai kemajuan, kata dia mahasiswa atau masyarakat perlu meningkatkan daya literasi. “Ada 3 macam literasi, yakni literasi teknologi memahami kemajuan teknologi yang ada, literasi digital memahami data dan informasi digital (online) dan literasi manusia memahani manusia sebagai pribadi serta kemampuannya mengolah teknologi dan informasi yang diproyeksikan untuk kemajuan bangsa,” tuturnya.

Dijelaskan, sebanyak 7 mata lomba pada Pisma ke-III Unwira, dan yang berhasil keluar sebagai juara, yakni lomba debat ilmiah juara I adalah Fakultas Filsafat Unwira, juara II Universitas Muhammadyah Kupang, juara III Fakultas Sains dan Teknologi Undana.

Disusul lomba Stand Up Comedy yang dijuarai tuan rumah Unwira dari Fakultas Filsafat, juara II Fakultas Teknik Undana, juara III Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undana.

Selain itu Lomba Tarian Kreasi Tradisional NTT dijuarai Analisis Poltekkes Kemenkes Kupang, juara II Fakultas Peternakan Undana, juara III Sendratasik Unwira . Lalu Lomba pidato Bahasa Inggris pemenangnya dari FKIP Undana, juara II dan Juara III dari Politani Kupang.

Lomba film pendek dijuarai Fisip Undana, juara II FMIPA Unwira, juara III Filsafat Unwira, juara IV fakultas Hukum Unwira. Sementara lomba essay juaranya diborong seluruhnya oleh Fakultas Filsafat Unwira dan terakhir lomba puisi juga dijuarai Unwira dari jurusan pembangunan, filsafat dan matematika.(mg29/cel)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!