Hendrik Litik Diamankan Polisi – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Hendrik Litik Diamankan Polisi

Bobby Jacob Mooynafi

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

Berupaya Hilangkan Barang Bukti 

KUPANG, TIMEX – Nasib sial dialami salah satu pemuda yang beralamat di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Pemuda yang diketahui bernama Hendrik Litik (24) ini, harus berurusan dengan polisi setelah berupaya menghilangkan sepeda motor miliknya yang sedang berstatus sebagai barang bukti di kantor Sat Lantas Polres Kupang Kota, Senin (13/5).

Niat Hendrik menghilangkan barang bukti sepeda motor itu tidak lolos dari kejaran polisi, setelah anggota Sat Lantas melaporkan tindakan pidana tersebut ke pihak Reskrim Polres Kupang Kota.

Pihak Reskrim pun hanya membutuhkan waktu dua hari untuk membekuk pelaku di Taman Nostalgia.

Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana Panggung Tarung Binti melalui Kasat Reskrim Iptu Bobby Jacob Mooynafi, saat dikonfirmasi Timor Express di ruang kerjanya, Jumat (17/5) membenarkan kasus tersebut.

Bobby Mooynafi menjelaskan, pelaku awalnya ditilang petugas Sat Lantas Polres Kupang Kota di sekitaran SMK 1 Negeri, Kelurahan Oetete, karena tidak menggunakan helm dan tidak memiliki SIM serta STNK.

Sepeda motor jenis Kawasaki KLX dengan nomor polisi DH 2621 HL itu lalu diamankan polisi ke kantor Sat Lantas Polres Kupang Kota.

Hendrik lalu diarahkan datang ke kantor Sat Lantas membawa surat-surat kendaraan dan perlengkapan lainnya untuk dilengkapi.

Berselang satu jam usai ditilang, pelaku kemudian mendatangi kantor Lantas membawa perlengkapan motor dan memasangnya.

Saat sedang memasang perlengakapan kendaraanya, pelaku melihat keadaan sekelilingnya tanpa pengawalan polisi, sehingga langsung menghidupkan motornya menggunakan kunci cadangan yang dibawanya, kemudian membawa kabur kendaraan tersebut.

“Jadi awalnya, saudara Hendrik ini ditilang, polisi membawa motornya ke kantor. Kira-kira satu jam kemudian, ia datang membawa perlengkapan motornya kemudian memasangkannya. Karena melihat situas aman, dia menghidupkan motornya dan kabur,” jelas Kasat Reskrim.

Berselang beberapa waktu kemudian, polisi mengecek sepeda motor yang diamankan sebagai barang bukti itu. Namun tidak mendapati lagi motor Kawasaki milik Hendrik.

Polisi kemudian melakukan pengecekan di rekaman CCTV dan mendapati Hendrik sendiri yang membawa kabur motornya. Pihak Sat Lantas akhirnya membuat laporan kehilangan.

“Kami menerima laporan lalu anggota melakukan pencarian dan berhasil mengamankan pelaku di Taman Nostalgia. Saat dibekuk pelaku sementara makan salome bersama pacarnya,” ungkap Bobby.

Mantan Kasat Reskrim Polres Sikka itu menambahkan, setelah pelaku diamankan, lalu dilakukan pemeriksaan serta diizinkan pulang dan wajib lapor.

“Atas perbuatannya, Hendrik disangkakan dengan Pasal 231 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” sebut Bobby. (mg29/joo)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!