Timor Express

RAKYAT TIMOR

Tiga ASN Diberhentikan, Lima Tunda Kenaikan Pangkat

Tidak Masuk Kerja Tanpa Berita Lebih dari 46 Hari Kerja

KEFAMENANU, TIMEX – Sebanyak delapan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) TTU menerima hukuman disiplin dari Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, lantaran tidak disiplin masuk kerja lebih dari 46 hari kerja.

Penyerahan SK hukuman disiplin kepada delapan ASN dilakukan Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes di ruang rapat bupati, Selasa (14/5) lalu.

Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes kepada Timor Express menuturkan, pemerintah daerah telah memberikan sanksi hukuman disiplin kepada ASN yang tidak disiplin dalam menjalankan tugas.

ASN yang mendapat hukuman disiplin sebanyak delapan orang, menyebar di berbagai instansi yang ada di Pemkab TTU, baik itu tenaga guru, kesehatan maupun tenaga teknis.

“Hukuman disiplin yang kita berikan ini kepada aparatur yang tidak disiplin kerja. Delapan orang yang menerima hukuman disiplin ini karena lalai menjalankan tugas sebagai ASN,” tutur Raymundus.

Dikatakan, jenis sanksi yang diterapkan bagi delapan ASN bervariasi sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan ASN tersebut. Ada ASN yang mendapat hukuman disiplin berat, ada juga yang mendapat hukuman ringan atau hukuman sedang.

Dari delapan ASN itu, tiga ASN memdapat sanksi hukuman berat yakni diberhentikan dari jabatan. Sedangkan, lima ASN lainnya mendapat sanksi hukuman sedang dengan hukuman penundaan kenaikan pangkat dan penurunan pangkat.

“Tiga orang diberhentikan, karena enam bulan tidak masuk kerja. Sedangkan lima orang itu mendapat sanksi penundaan kenaikan pangkat dan penurunan pangkat,” tambahnya.

Raymundus menjelaskan, delapan ASN sebelumnya telah diberikan surat peringatan sebanyak tiga kali, namun tidak diindahkan. Sehingga. pemerintah daerah mengambil sikap menerapkan hukuman disiplin ASN.

Ia berharap, dengan adanya hukuman disiplin yang diberikan kepada delapan ASN, dapat menjadi pelajaran bagi ASN lainnya dalam menjalankan tugas.

“Jadi, PNS itu harus taat aturan. Jam kerja pun diatur. Ini pembelajaran bagi ASN lainnya, sehingga tidak terjadi lagi pelanggaran disiplin seperti ini,” pungkasnya. (mg26/ays)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!