Beri Santunan Keluarga KPPS yang Meninggal – Timor Express

Timor Express

SUKSESI

Beri Santunan Keluarga KPPS yang Meninggal

SURABAYA, TIMEX– Jumlah penyelenggara pemilu yang meninggal dunia terus bertambah. Namun, sejauh ini pemberian santunan yang sudah disiapkan pemerintah bersama KPU RI belum sepenuhnya terealisasi. Kondisi itu terjadi di mayoritas daerah. Penyebabnya adalah panjangnya tahapan yang dilakukan pusat sebelum mendistribusikan santunan tersebut.

Itu, antara lain, terjadi di Jatim. Di provinsi tersebut, jumlah penyelenggara pemilu yang meninggal tergolong banyak. Data terakhir, total ada 120 penyelengara. Mayoritas adalah KPPS (63 orang) serta petugas linmas (39 orang). Itu belum termasuk sekitar 15 orang panitia di jajaran Bawaslu Jatim serta kepolisian.

Sejauh ini, para penyelenggara yang meninggal itu baru memperoleh santunan yang diberikan Pemprov Jatim. Kemarin Gubernur Khofifah Indar Parawansa kembali memberikan santunan kepada seluruh keluarga penyelenggara/pengawas yang meninggal. ”Sejauh ini santunan dari pusat memang masih berproses,” kata Ketua KPU Jatim Choirul Anam di sela-sela penyerahan santunan yang berlangsung di Gedung Negara Grahadi kemarin.

Dia menjelaskan, santunan itu belum terdistribusi murni karena persoalan teknis. Ada sejumlah tahapan yang wajib dituntaskan sebelum santunan terdistribusi. Mulai proses verifikasi faktual sampai validasi keterangan dari kepala desa/lurah hingga RT/RW. ”Sebab, pertanggungjawaban keuangan pusat memang ketat,” ujar Anam.

Namun, Anam memastikan bahwa seluruh keluarga penyelenggara meninggal sudah terdata. ”Soal by name by address telah tuntas. Tinggal proses selanjutnya,” katanya.

Sementara itu, santunan yang diberikan Khofifah kemarin sudah masuk tahap kedua. Santunan diberikan kepada keluarga yang belum menerima pada tahap pertama. ”Semoga, ikhtiar mereka (penyelenggara) dicatat sebagai amal mulia,” katanya.

Momentum penyerahan santunan itu sempat diwarnai insiden pingsannya salah satu keluarga mendiang penyelenggara pemilu. Dia adalah Estu Catur, istri (almarhum) Dodot Priambodo, petugas KPPS di Lapas Madiun yang meninggal saat bertugas karena sakit.(ris/c10/fat/jpg/cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!