Timor Express

EKONOMI

Tarif Baru Tiket Pesawat Masih Mahal

Ilustrasi Pesawat di Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Dery Ridwansah/JawaPos.com

JAKARTA, TIMEX – Momen mudik Lebaran segera tiba. Ada beragam moda transportasi yang menjadi pilihan masyarakat untuk pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idul Fitri. Salah satunya pesawat terbang.

Moda transportasi udara sendiri belakangan ini tengah menjadi sorotan. Banyak masyarakat mengeluhkan harga tiket pesawat mahal. Pemerintah pun baru-baru ini mengimbau maskapai penerbangan untuk menyesuaikan tarifnya.

Hal tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan (Menhub) No 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri pada Rabu (15/5) lalu. Regulasi tersebut otomatis menggantikan Kepmen Nomor 72 TAHUN 2019 tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Pada Keputusan Menhub Nomor 106 Tahun 2019, Tarif Batas Atas (TBA) hingga Tarif Batas Bawah (TBB) sudah berubah rata-rata 12-16 persen. Adapun Kepmen yang ditandatangani Menhub Budi Karya Sumadi ini berlaku efektif mulai Sabtu (18/5) kemarin.

Apakah tarif telah disesuaikan oleh maskapai? JawaPos.com coba mengecek tarif-tarif tiket pesawat ke berbagai destinasi favorit melalui platform Online Travel Agency (OTA), Traveloka dan Pegipegi.com, dua perusahaan OTA bersaudara. Berikut hasilnya untuk jadwal penerbangan langsung pada Senin (3/6) atau antara H-2 hingga H-1 jelang lebaran.

Jakarta-Jogjakarta

Destinasi pertama adalah penerbangan dari Jakarta menuju Jogjakarta. Pada tanggal tersebut, maskapai Lion Air menawarkan tiketnya dengan harga Rp 874.100, Sriwijaya Air dengan Rp 941.900, Batik Air dengan harga 992.200 ribuan dan Garuda Indonesia dengan harga Rp 1.081.000.

Jakarta-Surabaya

Destinasi kedua adalah Jakarta menuju Surabaya, salah satu destinasi dengan jadwal penerbangan yang tinggi ke timur Jawa. Untuk harga tiket pesawat menuju Surabaya dari Jakarta pada Senin (3/6), maskapai Citilink menawarkan harga Rp 1.140.700, Lion Air Rp 1.160.100, Sriwijaya Air Rp 1.245.500, Batik Air Rp 1.333.200, dan Garuda Indonesia dengan harga Rp 1.418.700.

Jakarta-Bali

Destinasi ketiga adalah pulau Bali, salah satu tujuan wisata favorit yang kerap dipilih masyarakat Indonesia hingga mancanegara untuk berlibur. Penerbangan dari Jakarta menuju Bali ditawarkan dengan harga mulai Rp 1.227.200 untuk Lion Air, Rp 1.376.100 untuk Citilink, Rp 1.505.700 untuk Batik Air, dan Rp 1.709.100 untuk Garuda Indonesia.

Jakarta-Padang, Jakarta-Medan, Jakarta-Palembang

Selain destinasi ke pulau Jawa, tujuan lainnya yang tak kalah sibuk dan banyak peminatnya adalah tujuan ke wilayah Sumatera seperti Padang, Medan, dan Palembang. Penerbangan langsung ke Padang dapat ditempuh dengan biaya Rp 1.449.400 dengan Lion Air.

Sementara untuk tujuan ke Medan, Lion Air mematok tiket penerbangan seharga Rp 1.646.300, Citilink Rp 1.751.900, Sriwijaya Air Rp 1.871.400, Batik Air Rp 2.068.900, dan Garuda Indonesia Rp 2.113.900. Terakhir untuk ke Palembang. Penerbangan dengan tarif Rp 858.700 untuk Citilink, Rp 858.700 untuk Lion Air, Rp 925.400 untuk Sriwijaya Air, Rp 983.400 untuk Batik Air, dan Rp 1.063.400 untuk Garuda Indonesia.

Tarif Ditentukan Maskapai

Terkait dengan kepastian tarif pesawat di Traveloka apakah sudah turun atau belum, Direktur Hubungan Masyarakat Traveloka Sufintri Rahayu belum dapat memastikan hal tersebut. Ketika dihubungi JawaPos.com, dia menyampaikan bahwa untuk tarif yang tayang di Traveloka murni tarif yang ditentukan oleh maskapai.

“Harga yang ada di Traveloka adalah harga yang mengacu pada harga yang diberikan oleh Airlines. Pokonya sudah sesuai (mengacu pada airlines), dari dulu ya seperti itu,” katanya demikian.

Harga Dinilai Masih Mahal

Arindra, perantau asal Malang, Jawa Timur, menceritakan kepada JawaPos.com bahwa harga tiket pesawat memang sedikit ada penurunan, namun masih terbilang mahal. Menurutnya, jika dibandingkan dengan hari Jumat (17/5), yakni ketika aturan TBA dan TBB baru belum diberlakukan, harga tiket memang cenderung lebih mahal. “Lebih mahal Rp 200 ribu lebih. Sekarang, Minggu (19/5) cek untuk flight hari Selasa (4/6) harganya Rp 1,1 jutaan, kemarin Jumat (17/5) harganya Rp 1,5 jutaan lah,” kisahnya.

Selain itu, dia juga menyebut bahwa untuk mudik tahun ini lebih berat (harga tiket pesawatnya) jika dibandingkan dengan musim yang sama tahun lalu. “Lebaran tahun kemarin di H-2 lebaran harga tiketnya sekitar Rp 800 ribuan paling mahal. Tahun ini lebih berat,” tuturnya.

Senada, Intan, pegawai swasta asal Surabaya, Jawa Timur, yang kerap pulang H-3 setiap tahunnya menggunakan moda pesawat juga mengeluhkan hal yang sama. Menurutnya, jika dibandingkan dengan tahun lalu, mudik tahun ini terasa lebih berat.

“Kemarin, Jumat (17/5) ngecek sebelum ada aturan baru harga ke Surabaya untuk hari Minggu (2/6) Rp 1,4 jutaan. Sekarang, Minggu (19/5) sudah lihat sih, harganya sekitar Rp 1,1 jutaan. Beda (lebih murah) berapa ratus doang. Murahan tahun kemarin,” tuturnya.

Untuk mudik tahun lalu, pada momen yang sama yakni H-3 lebaran, dia mengaku bisa memperoleh harga tiket untuk tujuan yang sama di harga Rp 900 ribuan. “Tahun ini lebih mahal, tahun kemarin nggak segitu harganya,” jelasnya.

Harga Tiket Mendekati TBA

Terkait keluhan masih mahalnya tarif pesawat kelas ekonomi setelah berlakunya TBA dan TBB baru, Djoko Setijowarno dari Masyarakat Transportasi Indonesia menilai hal tersebut lantaran tarif yang diambil maskapai hanya sedikit di bawah tarif TBA baru. “TBA turun, tapi bisa jadi maskapai menggunakan tarif yang mendekati TBA. Jadinya sama saja, masih tinggi,” ujarnya ketika dihubungi JawaPos.com.

Kendati ada penurunan, dirinya menyebut harga dari tiket pesawat saat ini tidak akan seperti sedia kala. “Ada penurunan, tapi tidak mungkin seperti sedia kala. Beban produksi perusahaan juga cukup berat,” tegasnya.

Sementara berdasarkan data dari PegiPegi.com, Corporate Communication Manager Pegipegi.com Busyra Oryza menyampaikan, di Pegipegi.com rentang penurunan tarif dari maskapai berbeda-beda. “Jika kita teliti lebih jauh, rentang penurunan bisa berbeda-beda setiap rute dan maskapai. Bisa antara tiga persen hingga 29 persen penurunan harganya,” terangnya kepada JawaPos.com (grup Timex).

Sama seperti Traveloka, dirinya juga menyebut bahwa tarif yang ada di Pegipegi.com yang ditampilkan merupakan harga yang ditetapkan maskapai. “Saat ini harga yang ditampilkan di Pegipegi.com merupakan harga terbaru dari maskapai yang mengikuti aturan baru dari Kemenhub,” ungkapnya. (jpg/tom0)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!