Timor Express

RAKYAT TIMOR

Gagalkan Penyeludupan BBM

AMANKAN. Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Pos Fatuha Kipur III menggagalkan penyelundupan BBM ke Timor Leste sebanyak 125 liter, Rabu (22/5).

KRISTOFORUS BERE/TIMEX

BETUN

SATGAS Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Pos Fatuha Kipur III, menggagalkan penyelundupan BBM ke Timor Leste sebanyak 125 liter. BBM yang diamankan terdiri dari bensin 95 liter dan solar 30 liter, Rabu (22/5).

Danpos Fatuha Kipur III, Letda Inf Muhammad Nur menjelaskan, saat anggota pos Fatuha Desa Alas Tengah Kecamatan Kobalima Timur melaksanakan patroli rutin menemukan BBM sebanyak 125 liter. Dengan rincian, 95 liter bensin dan 30 liter solar. Barang bukti saat ini diamankan di pos Fatuha.

Dijelaskan, saat patroli, anggota terdepan melaporkan mencium bau bensin yang menyengat. Anggota patroli kemudian berpencar mengadakan pengecekan di sekitar wilayah tersebut yang merupakan hutan pohon jati.

Tanpa perlu waktu lama, tim berhasil menemukan sebuah timbunan batang kayu dan dahan pohon yang mencurigakan. Setelah itu dilakukan pengecekan dan ditemukan 25 jeriken berukuran 5 liter yang disusun dengan rapi dan disembunyikan di tempat yang banyak pepohonan. Seluruh BBM berjumlah 125 liter.

Sementara, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif Mekanis 741/GN, Mayor Inf Hendra Saputra, saat menemukan BBM tersebut Danpos Kipur III memerintahkan kepada anggota patroli agar mengadakan pengecekan di sekitar TKP. Namun anggota patroli tidak menemukan orang. Disinyalir, BBM tersebut baru dikumpulkan oleh pemiliknya dan indikasi BBM tersebut akan diselundupkan ke RDTL.

Dijelaskan, setelah kejadian tersebut. Danpos Fatuha bersama anggota mengamankan barang bukti 125 liter BBM di pos Fatuha dan melaporkan kepada Dankipur III Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN, Kapten Inf Sulaiman Siregar dan meneruskan laporan penemuan tersebut ke Dansatgas.

Usai menerima laporan, Dansatgas memerintahkan Pasi Intel Satgas RI-RDTL Yonif Mekanis 741/ GN Sektor Barat, Lettu Czi Sunaryo Jab untuk mengamankan barang bukti tersebut sebelum dikumpulkan di Makosatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat.

“Apapun bentuknya penyelundupan adalah ilegal dan kami pastikan setiap barang keluar masuk harus sesuai prosedur. Banyaknya masyarakat yang belum sadar hokum, sehingga masih terjadi usaha penyelundupan. Tapi kami sebagai penjaga perbatasan terus konsisten menunjukkan kesungguhan kami sampai semua dinyatakan selesai,” ucapnya. (mg30/ays)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!