ASN Bermasalah Dipromosi Naik Jabatan – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

ASN Bermasalah Dipromosi Naik Jabatan

Wawali: Jika Ada Kekeliruan Akan Diperbaiki 

KUPANG, TIMEX – Pemerintah Kota Kupang melakukan mutasi pejabat eselon IIIA dan IIIB pada Sabtu (1/6).

Hanya saja mutasi ini dinilai bermasalah dan menuai kritikan pedas dari anggota Komisi I DPRD Kota Kupang.

Ada pejabat eselon III yang dipromosi naik ke jabatan kepala bidang. Yang bersangkutan sebelumnya menjabat kepala seksi.

Oknum tersebut masih menjalani hukuman disiplin karena kasus persekusi terhadap Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man.

Oknum ASN yang dimaksud adalah Yulianus Wilem Pally yang dulunya menjabat sebagai Kepala Seksi Verifikasi dan Validasi Data di Dinas Sosial Kota Kupang.

Yulianus dipromosi menjadi Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang.

Kritikan tajam disampaikan anggota Komisi I DPRD Kota Kupang Adrianus Talli.

Menurut dia, ada ASN yang dipromosi naik jabatan dari kepala seksi ke kepala bidang, sementara ASN ini masih sementara dalam proses hukum karena kasus persekusi dan mendapatkan hukuman disiplin selama tiga tahun.

“Bagaimana bisa ada ASN yang dipromosi naik jabatan, sementara ASN ini masih dalam proses hukum dan dalam masa hukuman disiplin karena kasus persekusi yang menimpa Wakil Wali Kota. ASN ini juga masih dalam proses hukum karena laporan pemerintah Kota Kupang terkait kasus persekusi,” kata Adrianus Talli saat diwawancarai di ruang kerjanya, Sabtu (1/6).

Adrianus melanjutkan, oknum ASN dimaksud dipromosi jabatan dengan catatan buruk, sehingga dia mempertanyakan bagaimana bisa Pemkot Kupang meloloskan hal ini.

Politisi PDIP ini juga mempertanyakan apa ukuran seseorang ASN dipromosi jabatan.

“Apakah karena rekam jejak membuat masalah atau karena prestasinya. Ini yang harus dijelaskan, sehingga tidak timbul masalah di kemudian hari,” tandas Adrianus.

“Saya merasa ini tidak masuk akal. Bagaimana dan apa dasar pemerintah melakukan promosi jabatan ini. Saya rasa pemerintah harus pertimbangkan kembali, jangan sampai ada masalah yang terjadi di kemudian hari, karena ini sungguh sangat disayangkan,” ungkapnya.

Oknum ASN ini, lanjut Adrianus Talli, sudah bermasalah sejak mengikuti PIM III, dimana DPRD sudah mempertanyakan keikutsertaan oknum ini dalam PIM III, karena yang bersangkutan masih dalam masa hukuman disiplin.

“Apa ukuran yang dipakai dalam mengikutkan seorang ASN dalam PIM. Sekarang pemerintah mempromosikan dia dari jabatan eselon IV ke eselon III, maka pertanyaannya adalah apa yang menjadi ukuran seorang ASN dipromosi naik jabatan. Hal ini tentu akan menimbulkan masalah dan berpengaruh pada ASN yang lain, dan pertanyaan bagi masyarakat Kota Kupang,” ungkapnya.

Adrianus juga meminta pemerintah menjelaskan prestasi apa yang sudah dilakukan oknum ASN ini, sehingga dia mendapatkan promosi jabatan, karena seharusnya yang bersangkutan masih dalam proses pembinaan, dan bukan dipromosi naik jabatan.

Menurut Adrianus, di Kota Kupang masih banyak ASN lain yang lebih berprestasi dan lebih memenuhi syarat untuk menduduki jabatan tersebut.

“Mutasi haruslah melalui proses yang benar untuk mendapatkan orang yang benar dan memenuhi syarat untuk mendapatkan orang yang tepat dalam suatu jabatan. Orang yang benar pada jabatan yang tepat akan membantu roda pemerintahan ini berjalan dengan baik, otomatis akan mendukung jalannya visi dan misi kepala daerah,” terangnya.

Adrianus juga meminta Pemkot Kupang agar menjelaskan kenapa sampai ada ASN yang bermasalah seperti ini bisa dipromosi jabatan.

Harus dijelaskan juga prestasi dan rekam jejaknya, agar tidak sampai menimbulkan pertanyaan publik. “Apakah memang tidak ada orang lain yang bisa dipercaya di jabatan itu,” tandas Adrianus.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man mengaku jika nantinya ada kesalahan dalam pelantikan dan promosi jabatan,  maka akan diperbaiki sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Jika memang nantinya ke depan ditemukan ada beberapa kekeliruan, maka tentunya kita akan perbaiki, agar semuanya sesuai dengan aturan yang berlaku. Jangan sampai menyalahi aturan dan terjadi masalah di kemudian hari,” ungkapnya.

Terpisah, Yulianus Wilem Pally, saat dikonfirmasi Timor Express mengaku pangkat dan jabatannya sudah sesuai untuk dipromosikan. Pasalnya selama ini tidak ada penurun pangkat, sehingga semua memenuhi syarat untuk dipromosi.

“Karena ini kepercayaan pimpinan, maka tentunya saya akan menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab. Saya juga mengajak semua masyarakat Kota Kupang termasuk anggota DPRD untuk sama-sama memerangi sampah, karena sampah adalah musuh kita bersama,” ujarnya.

Dia melanjutkan, jika memang ada yang protes tentang promosi jabatannya, maka bisa langsung dicek di Badan Kepegawaian Negara.

“Jangan hanya cek di Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Kupang, langsung saja ke BKN,” tegasnya.  (mg25/joo)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!