Tabrakan di Oesapa, 2 Pelajar Luka-luka – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Tabrakan di Oesapa, 2 Pelajar Luka-luka

KORBAN. Kedua korban saat mendapat pertolongan dari warga dan pengguna jalan lainnya usai lakalantas, Minggu (9/6).

IST

Terobos Lampu Merah

KUPANG, TIMEX – Kecelakaan lalu lintas terus terjadi di Kota Kupang.

Kali ini saling bertabrakan, sepeda motor Honda Beat tanpa TNKB dengan Yamaha X Ride bernomor polisi DH 5163 KK di Jalan Timor Raya, dekat Paris Bakery, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Lakalantas pada Minggu (9/6) sekitar pukul 00.05 tersebut tak dapat dihindari oleh Yamaha X Ride, setelah pengendara Honda Beat menerobos lampu merah dan masuk jalur berlawanan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kupang Kota Iptu Rocky Junasmi, S,IK.,MH., saat dikonfirmasi Timor Express, membenarkan kejadian tersebut.

Dijelaskan, kejadian tersebut berawal dari sepeda motor Honda Beat melaju dari arah Universitas Kristan Artha Wacana (UKAW) Kupang dan hendak berbelok ke arah Oesapa melewati Pos Polisi Lampu Merah Oesapa, lalu masuk ke jalur berlawanan.

Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda Beat X Ride melaju dari arah Oesapa ke arah Kelapa Lima, sehingga tabrakan pun tak dapat dihindarkan.

Dikatakan, pengendara sepeda motor Honda Beat diketahui atas nama Nonius Alvares Togo Gawe (NATG). Remaja 16 tahun tersebut merupakan salah satu pelajar di Kota Kupang.

NATG merupakan warga Jalan Damai, RT 40/RW 11, Kelurahan Liliba, Kota Kupang, saat mengendarai sepeda motornya dalam pengaruh minuman keras (miras).

Sementara pengendara sepeda motor Yamaha X Ride terindentifikasi atas nama Muhamad Aris (17) dan masih berstatus sebagai pelajar yang beralamat di Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama.

“Kedua pengendara tersebut tidak menggunakan mengunakan helm dan akibat insiden penabrakan tersebut korban NATG mengalami luka robek pada pelipis kiri, lecet pada kaki kanan dan kiri. Sedangkan MA mengalami luka robek pada dahi, lecet kaki kiri dan kanan,” katanya.

Kasat Rocky pada kesempatan tersebut berharap agar para pengendara atau pengguna jalan lebih berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan melengkapi perlengkapan berkendaraan  serta tidak mengendarai kendaraan dalam kondisi mabuk.

Dia sampaikan, banyak sekali yang mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia akibat miras. Para pengendara yang ugal-ugalan bisa menyebabkan orang lain juga ikut kecelakaan.

“Hindari miras dan patuhi rambu lalu lintas, karena jika tidak dipatuhi maka akan menyebabkan korban jiwa,” harap Kasat Lantas. (mg29/joo)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!