Pansel Capim KPK Soroti TPPU – Timor Express

Timor Express

SUKSESI

Pansel Capim KPK Soroti TPPU

Dorong Pihak Internal Mencalonkan Diri

JAKARTA, TIMEX–Sesuai rencana, Pansel Capim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertandang ke Gedung Merah Putih KPK Rabu (12/6). Kesempatan itu mereka pakai untuk menyerap banyak masukan dari internal KPK. Tujuannya tidak lain untuk mendapat gambaran apa saja yang dibutuhkan serta perlu diperkuat dari lembaga antirasuah. Sehingga kinerja mereka ke depan diharapkan bisa semakin baik.

Keterangan itu disampaikan Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnasih usai bertemu dengan pimpinan KPK. ”Kedatangan kami ke sini (Gedung Merah Putih KPK) adalah untuk meminta masukan. Terutama masukan berkaitan dengan kinerja KPK sekarang dan KPK yang diharapkan empat tahun ke depan,” terang Yenti. Dia mengakui, banyak hal dibahas oleh pimpinan lembaga super bodi bersama Pansel Capim KPK.

Mulai keberhasilan sampai kendala dialami oleh KPK empat tahun belakangan. Menurut Yenti, informasi itu penting supaya pansel yang ada bisa turut mencari solusi. Dengan begitu, mereka juga bisa turut berpartisipasi meningkatkan kinerja KPK. Khususnya untuk periode kepemimpinan yang akan datang. ”Yang kedua, kami memang meminta bantuan untuk tracking, untuk rekam jejak nanti,” ungkap dia.

Yang dimaksud Yenti adalah pihaknya meminta KPK turut serta memfilter capim KPK yang mereka seleksi. Apakah sedang bermasalah atau tidak, lalu apakah ada kaitannya dengan perakara yang tengah ditangani oleh KPK atau tidak. ”Sehingga (apabila ada yang dipandang bermasalah oleh KPK) kami tidak akan melanjutkan seleksi mereka,” terangnya. Bagaimana pun, pimpinan KPK wajib bersih dari perilaku buruk, khususnya korupsi.

Yenti pun menyampaikan bahwa Pansel Capim KPK ingin ada kesinambungan. Antara Agus Rahardjo dan empat pimpinan lainnya dengan pimpinan KPK yang akan datang. ”Dan kami harus tahu banyak,” ujarnya. Untuk itu, sebelum mendatangi Kejaksaan Agung, Polri, PPATK dan beberapa instansi lainnya, mereka lebih dulu berkunjung ke Gedung Merah Putih KPK.

Terkait penilaian Pansel Capim KPK sejauh ini, Yenti menyebutkan bahwa pihaknya memandang KPK perlu diperkuat dalam memproses tindak pidana pencucian uang atau TPPU. ”Antara lain ya maaf ya, pak. TPPU-nya (KPK sekarang) masih lemah,” imbuhnya. Untuk itu, mereka akan berupaya cari figur pimpinan KPK yang bisa menutup kelemahan tersebut. Sehingga ke depan penanganan TPPU oleh KPK semakin baik.
Menurut Yenti, lemahnya penanganan TPPU oleh KPK saat ini bukan hanya pandangan Pansel Capim KPK saja. Melainkan turut diperoleh dari pihak lain yang berada di luar KPK. Intinya, dia menyebutkan bahwa timnya mendengar saran dan masukan dari mana pun. Baik dari internal KPK maupun dari luar KPK. Selain itu, mereka juga menyoroti kompisisi pimpinan KPK. Dia menyebut, saat ini sudah ada yang berlatar belakang polisi.

Namun, belum ada yang berlatar belakang jaksa. Lantas, adakah pimpinan KPK saat ini yang didorong untuk kembali mencalonkan diri? Perempuan yang pernah terlibat sebagai Pansel Capim KPK pada 2015 itu pun menyampaikan, pihaknya turut mendorong apabila ada yang maju dari internal KPK. ”Kami juga mendorong, siapa yang bagus, siapa yang mau dicalonkan,” kata dia.

Terkait hal itu, Wakil Ketua KPK Thony Saut Situmorang menyampaikan bahwa ada tiga pimpinan yang dia nilai patut untuk kembali mencalonkan diri. ”Saya nyalonkan lagi Pak Laode, Bu Basaria, Pak Alex,” imbuhnya. ”Saya nggak, saya mau main-main. Mau nanam ubi jalar,” tambah dia. Sementara itu, Basaria menjawab diplomatis ketika ditanya kemungkinan dirinya maju kembali. ”Nanti kita lihat,” kata dia singkat.(syn/jpg/cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!