Peserta Lulus 100 Persen – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Peserta Lulus 100 Persen

BERSAMA. Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Mana pose bersama siswa-siswi SDI Bertingkat II, Rabu (12/6).

FENTI ANIN/TIMEX

Hasil UASBN SD Kota Kupang

KUPANG, TIMEX – Wakil Wali Kota Kupang dr. Hermanus Man didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Filmon Lulupoy, mengikuti acara perpisahan siswa-siswi kelas VI SDI Perumnas II Kota Kupang, Rabu (12/6).

Kota Kupang harus berbangga karena memikiki prestasi yang baik,  yaitu lulus 100 persen untuk Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) tahun 2018-2019.

Hermanus mengatakan, tentu sebuah sejarah dan prestasi baru bagi Kota Kupang, dimana prestasi kelulusan yang didapat tahun 2019 ini sangat baik.

Bukan hanya lulus, anak-anak juga mendapatkan nilai yang sangat memuaskan, dengan nilai Matematika, IPA, dan IPS mencapai 97 dan 98.

Untuk diketahui, SDI Perumnas II dengan peserta ujian sebanyak 37 orang ini, menggelar USBN berbasis komputer, dan banyak siswa-siswi mendapatkan nilai yang baik.

“Bangga dan terima kasih disampaikan kepada semua pihak, guru,  komite dan kepala sekolah, karena telah berhasil meraih prestasi yang baik ini. Tentunya ini menjadi penghargaan dan membawa nama Kota Kupang,” ujarnya.

Menurutnya, sebentar lagi para lulusan ini akan masuk dalam jenjang pendidikan SMP, maka tentunya harus dipersiapkan secara baik, dan mulai mendaftar di sekolah-sekolah yang sesuai dengan zonasi.

“Para orangtua harus membimbing anak-anaknya, yang paling penting adalah karakter anak. Ke depan kami juga mengeluarkan edaran agar jangan sampai membawa handphone ke sekolah,” katanya.

Dia menjelaskan, pembentukan karakter anak sangat penting, dan di zaman sekarang anak-anak banyak menaruh perhatian pada smartphone dan tidak peduli dengan teman-tenan dan orang sekitar.

“Bagaimana pembentukan karakter anak jika anak tidak peduli dengan sesamanya, tidak peduli dengan lingkungan sekitar dan lainnya. Karena itu, hal ini sangat penting untuk menjadi perhatian bersana, baik orangtua, guru dan masyarakat,” ungkapnya.

Yang harus tetap ada, lanjut Hermanus, adalah bagaimana dukungan orangtua, guru dan masyarakat, agar anak-anak ini tumbuh menjadi sumber daya yang berkulitas dan mampu bersaing di tengah perkembangan zaman ini.

“20 tahun ke depan, pemimpin kota, pemimpin negara ini adalah anak-anak ini. Jadi harus mulai dibentuk mulai dari sekarang. Tugas kita yang sekarang adalah mempersiapkan generasi penerus kita,” ungkapnya.

Dia juga berpesan agar di semua sekolah harus sejalan pendidikan, prestasi dan penganggaran.

Penggunaan anggaran harus dilakukan secara baik, terutama anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Jangan sampai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan penyalahgunaan keuangan,” tandas Wawali.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Filmon Lulupoy, mengatakan, untuk 140 Sekolah Dasar di Kota Kupang semuanya lulus 100 persen, dengan nilai yang memuaskan.

“Kami juga sangat bersyukur karena tahun ini bukan hanya lulus 100 persen, namun lulus dengan hasil yang baik. Ke depan hal ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan, seperti yang dikatakan bahwa generasi penerus harus mulai dibentuk sejak dini,” katanya.

Kepala SDI Perumnas II Surahman Husain, mengatakan, SDI Perumnas II berhasil meraih peringkat 2 nilai rata-rata tertinggi kedua dari 140 sekolah dasar penyelenggara USBN tahun 2018-2019.

“Tentu kami sangat bangga dengan prestasi ini. Saya berharap ini bisa dipertahankan bila perlu ditingkatkan. Buktikan bahwa sekolah negeri juga bisa berprestasi baik tentunya dengan dukungan semua pihak,” katanya.

Dia juga meminta kepada pemerintah agar terus memberikan perhatian kepada sekolah-sekolah, terutama dalam sarana dan prasarana, sumber daya manusia atau tenaga pendidiknya agar dapat menghasilkan peserta didik yang berkualitas pula.

Terpisah, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Kupang Juvensius Tukung, mengatakan, DPRD memberikan apresiasi atas capaian proses ujian SD dengan capaian 100 persen.

“Kami berharap capaian ini bisa tetap dipertahankan, terutama guru-guru agar dapat mempertahankan kualitas mengajar mereka ditunjang dengan fasilitas yang memadai,” terangnya.

Menurut Juvensius, yang perlu diperhatikan adalah 100 persen adalah data angka, yang harus menjadi perhatian adalah di tengah perkembangan dunia yang sangat pesat ini, nilai 100 persen itu harus berbanding lurus dengan kecerdasan yang dimiliki anak,  sebagai salah satu upaya mempersiapkan generasi masa depan.

Yang harus menjadi perhatian juga adalah masalah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), dimana masalah ini selalu menjadi masalah langganan setiap tahun.

Subtansi masalahnya adalah terjadi tumpukan siswa dan banyak siswa yang tidak terakomodir di sekolah-sekolah tertentu.

“Saya berharap semua pihak tetap konsisten sesuai dengan 8 standar satuan pendidikan. Jangan sampai satu rombongan belajar melebihi kapasitas, karena akan sangat mengganggu proses pembelajaran nanti. Kalau prosesnya terganggu maka akan berpengaruh pada hasil yang didapat,” ungkapnya.

Menurutnya, satu rombongan belajar seharusnya hanya terdiri dari 28 sampai 32 peserta didik saja. Bagaimana agar ini bisa terwujud, yang pertama adalah merubah paradigma masyarakat tentang sekolah vaforit dan tidak.

“Jadi semua sekolah itu sama. Bagaimana agar mewujudkan ini,  yaitu dengan menaikan semua mutu sekolah dan sarana prasarana pendidikan yang ada. Pendidikan adalah proses memanusiakan manusia, ada proses pembelajaran di dalamnya, karena itu bagaimana guru-guru bisa menghadirkan kualitas pembelajaran yang bermutu,” ungkapnya.

Tugas para guru, lanjut Juvensius, adalah mencerdaskan anak bangsa, maka dalam mendistribusikan para guru juga harus merata,  juga proses pembelajarannya, sarana dan prasarana.

“Ini juga harus disosialisasikan saat pengumuman hasil ujian,  agar masyarakat juga mengerti dengan pemeratana ini. Saya berharap akan ada pendekatan khusus untuk menjelaskan ini. Saya berharap tahun ini tidak akan ada masalah dalam PPDB 2019,” kata legislatif asal Partai NasDem ini. (mg25/joo)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!